HUBUNGAN ANTARA RELIABILITY DAN RESPONSIVENESS DENGAN LOYALITAS PASIEN DI RUANG RAWAT INAP

  • Liza Wati 1Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Kepulauan Riau

Abstract

This research aimed at knowing the relationship between nursing reliability and nursing responsiveness with patient loyalty. The research design was a correlational design. There were 66 samples which were obtained with proporsional random sampling method. Instrument applied in the research was quesionairre consist of 30 items. The analysis was done through univariat analysis, and Spearman rank correlation to bivariat analysis. The results of the study indicated that more than half of the respondents 38 people came from the early adult age group (57.6%), female (51.5%), highly educated (50%), and working (77.3%). Based on the distance of the residence, the respondents found that more than half of the respondents lived far from the hospital (57.6%), in general respondents used insurance (83.3%). Based on the treatment experiences it was known that more than half of patients have never been treated in Tanjungpinang City Hospital (57.6%). The results showed perceptions of reliability (p = 0.008), and perceptions of responsiveness (p = 0.002) means that there was a significant correlation with patient loyalty, strength of sufficient relationships and positive perception. The most dominant variable is responsiveness with correlation coefficient value of 0.372. Nursing management must be innovative in developing the strategies to increase patient loyalty.

Keyword: Nursing reliability, responsiveness, patient loyal

References

Ahira, A. (2012) Rumah Sakit - Sejarah dan Jenis-jenis Rumah Sakithttp://www.anneahira.com/rumah-sakit-20850.htm

Asmuji (2012). Manajeman Keperawatan: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta,Ar- Ruzz Media

Baroroh (2010). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kualitas Pelayanan Dan Citra Rumah Sakit Dengan Loyalitas Pasien Di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang.

Dahlan,M.S. (2009). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan : deskriptif, bivariat, dan multivariat, dilengkapi dengan menggunakan SPSS, Jakarta : Salemba Medika.

Depkes RI. (2007). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Nasional Tahun 2007. http://www.litbang.depkes.go.id/.

Dharma, K.K (2011), Metode Penelitian Keperawatan: Panduan Melaksanakan dan menerapkan Hasil Penelitian, Jakarta, TIM

Dharmestha, S dan Hani H., (2008), Manajemen Pemasaran : Analisa Perilaku Konsumen, edisi pertama, cetakan keempat, BPFE, Yogyakarta

Griffin, J. (2016). Customer Loyalty: Menumbuhkan & Mempertahankan Kesetiaan Pelanggan. Penerbit Erlangga, Jakarta

Gunawan.A. ( 2013). Komunikasi Interpersonal dan Fasilitas Kesehatan: Pengaruhnya Terhadap Kepercayaan, Loyalitas dan WOM Rumah Sakit. Jurnal bisnis manajeme.

Gunawan, Ketut. (2009). Kualitas Layanan dan Loyalitas Pasien (Studi pada Rumah Sakit Umum Swasta di Kota Singaraja–Bali). Jurnal ekonomi

Haryono, E, Hari, K. & M. Syafril, N. (2006). Hubungan Persepsi terhadap Kualitas Pelayanan dengan Minat Pemanfaat-an Pelayanan Rawat Inap Puskesmas dan Balai Pengobatan Swasta di Kabupaten Tapanuli Tengah, Working Paper Series No.4, Universitas Gadjah Mada.

Hasan Ali, (2014), Marketing, cetakan pertama, Penerbit : Buku Kita, Yogyakarta

Imbalo S. Pohan. (2012). Jaminan Mutu Layanan Kesehatan. Cetakan I, Jakarta :EGC

Jane et al. (2011). How satisfaction modifies the strength of the influence of perceived service quality on behavioral intentions. Journal Leadership in Health Services 24.2 : 91-105.

Kotler,P., dan Keller,L., (2016), Manajemen Pemasaran, Penerbit : Prenhalindo, Jakarta.

Lupiyoadi, R dan A. Hamdani. (2013). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Salemba Empat

Mardalis.A.( 2015). Meraih Loyalitas Pelanggan. Jakarta : Balai Pustaka

Munijaya, I.G.( 2012). Manajemen Kesehatan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran, EGC

M.Zid .(2013). Berobat keluar negeri tetap trend. Kliping Pusat Komunikasi Setjen Kementerian Kesehatan RI. Jakarta : Kompas 7 Maret 2013 edisi pagi hal : 13

Mabow, (2009). Minat Pembeli Dalam Psikologi

Marquis, B.L. & Huston, C.J. (2010). Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan: Teori dan Aplikasi. Edisi keempat. Jakarta: EGC.

Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan.edisi 4. Jakarta : Salemba Medika.

Profil Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tanjungpinang Tahun 2013

Putri dan Heru (2014). Faktor – faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien rawat inap di RSAM Bukit tinggi.

Rahmani, Ani (2018). Jurnal Faktor kepuasan pelanggan untuk mengembangkan bisnis

Riset Kesehatan Dasar(Riskesdas). (2013).Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2013., dari http:// www.depkes. go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf Diakses: 19 Oktober 2017.

Sangadji,E.M dan Sopiah (2013) perilaku konsumen pendekatan praktis. ANDI Yogyakarta

Setiawan, S.( 2011). Loyalitas Pelanggan Jasa. IPB Press, Bogor.

Stewart, AL,et al, (2013) AE 12 ISSN: 2302 - 4119 Vol. 1, No. 3; Oktober 2013Journal of Business an Entrepreneurship

Suhanura, A. (2008). Analisis Loyalitas Pelanggan Poli Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Asri, Thesis. FKM UI.

Suharno.M. dan Shihab.(2012). Pengaruh Dimensi Reliabilitas, Dimensi Tangibel dan Dimensi Empati Terhadap Loyalitas Pasien (Studi Kasus: Pasien Rawat Jalan RS MRCCC Siloam Semanggi). Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya Vol.10 No.19 Juni 2012

Supartiningsih, Solichah (2017). Kualitas pelayanan kepuasan pasien Rumah Sakit : Kasus pada Rawat Jalan. Jurnal Medicoeticolegal dan manajemen RS, 6(1) : 9-15, Jan 2017

Supriyanto, S dan Ernawaty. (2010). Pemasaran Industri Jasa Kesehatan. ANDI, Yogyakarta.

Tjiptono, F. (2014). Prinsip-prinsip Total Quality Service, Yogyakarta: Penerbit Andi.

Trarintya,MAP. (2011). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan dan word of mouth( studi kasus pasien rawat jalan di wing amertarsup sanglah denpasar ). Tesis Program Pasca Sarjana universitas udayana denpasar. (Tidak dipublikasikan)

Tri Wardani (2017) Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien BPJS di Puskesmas Pemalang

Ulfa,R. (2012). Hubungan Karakteristik Pasien, Kualitas Layanan dan Hambatan Pindah dengan Loyalitas Pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Tugu ibu Depok.(tidak dipublikasikan)

Watzlawick, P, J.B. Bavelas & D.D. Jackson (2011); Pragmatics of Human Communication: A study of interactional patterns, pathologies, and paradoxes; jurnal of W.W. Norton & Company

Wloszczak, S, Anna, M.J. Jarost & M. Goniewicz (2013); Professional communication competences of paramedicspractical and educational perspectives; Annals of Agricultural and Environmental Medicine, Vol 20, No 2, 366–372.

Zolnierek, K.B.H. & M.R. Dimatteo (2009); Physician Communication and Patient Adherence to Treatment: A Metaanalysis; Medical Care, August; 47 (8): 826-834.
Published
2018-11-04
How to Cite
Wati, L. (2018). HUBUNGAN ANTARA RELIABILITY DAN RESPONSIVENESS DENGAN LOYALITAS PASIEN DI RUANG RAWAT INAP. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(1), 252-269. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v2i1.311