EVALUASI KEBIJAKAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR DI LINGKUNGAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

Authors

  • Yakob Andika Napitupulu Universitas Brawijaya
  • Helmy Aulia Rachman Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.31539/4jzamm06

Keywords:

Evaluasi Kebijakan, Formasi Jabatan Fungsional Auditor, Analisis Beban Kerja, BPKP, Model Adaptif Berbasis Kontingensi.

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi urgensi reformulasi kebijakan formasi Jabatan Fungsional Auditor (JFA) di lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang saat ini terjebak dalam situasi “Perfect Storm”, di mana ekspektasi pengawasan nasional yang tinggi berbenturan dengan krisis kuantitas SDM auditor. Menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik triangulasi data wawancara mendalam dan analisis beban kerja riil dari aplikasi SIMA-NG, penelitian ini berhasil menyingkap fenomena “Zombie Policy” dalam tata kelola SDM BPKP, yaitu persistensi penggunaan parameter usang dalam Peraturan Kepala BPKP Nomor 11 Tahun 2016 dan Peraturan Kepala BPKP Nomor 1 Tahun 2017 yang tetap dijadikan rujukan perencanaan formasi meskipun basis legitimasinya telah runtuh pasca terbitnya PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023. Distorsi antara standar de jure (20 Hari Penugasan) dan realitas de facto di lapangan (rata-rata 12-15 Hari Penugasan) terbukti menciptakan kesenjangan (gap) kebutuhan auditor yang ekstrem mencapai 64,2%, serta kegagalan pendekatan universalistik dalam mengakomodasi karakteristik unik penugasan consulting yang berbeda dari assurance. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan ditinggalkannya pendekatan "satu ukuran untuk semua" dan mendesak penerapan segera Model Adaptif Berbasis Kontingensi, sebuah kerangka kerja baru yang mengintegrasikan kompleksitas penugasan dan dinamika tim audit untuk menjamin alokasi sumber daya yang presisi, responsif, dan mampu menyelamatkan keberlanjutan fungsi pengawasan intern pemerintah di masa depan

References

[1] BPKP. (2025). Visi dan Misi. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[2] Y. Jitmau and R.P. Sinaga. (2024). Perencanaan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara. Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah.

[3] KemenPANRB. (2020). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

[4] BPKP. (2016). Peraturan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penugasan Auditor di Lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[5] BPKP. (2019). Surat Kepala BPKP Nomor S-711/K/JF/2019 hal Evaluasi dan Validasi Usulan Kebutuhan Jabatan Fungsional Auditor. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[6] BPKP. (2017). Peraturan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pedoman Analisis Beban Kerja dan Perhitungan Formasi di Lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[7] KemenPANRB. (2023). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

[8] AAIPI. (2021). Peraturan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia Nomor PER-01/AAIPI/DPN/2021 tentang Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia. Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia.

[9] BPKP. (2023). Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pengembangan Kompetensi dan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Auditor. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[10] P.J. DiMaggio and W.W. Powell. (1983). The Iron Cage Revisited: Institutional Isomorphism and Collective Rationality in Organizational Fields. American Sociological Review.

[11] D.C. North. (1990). Institutions, Institutional Change and Economic Performance. Cambridge University Press.

[12] BPKP. (2023). Keputusan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor HK.01.01/KEP-477/K/SU/2023 tentang Peta Jabatan dan Hasil Perhitungan Formasi Pegawai di Lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Tahun 2023. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[13] G.S. Becker. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis with Special Reference to Education. National Bureau of Economic Research.

[14] Puslitbangwas. (2023). Laporan Kajian Standar Biaya Keluaran Pelaksanaan Pengawasan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pengawasan BPKP.

[15] D. Dhatu and P. Diana. (2020). Kualitas internal auditor dan biaya audit dalam penentuan kualitas audit. Jurnal Akuntansi Kontemporer.

[16] A. Silaban. (2009). Perilaku Disfungsional Auditor dalam Pelaksanaan Program Audit (Studi Empiris di Kantor Akuntan Publik). Universitas Diponegoro.

[17] J.R. Rizzo, R.J. House, and S.I. Lirtzman. (1970). Role Conflict and Ambiguity in Complex Organizations. Administrative Science Quarterly.

[18] D.W. Handayani, Salfadri, and M. Yani. (2023). Pengaruh Kompetensi Auditor, Beban Kerja Auditor, Independensi Auditor dan Profesionalisme Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat). Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi (EPJA).

[19] O. Tandilangi, Y. Rura, and Haerial. (2022). Pengaruh Kompetensi Auditor, Beban Kerja, Pengalaman Kerja, dan Pengendalian Internal terhadap Kualitas Audit. Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer.

[20] M. Arfan, Darwanis, and J.W. Rafles. (2021). Kualitas Pemeriksaan Auditor Internal Pemerintah: Studi pada Inspektorat Kabupaten dan Kota di Aceh. Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi.

[21] J.W. Creswell and C.N. Poth. (2024). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications.

[22] P.R. Lawrence and J.W. Lorsch. (1967). Organization and Environment: Managing Differentiation and Integration. Harvard Business School Press.

[23] R.L. Daft. (2020). Organization Theory and Design. Cengage Learning.

[24] R.K. Yin. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. SAGE Publications.

[25] Y.S. Lincoln and E.G. Guba. (1985). Naturalistic Inquiry. Sage Publications.

[26] V. Braun and V. Clarke. (2022). Thematic Analysis: A Practical Guide. Sage Publications.

[27] M.Q. Patton. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods: Integrating Theory and Practice. SAGE Publications.

[28] M.B. Miles, A.M. Huberman, and J. Saldaña. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.

[29] BPKP. (2025). Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[30] BPKP. (2023). Data SIMA-NG. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[31] S.G. Hart and L.E. Staveland. (1988). Development of NASA-TLX (Task Load Index): Results of empirical and theoretical research. Human Mental Workload. North Holland.

[32] BPKP. (2005). Peraturan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor KEP-971/K/SU/2005 tentang Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Auditor di Lingkungan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[33] KemenPANRB. (2022). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 48 Tahun 2022 tentang Jabatan Fungsional Auditor. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

[34] BPKP. (2023). Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Manajemen Penugasan Pengawasan di Lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

[35] S.P. Robbins and T.A. Judge. (2018). Organizational Behavior. Pearson.

[36] L.H. Gulick, L. Urwick, and V.A. Graicunas. (1937). Papers on the Science of Administration. Institute of Public Administration.

[37] T. Burns and G.M. Stalker. (1961). The Management of Innovation. Tavistock.

[38] R.M. Cyert and J.G. March. (1963). A Behavioral Theory of the Firm. Prentice-Hall.

[39] L.J. Bourgeois. (1981). On the Measurement of Organizational Slack. Academy of Management Review.

[40] M. Hasiholan. (2025). Evaluasi Beban Kerja dan Perencanaan Tenaga Kerja Auditor untuk Mendukung Program Prioritas Pengawasan di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Universitas Bakrie.

[41] P. Pierson. (2000). Increasing Returns, Path Dependence, and the Study of Politics. American Political Science Review.

Downloads

Published

2026-03-08