Perbandingan Senam Tai Chi dan Senam Diabetes Mellitus terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II

  • Rika Srywahyuni magister keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Agung Waluyo Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia
  • Rohman Azzam Program Studi Magister Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Abstract

This study aims to determine the comparison of Tai Chi gymnastics and DM gymnastics to the decrease in blood sugar levels of type II DM patients in the Menjalin Health Center.The research design used was Quasi experiment with pre and post test group design approach, the sampling technique was done by purposive sampling with a sample of 16 respondents in Tai Chi gymnastics and 16 respondents in Diabetes Mellitus gymnastics. The results of the study using the Wilcoxon test in the Tai Chi group obtained p value = 0.000 <α = 0.05 and the results of the t-test paired sample test on diabetes mellitus gymnastic obtained p value = 0.000 <α = 0.05.The conclusion that can be drawn from this study is that Tai Chi gymnastics and DM gymnastics are equally influential in decreasing blood sugar levels of type II diabetes mellitus patients, but judging from the difference in the decrease in blood sugar levels in Diabetes Mellitus exercise is more effective than Tai Chi exercises.

 Keywords: Blood Sugar Levels, Diabetes Mellitus Gymnastics, Tai Chi Gymnastics

References

ADA. (2010). Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus Diabetes Care USA. 27:55

Agik. P. N (2016). Pengaruh Tai Chi (TCD terhadap Perubahan Tingkat Depresi Dan Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah Kelurahan Polehan Kota Malang.

Andri N. (2016). Kadar Gula Darah Sebelum dan Sesudah Melaksanakan Senam Diabetes pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Garut : Jurnal Ilmu Kesehatan, IX (2)

Anwar. R (2011). Bangkitkan Kekuatan Tai Chi dengan Shalatmu. DIVA Press. Yogyakarta

Brunner dan Suddarth. (2008). Keperawatan Medikal Bedah.(edisi 8). Jakarta: EGC.
Damayanti, L. (2010). Diabetes dan Hipertensi Wanita Lebih Beresiko: http://www.herbalitas.com.

Glickman-Simon & Richard (2007). Alternative Treatments for Hypertension. http://healthlibrary.epnet.com/print.as px?token=8482e079-8512-47c2-960 ca403 c77a5e4c&chunkiid=11764

Haryati, Geria. (2014). Hubungan Faktor Resiko, Jenis Kelamin, Kegemukan dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Mataram.

Hembing, W. (2008). Bebas Diabetes Mellitus Ala Hembing. Jakarta: Puspa Swara, Anggota IKAPI. h. 31, 45.

Hidayat. A (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan. Surabaya: Salemba Medika.

International Diabetes Federation. (2015). IDF Atlas Sixth Edition.

Ilyas, E.I, (2017). “Olahraga bagi Diabetisi”, di dalam S.Soegondo et al (ed.), Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu . Jakarta: FKUI

Nabyl, R. A. (2012). Panduan Hidup Sehat : Mencegah dan Mengobati Diabetes Mellitus. Aulia Publising: Yogyakarta

Pelt. (2008). Insulin Secretion and Clearance After Subacute Estradiol Administration in Postmenopausal Women. Journal Clin Endocrinol Metabolisme

Perkeni, (2011). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PERKENI

Perkeni. (2015). Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia, Jakarta: PERKENI

Pusdatin, (2014). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. [Online] Available at:http: // www.depkes.go.id/resources/.../pusdatin/profil.../profil-kesehatan-Indonesia-2015.pdf Diunduh Minggu 4 Maret 2018.

Rehmaita., Mudatsir., Tahlil. (2017). Pengaruh Senam Diabetes dan Jalan Kaki terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien DM Tipe II di Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Aceh : Jurnal Ilmu Keperawatan, 5(2)

Rochmah, W. (2006). Diabetes Melitus pada Usia Lanjut, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Edisi Ketiga, Editor Suyono, S., 1857. Jakarta: Balai Penerbit FKUI

Santoso, M (2008). Senam Diabetes Seri 4. Jakarta: Yayasan Diabetes Indonesia

Smeltzer, Suzane C., and Bare, Brenda G., (2008). Buku Ajar Kesehatan Medical Bedah, Volume 2, Edisi 8. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Soegondo S. (2009). Buku Ajar Penyakit Dalam: Insulin : Farmakoterapi pada Pengendalian Glikemia Diabetes Melitus Tipe 2, jilid III, Edisi 2, Jakarta:FK UI pp. 1884.

Sudoyo, AW., Bambang, S., Idrus, A. (2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid III, Edisi IV, Jakarta: FK-UI

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta

Suhartono T., (2004). Naskah Lengkap PB Persadia. Simposium Diabetes Melitus untuk Dokter dan Diabetisi. Semarang: Universitas Diponegoro, pp 25-31.

Sujaya I. N. (2009). Pola Konsumsi Makanan Tradisional Bali sebagai Faktor Resiko Diabetes Melitus Tipe 2 di Tabanan. Jurnal Skala Husada, 6 (1): 75-81

Waris, Lukman M.s (2015). Kencing Manis (Diabetes Mellitus) di Sulawesi Selatan. ed Jakarta. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Published
2019-04-30
How to Cite
Srywahyuni, R., Waluyo, A., & Azzam, R. (2019). Perbandingan Senam Tai Chi dan Senam Diabetes Mellitus terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Journal of Telenursing (JOTING), 1(1), 131-144. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/joting.v1i1.497
Abstract viewed = 41 times
pdf downloaded = 49 times