IMPLEMENTASI SIX SIGMA DAN FAULT TREE ANALYSIS DALAM PENINGKATAN KUALITAS TAHU DI CV. SR
DOI:
https://doi.org/10.31539/kb37as44Abstract
Total produksi tahu yang dilakukan CV. Selera Rasa pada periode 1 bulan sebanyak 171.291 tahu, terdapat1.144 tahu yang cacat produksi. Kasus pengendalian kualitas ini menyebabkan penurunan tingkat kepuasan pelanggan dan perusahaan akan mengalami kerugian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengurangi jumlah produk cacat dengan menerapkan metode six sigma dan FTA (fault tree analysis). Dua kategori cacat produk yang teridentifikasi adalah cacat mudah hancur 52,19 % dan cacat tekstur keras 47,81 %. Tingkat sigma yang diperoleh berdasarka perhitungan six sigma adalah 4,18 dengan DPMO (Defects Per Million Opportunities) sebesar 3,617 peluang per juta. Dengan memanfaatkan metode 5W+1H dan FTA pada kedua jenis cacat tersebut, diusulkan rencana perbaikan pada peningkatan kualitas produk.
Kata kunci: Fault Tree Analisis, Cacat, Six Sigma
References
Optimalisasi Kualitas Produksi Mobil di PT. Y dengan Metode Six Sigma dan FMEA. STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi), 9(3), 291-300.
Azis, D., & Vikaliana, R. (2023). Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Pendekatan Six Sigma Dan Kaizen Sebagai Usaha Pengurangan Kecacatan Produk. Jurnal Intent: Jurnal Industri Dan Teknologi Terpadu, 6(1), 37-53.
Bakhtiar, D. S., & Sulaksmono, M. (2013). Risk Assessment Pada Pekerjaan Welding Confined Space Di Bagian Ship Building Pt Dok Dan Perkapalan Surabaya. 52–60.
Basjir, M., Suhartini, S., & Robbi, N. (2023). Pengendalian Kualitas Produk Plastik Menggunakan Six Sigma Guna Meningkatkan Daya Saing. Journal of Research and Technology, 9(1), 33-46.
Fauziah, A., Harsono, A., & Liansari, gita permata. (2014). Usulan Perbaikan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma untuk Mengurangi Jumlah Cacat Produk Tahu Pada Perusahaan Pengrajin Tahu Boga Rasa. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 02(04), 166–176.
Gandi, M. Y., Nugraha, A. E., Maksum, A. H., & Nugraha, B. (2022). Identifikasi kecacatan produk menggunakan Lean Six Sigma melalui pendekatan konsep DMAIC. Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 14(2), 101-110.
Gaspersz, V. (2011). Sistem manajemen kinerja terintegrasi balanced scorecard dengan malcolm baldrige dan lean six sigma supply chain management. Bogor: Vinchristo Publication, 470.
Pratama, D. R., & Al Faritsy, A. Z. (2024). Implementasi Six Sigma Dan Fault Tree Analysis Dalam Peningkatan Kualitas Produk Tahu:(Studi Kasus: UMKM Bapak Sugiono). Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, 3(3), 304-312.
Sahelangi, M. M., & Wulandari, L. M. C. (2023). Analisa Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Pada Kemasan Produk X Di PT GF. JISO: Journal of Industrial and Systems Optimization, 6(1), 1-8.
Sirine, H., & Kurniawati, E. P. (2017). Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma. https://onesearch.id/Record/IOS1365.art icle-8969/Details.
Susetyo, winarmi, Catur, J. (2011). Aplikasi Six Sigma Dmaic Dan Kaizen Sebagai Metode Pengendalian Dan Perbaikan Kualitas Produk. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, 4, 70–79
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Moh Fani Rusli Rosyid, Akhmad Wasiur Rizqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

