PENGARUH PRINSIP 3E (EKONOMIS, EFISIENSI, DAN EFEKTIVITAS) ANGGARAN TERHADAP KUALITAS LAYANAN PADAUPT LABORATORIUM ESDM PROVINSI JAWA TENGAH

Authors

  • Achnovida Bella Stiara Universitas Stikubank Semarang
  • Jaeni Jaeni Universitas Stikubank Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31539/ps337b12

Keywords:

Value for Money, Ekonomis, Efisiensi, Efektivitas, Kualitas Layanan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh prinsip Value for Money yang mencakup aspek ekonomis, efisiensi, dan efektivitas terhadap kualitas layanan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada pegawai dan pengguna layanan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ekonomis berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kualitas layanan, variabel efisiensi berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan variabel efektivitas berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan kualitas layanan dibandingkan aspek penghematan anggaran dan pencapaian target.

 

References

Annisa, R. (2011). Pengaruh efisiensi dan efektivitas anggaran terhadap kualitas pelayanan publik. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 3(2), 45–58.

Astuti, N., & Siregar, R. (2020). Efisiensi semu dalam pengelolaan anggaran sektor publik pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 5(1), 23–35.

Erica, D., Putri, A. R., & Hidayat, M. (2024). Efektivitas anggaran dan implikasinya terhadap kualitas pelayanan publik pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik, 21(1), 67–81.

Hood, C. (2020). Public service management by numbers: Why does it vary? Public Money & Management, 40(2), 81–89.

Indrawati, T., & Setiawan, A. (2021). Realisasi anggaran dan kualitas pelayanan publik pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik, 18(2), 89–102.

Khan, M. A., Latif, K., & Khan, A. (2021). Goal setting theory and performance management in public sector organizations. Public Organization Review, 21(3), 463–480.

Kim, S., & Lee, J. (2022). Organizational culture and efficiency in public sector performance. International Journal of Public Administration, 45(6), 421–435.

Locke, E. A., & Latham, G. P. (2002). Building a practically useful theory of goal setting and task motivation. American Psychologist, 57(9), 705–717.

Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik. Yogyakarta: Andi.

Mahmudi. (2020). Manajemen kinerja sektor publik (Edisi revisi). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

OECD. (2019). Performance budgeting in OECD countries. Paris: OECD Publishing.

Pratiwi, D., & Arif, M. (2023). Efisiensi anggaran dan kualitas pelayanan publik: Studi empiris pada unit layanan pemerintah. Jurnal Akuntansi Publik, 9(1), 14–28.

Sofyani, H., & Akbar, R. (2022). Public sector performance measurement and value for money: Evidence from local governments. Journal of Public Budgeting, Accounting & Financial Management, 34(3), 394–412.

Wulandari, P., & Prabowo, T. (2020). Pengaruh efisiensi terhadap kualitas pelayanan publik. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 7(1), 55–67.

World Bank. (2020). Value for money analysis in public sector governance. Washington, DC: World Bank Group.

Downloads

Published

2026-05-24