PERAN GREEN HUMAN CAPITAL DAN DUKUNGAN TEKNOLOGI DALAM MENDORONG IMPLEMENTASI AKUNTANSI BERKELANJUTAN: MODERASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL HIJAU PADA INDUSTRI PERHOTELAN DI JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.31539/aqxkcf42Keywords:
Green human capital, Dukungan Teknologi, Kepemimpinan Transformasional Hijau, Akuntansi Berkelanjutan, Industri PerhotelanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green human capital dan dukungan teknologi terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan pada industri perhotelan di Jakarta, serta menguji peran kepemimpinan transformasional hijau sebagai variabel moderasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 220 karyawan hotel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green human capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan. Dukungan teknologi tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan. Sementara itu, kepemimpinan transformasional hijau memiliki pengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan, namun tidak memoderasi hubungan antara green human capital maupun dukungan teknologi dengan implementasi akuntansi berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan akuntansi berkelanjutan dalam industri perhotelan lebih ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan peran kepemimpinan, dibandingkan oleh faktor teknologi semata. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen hotel untuk memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia hijau dan kepemimpinan berorientasi keberlanjutan dalam mendukung penerapan akuntansi berkelanjutan.
References
Avolio, B. J., Walumbwa, F. O., & Weber, T. J. (2009). Leadership: Current theories, research, and future directions. Annual Review of Psychology, 60, 421–449. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.60.110707.163621
Chen, Y. S., Chang, C. H., & Lin, Y. H. (2015). Green transformational leadership and green performance: The mediation effects of green mindfulness and green self-efficacy. Sustainability, 7(6), 7370–7386. https://doi.org/10.3390/su7067370
Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Pitman.
Ghozali, I. (2020). Aplikasi analisis multivariate dengan program SmartPLS 3.0. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hastuti, T. D., Budi, S., & Kurniawati, R. (2020). Akuntansi berkelanjutan sebagai instrumen pengambilan keputusan yang berorientasi pada keberlanjutan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 22(2), 85–98.
Heir, F. (2021). Moderating effects of self-efficacy on accounting practices in small and medium enterprises. International Journal of Accounting Research, 16(3), 145–158. https://doi.org/10.1007/ijar.2021.145
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). John Wiley & Sons.
Setyaningsih, R., & Farina, K. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi penerapan akuntansi berkelanjutan pada perusahaan di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(3), 456–470.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andi Muhammad Yasin, Prilian Catur Nugroho, Endang Ruhiyat, Suripto Suripto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

