PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP LEAN CONSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROYEK DAN MENGURANGI BIAYA: STUDI KASUS PADA KONTRAKTOR KONSTRUKSI DI INDONESIA

Authors

  • Inton Kurniawan Saputra Institut Teknologi Bandung
  • Yuanita Handayati Institut Teknologi Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31539/smq7y220

Keywords:

Lean Construction*; *Last Planner System*; *Value Stream Mapping*

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan terintegrasi prinsip-prinsip *Lean Construction*—khususnya *Last Planner System* (LPS), *Value Stream Mapping* (VSM), dan 5S—dapat secara efektif mengatasi inefisiensi sistemik dalam proses pelaksanaan proyek di PT AKN, sebuah perusahaan kontraktor konstruksi besar di Indonesia. Intervensi penelitian tindakan pada empat proyek prioritas menghasilkan peningkatan yang terukur: keandalan rencana meningkat dari 60,9% menjadi 74,5% melalui penerapan LPS, waktu siklus (*lead time*) keseluruhan berkurang sebesar 16,1% (rata-rata 4,0 hari) melalui perancangan ulang proses menggunakan VSM, dan limbah material menurun dari 5,64% menjadi 2,63% melalui penataan tempat kerja berbasis 5S. Peningkatan operasional ini menghasilkan penghematan biaya terukur sebesar Rp1.237.700.000 selama periode evaluasi, yang mencakup penghematan pada biaya persiapan (*preliminaries*), pengurangan limbah material, pengurangan pengerjaan ulang (*rework*), dan penghematan biaya lembur. Persepsi pemangku kepentingan sangat mendukung temuan ini, dengan tingkat kesepakatan 82–84% mengenai peningkatan keandalan jadwal, pengurangan waktu tunggu, dan pengendalian biaya yang lebih baik. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa penerapan prinsip perencanaan kolaboratif, manajemen aliran kerja, dan penataan tempat kerja secara disiplin dapat memitigasi keterlambatan jadwal yang kronis, pembengkakan biaya, dan pemborosan di lokasi proyek dalam konteks konstruksi Indonesia, serta memberikan wawasan praktis bagi kontraktor yang menghadapi tantangan serupa.

References

Ballard, G. (2000). The last planner system of production control (Doctoral dissertation, University of Birmingham).

Ballard, G., & Howell, G. (2003). Lean project management. Building Research & Information, 31(2), 119–133.

BPS–Statistics Indonesia. (2024). National accounts and sectoral GDP statistics. https://www.bps.go.id

Hirano, H. (1995). 5 pillars of the visual workplace: The sourcebook for 5S implementation. Productivity Press.

Koskela, L., Howell, G., Ballard, G., & Tommelein, I. (2002). The foundations of lean construction. In R. Best & G. de Valence (Eds.), Design and construction: Building in value (pp. 211–226). Routledge.

McKinsey & Company. (2020). The next normal in construction: How disruption is reshaping the world's largest ecosystem. McKinsey & Company.

McKinsey Global Institute. (2017). Reinventing construction: A route to higher productivity. McKinsey & Company. https://www.mckinsey.com/capabilities/operations/our-insights/reinventing-construction-through-a-productivity-revolution

Ministry of Public Works. (2022). Annual infrastructure development report. Ministry of Public Works and Public Housing, Republic of Indonesia.

Rother, M., & Shook, J. (1999). Learning to see: Value stream mapping to create value and eliminate muda. Lean Enterprise Institute.

Widyasanti, A. A. (2025). Indonesian economic outlook 2025. Ministry of National Development Planning (BAPPENAS).

Womack, J. P., & Jones, D. T. (1996). Lean thinking: Banish waste and create wealth in your corporation. Simon & Schuster.

Downloads

Published

2026-08-07