EKONOMI WISATA HIU PAUS BERBASIS MASYARAKAT DI TELUK SALEH, NUSA TENGGARA BARAT

Authors

  • Maulita Sari Hani Universitas Budi Luhur

DOI:

https://doi.org/10.31539/xtxfcd77

Keywords:

Wisata Hiu Paus; Teluk Saleh; Ekonomi Konservasi; Pariwisata Berbasis Masyarakat; Keberlanjutan Ekowisata

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai ekonomi dan keberlanjutan wisata hiu paus berbasis masyarakat di Teluk Saleh sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya laut secara non-ekstraktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata hiu paus setengah hari memberikan nilai ekonomi tahunan yang tinggi serta berpotensi menjadi sumber pendapatan alternatif yang signifikan bagi masyarakat pesisir. Pemanfaatan hiu paus juvenil melalui kegiatan wisata terbukti menghasilkan nilai guna langsung yang jauh lebih besar dibandingkan pemanfaatan ekstraktif, sekaligus memperkuat dasar ekonomi bagi upaya konservasi spesies hiu paus yang berstatus terancam punah (Endangered). Skema kontribusi bagan berperan penting dalam mendistribusikan manfaat ekonomi dan menciptakan insentif konservasi yang menghubungkan kesejahteraan masyarakat lokal dengan keberlanjutan agregasi hiu paus. Selain itu, penerapan pembatasan jumlah perahu dan kapasitas wisatawan menjadi instrumen utama dalam menjaga kehati-hatian ekologis. Secara keseluruhan, wisata hiu paus di Teluk Saleh merepresentasikan model integratif antara konservasi, ekonomi lokal, dan pengelolaan berbasis masyarakat. Keberlanjutan jangka panjang kegiatan ini sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, penguatan kelembagaan lokal, serta komitmen untuk menjadikan daya dukung ekologis sebagai dasar utama pengembangan wisata.

References

Boardman, A. E., Greenberg, D. H., Vining, A. R., & Weimer, D. L. (2021). Cost–benefit analysis: Concepts and practice (5th ed.). Cambridge University Press.

Cisneros-Montemayor, A. M., Sumaila, U. R., Kaschner, K., & Pauly, D. (2023). The economic importance of marine megafauna tourism: Implications for conservation and coastal development. Marine Policy, 147, 105349. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2023.105349

Djunaidi, A., Jompa, J., Nadiarti, N., Bahar, A., Tilahunga, S. D., Lilienfeld, D., & Hani, M. S. (2020). Analysis of two whale shark watching destinations in Indonesia: Status and ecotourism potential. Biodiversitas: Journal of Biological Diversity, 21(10), 4911–4923. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210958

Giampiccoli, A., & Mtapuri, O. (2021). Community-based tourism: Critical success factors. Tourism Planning & Development, 18(2), 147–165. https://doi.org/10.1080/21568316.2020.1844353

Hani, M. S. (2020). Manta ray tourism. IntechOpen. 173–190.

Hani, M. S. (2025). Kepariwisataan: Budaya dan pariwisata: Tradisi perikanan bagan sebagai basis ekowisata hiu paus di Teluk Saleh, Nusa Tenggara Barat. HEI Publishing Indonesia. 137-177.

International Union for Conservation of Nature (IUCN). (2023). Rhincodon typus. The IUCN Red List of Threatened Species 2023.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP). (2022). Rencana aksi nasional konservasi hiu paus (Rhincodon typus). Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut.

Konservasi Indonesia. (2023). Kelayakan ekonomi kawasan konservasi perlindungan hiu paus di Teluk Saleh, Nusa Tenggara Barat: Rekomendasi Kebijakan. Yayasan Konservasi Indonesia.

Konservasi Indonesia. (2025). Economic feasibility of whale shark conservation area in Saleh Bay, NTB: Policy recommendations. Konservasi Indonesia.

McCoy, E., Lester, S. E., & White, C. (2022). Human-mediated food subsidies and their effects on marine megafauna behavior. Ecological Applications, 32(4), e2547. https://doi.org/10.1002/eap.2547

Putra, M. I. H., Syakurachman, I., Hasan, A., Prasetio, H., Sanjaya, I. M., Setyawan, E., & Prasetiamartati, B. (2025). Potret populasi, habitat, dan nilai ekonomi hiu paus untuk pengembangan kawasan konservasi di Teluk Saleh, Provinsi Nusa Tenggara Barat (2017–2022). Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia.

Sanawiyah, Rosida, L., Hani, M. S., Canisthya, E., & Fadliansyah, M. (n.d.). (2020). Wisata hiu paus berbasis masyarakat: Peluang dan tantangan. Dalam The Second Sustainable Tourism International Seminar. STP Mataram.

Schuhmann, P. W., Skeete, R., Waite, R., & Gill, D. (2022). Economic valuation of marine tourism: Methods and applications. Ocean & Coastal Management, 225, 106208. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2022.106208

Simpfendorfer, C. A., Heupel, M. R., White, W. T., & Dulvy, N. K. (2021). The importance of conserving shark nursery areas: A review. Fish and Fisheries, 22(3), 593–610. https://doi.org/10.1111/faf.12537

Spalding, M., Burke, L., Wood, S. A., Ashpole, J., Hutchison, J., & zu Ermgassen, P. (2021). Mapping the global value and distribution of marine tourism. Marine Policy, 120, 104108. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2020.104108

Ziegler, J. A., Dearden, P., & Rollins, R. (2021). Whale shark tourism: Impacts, management and sustainability. Journal of Sustainable Tourism, 29(4), 593–612. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1769159

Downloads

Published

2026-01-27