PENGARUH VARIABEL EKONOMI MAKRO TERHADAP PERKEMBANGAN UTANG LUAR NEGERI INDONESIA TAHUN 2010-2024

Authors

  • Melville Vergian Zulham Putra Universitas Tanjungpura
  • Erni Panca Kurniasih Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.31539/qhgxne52

Keywords:

Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Nilai Tukar, BI-Rate, Utang Luar Negeri

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana inflasi, pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, dan BI-Rate mempengaruhi utang luar negeri.  Data yang digunakan berasal dari Bank Indonesia (sebagai bank sentral) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia dari tahun 2010–2024.  Data dianalisis menggunakan Error Correction Model (ECM) dengan pendekatan Ordinary Least Square. Program Eviews 13 digunakan untuk melakukan ini.  Hasil menunjukkan bahwa utang luar negeri Indonesia secara jangka panjang dipengaruhi oleh tingkat inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan BI rate. Pertumbuhan ekonomi tidak mempengaruhi utang luar negeri Indonesia secara jangka panjang maupun jangka pendek, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mempengaruhi utang luar negeri Indonesia secara jangka panjang maupun jangka pendek.  Tidak ada mekanisme yang mengoreksi penyimpangan menuju keseimbangan karena probabilitas ECT(-1) tidak signifikan karena lebih besar dari 5%.

References

Abimanyu, Y. (2004). Memahami Kurs Valuta Asing. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Afandi, M. F. (2022). Pengaruh Nilai Tukar, Suku Bunga dan Inflasi terhadap Utang Luar Negeri Indonesia tahun 2001-2020. Jurnal Ilmu Ekonomi, 6(3), pp. 513-524.

Arifin, I., & Wagiana, G. H. (2009). Membuka Cakrawala Ekonomi. Bandung: PT. Grafindo Media Pratama.

Badan Pusat Statistik. (2024). Produk Domestik Bruto (PDB). Jakarta: BPS.

Bank Indonesia. (2016). Produk Domestik Bruto (PDB). Jakarta: Departemen Statistik Bank Indonesia.

Basmar, E., et al. (2021). Perekonomian & Bisnis Indonesia. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.

Basri, Y. Z. (2005). Keuangan Negara dan Analisis. Kebijakan Utang Luar Negeri. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Bilatula, D. Y. Y., Olilingo, F. Z., & Payu, B. R. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Utang Luar Negeri di Indonesia. Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan, 1(2), pp. 1-9.

Comley, P. (2015). Inflation Matters: Inflationary Wave Theory, It's Impact On Inflation Past and Present and The Deflation Yet To Come. London: WIP.

Fabozzi, F. J. & Franco M. (1996). Capital Markets: Institutions and Instruments 2nd Edition. New Jersey: Prentice Hall International.

Fahlepi, R. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Utang Luar Negeri Indonesia. Jurnal Perdagangan Industri dan Moneter, 7(3), pp. 137-146.

Forgha, N. G., Mbella, M. E., & Ngangnchi, F. H. (2014). “External Debt, Domestic Investment and Economic Growth in Cameroon” A system Estimation Approach. Journal of Economics Bibliography, 1(1), pp. 3–16.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harsono, E., Kusumawati, A., & Nirwana. (2024). External Debt Determinants: Do Macroeconomic and Institutional Ones Matter for Selected ASEAN Developing Countries. Economies, 12(7), pp. 1-16.

Junaedi, D. (2018). Hubungan Antara Utang Luar Negeri Dengan Perekonomian dan Kemiskinan: Komparasi Antarezim Pemerintahan. Simposium Nasional Keuangan Negara, pp. 563-587.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 93/Pmk.011/2014. Jakarta: Berita Negara Republik Indonesia.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 13/M-DAG/PER/3/2012. Jakarta: Berita Negara Republik Indonesia.

Kurniawan, P., & Budhi, M. K. S. (2015). Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro. Jakarta: Penerbit Andi.

Latumaerissa, J. R. (2011). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Salemba Empat.

Mankiw, G. N. (2007). Makroekonomi (Penerjemah: Fitria Liza, Imam Nurmawan Ed. 6). Jakarta: Erlangga.

Mankiw, G. N, Quah, E., & Wilson, P. (2012). Pengantar Ekonomi Mikro. Jakarta: Salemba Empat.

Madura, J. (2007). Pengantar Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.

Masri, M., et al. (2025). Ekonomi Moneter. Jambi: Penerbit Buku Sonpedia

Muhson, A. 2006. Teknik Analisis Kuantitatif. Yogyakarta: FIS UNY.

Nuryanto & Pambuko, Z. B. (2018). Eviews untuk Analisis Ekonometrika Dasar: Aplikasi dan Interpretasi. Magelang: UNIMMA PRESS.

Okwoche, P, & Nikolaidou, E. (2022). Determinants of External, Domestic, and Total Public Debt in Nigeria: The Role of Conflict, Arms Imports, and Military Expenditure. Defence and Peace Economics, 35(2), pp. 227-242.

Rapanna, P., & Sukarno, Z. (2017). Ekonomi Pembangunan. Makassar: CV Sah Media.

Sitorus, T. (2015). Pasar Obligasi Indonesia: Teori dan Praktik. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Sukirno, S. 2003. Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Jakarta: PT. Salemba Empat.

Tahir, I. B. (2022). Ekonomi Makro. Pasaman Barat: CV Azka Pustaka.

Todaro, M. P. & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi Edisi ke 9. Jakarta: Erlangga

Warjiyo, P & Solikin. (2003). Kebijakan Moneter Di Indonesia Seri Kebanksentralan No. 6. Jakarta: PPSK Bank Indonesia.

Yamada, M. (2017). How Did Japan Achieve a 1% Unemployment Rate: Facilitating the Education-to-Employment Transition. Riyadh: King Faisal Center for Research and Islamic Studies.

Yudawisastra, H. G., Rahmi, A. (2024). Ekonomi Moneter. Badung: Intelektual Manifes Media.

Downloads

Published

2026-01-29