ANALISIS AGILITAS SUMBER DAYA MANUSIA:STUDI KASUS PADA PT BINTARO SERPONG DAMAI

Authors

  • Taufiq Setyaji Universitas Bakrie, Jakarta, Indonesia
  • Farizqy Hyallin Universitas Bakrie, Jakarta, Indonesia
  • Ovalia Ovalia Universitas Bakrie, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31539/6aq8st41

Keywords:

Agilitas Sumber Daya Manusia, Tuntutan Pekerjaan, Kebijakan Organisasi, Pengalaman Kerja

Abstract

Perubahan lingkungan organisasi yang semakin dinamis menuntut organisasi memiliki sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, khususnya pada sektor infrastruktur jalan tol yang beroperasi dalam tekanan regulasi dan tuntutan pelayanan publik. Agilitas SDM menjadi kapabilitas penting untuk menjaga keberlanjutan kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan, praktik, serta faktor-faktor yang membentuk agilitas sumber daya manusia di PT Bintaro Serpong Damai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan bantuan perangkat NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agilitas SDM terbentuk melalui interaksi antara kebijakan organisasi, pengalaman kerja, dan tuntutan pekerjaan atau operasional. Kebijakan organisasi yang jelas namun fleksibel memberikan ruang diskresi bagi karyawan untuk menyesuaikan cara kerja dalam menghadapi situasi operasional yang dinamis. Pengalaman kerja berperan sebagai modal adaptif yang memperkuat kemampuan individu dalam mengambil keputusan secara kontekstual, sementara tuntutan operasional bertindak sebagai pemicu utama yang mendorong terjadinya adaptasi berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa agilitas SDM tidak semata-mata merupakan atribut individual, melainkan hasil konstruksi organisasi yang bersifat kontekstual dan prosesual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian agilitas SDM di sektor infrastruktur serta memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan SDM adaptif pada organisasi yang beroperasi dalam lingkungan highly regulated.

References

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands‐Resources model: state of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115

Breu, K., Hemingway, C. J., Strathern, M., & Bridger, D. (2002). Workforce Agility: The New Employee Strategy for the Knowledge Economy. Journal of Information Technology, 17(1), 21–31. https://doi.org/10.1080/02683960110132070

De Meuse, K. P., Dai, G., & Hallenbeck, G. S. (2010). Learning agility: A construct whose time has come. Consulting Psychology Journal: Practice and Research, 62(2), 119.

Doz, Y. L., & Kosonen, M. (2010). Embedding Strategic Agility. Long Range Planning, 43(2–3), 370–382. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2009.07.006

Grant, A. M., & Parker, S. K. (2009). 7 Redesigning Work Design Theories: The Rise of Relational and Proactive Perspectives. Academy of Management Annals, 3(1), 317–375. https://doi.org/10.5465/19416520903047327

Handoko, T. H. (2020). Manajemen sumber daya manusia. BPFE.

Kolb, D. A. (2015). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. FT Press.

Lengnick-Hall, C. A., Beck, T. E., & Lengnick-Hall, M. L. (2011). Developing a capacity for organizational resilience through strategic human resource management. Human Resource Management Review, 21(3), 243–255. https://doi.org/10.1016/j.hrmr.2010.07.001

Megawaty, M. (2025). Analisis Agilitas Sumber Daya Manusia: Studi Kasus Pada PT Asuransi Kredit Indonesia. Movere Journal, 7(1), 225–240. https://doi.org/10.53654/mv.v7i1.588

Mintzberg, H. (2009). Managing. Berrett-Koehler Publishers.

Pitriyani, A. H. (2020). Pengaruh pengalaman kerja, latar belakang pendidikan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Pegadaian Persero cabang Rantauprapat. Ekonomi Bisnis Manajemen Dan Akuntansi (EBMA), 1(1), 60–68. https://doi.org/10.36987/ebma.v1i1.1900

Schaufeli, W. B., Bakker, A. B., & Van Rhenen, W. (2009). How changes in job demands and resources predict burnout, work engagement, and sickness absenteeism. Journal of Organizational Behavior, 30(7), 893–917. https://doi.org/10.1002/job.595

Sherehiy, B., Karwowski, W., & Layer, J. K. (2007). A review of enterprise agility: Concepts, frameworks, and attributes. International Journal of Industrial Ergonomics, 37(5), 445–460. https://doi.org/10.1016/j.ergon.2007.01.007

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.

Teece, D. J. (2018). Business models and dynamic capabilities. Long Range Planning, 51(1), 40–49. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2017.06.007

Weick, K. E., & Sutcliffe, K. M. (2015). Managing the unexpected: Sustained performance in a complex world. John Wiley & Sons.

Yin, R. K. (2009). Case Study Research: Design and Methods (4th Editio). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-02-18