Studi Kasus Jajanan yang Mengandung Boraks dan Formalin di Taman Kurma Kota Lubuklinggau

  • Nopa Nopiyanti Program Studi Pendidkan Biologi STKIP-PGRI Lubuklinggau
  • Yuni Krisnawati Program Studi Pendidkan Biologi STKIP-PGRI Lubuklinggau
  • Septi Heriani Program Studi Pendidkan Biologi STKIP-PGRI Lubuklinggau

Abstract

The research objective was to find out borax and formalin content in snacks at Lubuklinggau palm trees citypark. The research was a qualitative descriptive research with snacks samples as the object of the research. The data collection was conducted through observation and documentation. The data were analyzed qualitatively through borax and formalin test content by using test kit. The color change on yellow paper test turned into red brownies indicated a positive result of borax content and the color change in the liquid into purple indicated formalin content. The result of the test content with borax and formalin test kit on 187 samples showed the negative result on borax content. The test on formalin content indicated that there were 22 samples that use formalin such as 15 sausage samples, 2 noodle samples, 4 meatball samples and 1 tofu sample. Based on the research result, it can be concluded that the tested samples contain zero borax. In contrast, some snacks contain formalin, such as sausages, noodles, meatballs and fried tofu found at some street vendors.

Keywords: snacks , borax, formalin

References

Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya. (2014). Waspada boraks dan formalin. Jakarta : Badan POM RI.

Hidayat, Y., & Muharrami, K. L. (2014). Kecenderungan Pilihan Jajanan Pangan Anak SD Terhadap Jajanan Berformalin. Jurnal Pena Sains, 1(2), 19-26

Junaini., Wibowo, M.A., & Riyanto. (2016). Uji Kualitatif Kndungan Formaldehid Alami Pada Ikan Patin Jambal (Pangasius Djambal) Selama Penyimpanan Suhu Dingin Menggunakan Tes Kit Antilin. Jkk. 5(3), 8-12.

Mayasari, D., & Mardiroharjo, N. (2012). Pengaruh Pemberian Boraks Peroral Sub Akut Terhadap Terjadinya Atrofi Testis Tikus Putih Jantan (Rattus Novergicus Strain Wistar). Jurnal, 8(1), 22-27.

Monijung. F. S., Umboh, L. M. J., & Sondakh. C. R. (2016). Analisis Kandungan Zat Pengawet Boraks Pada Bakso Yang Disajikan Pada Kios Bakso Permanen Di Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT, 5(2), 133-137.

Mudzkirah, I. (2016). Identivikasi Penggunaan Zat Pengawet Boraks Dan Formalin Pada Makanan Jajanan Di Kantin Uin Makasar. Skripsi Universitas Islam Negeri Alaudidin Makasar.

Pandie T, Wuri DA & Ndaong NA, (2014) Indentifikasi Boraks, Formalin dan Kandungan Gizi serta Nilai Tipe pada Bakso yang Dijual di Lingkungan Perguruan Tinggi di Kota Kupang. Jurnal Kajian Veteriner 2(2) : 183-192

Paratmanitya, Y., & Aprilia, V. (2016). Kandungan Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Pada Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Bantul. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 4( 1), 49-55.

Suntaka, D.F., & Sondakh, R., (2014). Analisis Kandungan Formalin dan Boraks Pada Bakso Yang Disajikan Kios Bakso Pemanenan Pada Beberapa Tempat Dikota Bitung Tahun 2014. Artikel Jurnal Kesehatan Masyarakat,1(4)
Published
2018-12-25
How to Cite
Nopiyanti, N., Krisnawati, Y., & Heriani, S. (2018). Studi Kasus Jajanan yang Mengandung Boraks dan Formalin di Taman Kurma Kota Lubuklinggau. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 1(2), 115-125. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/bioedusains.v1i2.397
Abstract viewed = 6 times
pdf downloaded = 6 times