PARIWISATA BERKELANJUTAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI LOKAL: TINJAUAN SISTEMATIS ATAS PRAKTIK COMMUNITY-BASED TOURISM DAN EKONOMI HIJAU DI NEGARA BERKEMBANG.

Authors

  • Metha Aditya Putri Universitas PGRI Silampari
  • Firdaus Firdaus Universitas PGRI Silampari
  • Hendra Kurniawan Universitas PGRI Silampari
  • Johannes Johannes Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.31539/weryw552

Keywords:

Sustainable Tourism, Community-Based Tourism, Green Economy, Local Economic Development, Systematic Literature Review.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pariwisata berkelanjutan dan pembangunan ekonomi lokal melalui integrasi community-based tourism (CBT) dan ekonomi hijau di negara berkembang. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan mengadopsi protokol PRISMA untuk memastikan proses seleksi literatur yang sistematis, transparan, dan dapat direplikasi. Data dikumpulkan dari database Scopus, ScienceDirect, dan Web of Science, dengan total 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata berkelanjutan memiliki potensi signifikan dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal, terutama melalui peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan diversifikasi ekonomi. Pendekatan CBT terbukti lebih efektif dalam menciptakan distribusi manfaat yang inklusif melalui peningkatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal. Di sisi lain, penerapan prinsip ekonomi hijau berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan melalui praktik efisiensi sumber daya, pengelolaan limbah, dan konservasi alam, sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa integrasi antara CBT dan ekonomi hijau merupakan faktor kunci dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang berdampak pada pembangunan ekonomi lokal. Integrasi ini memungkinkan terciptanya keseimbangan antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual yang menghubungkan ketiga dimensi tersebut dalam satu kerangka analisis yang komprehensif. Temuan ini memberikan implikasi teoretis dan kebijakan bagi pengembangan strategi pariwisata berkelanjutan di negara berkembang.

 

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.

https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Ashley, C., & Roe, D. (2002). Making tourism work for the poor: Strategies and challenges. Development Southern Africa, 19(1), 61–82.

Bramwell, B., & Lane, B. (2011). Critical research on the governance of tourism and sustainability. Journal of Sustainable Tourism, 19(4–5), 411–421.

Butler, R. W. (1999). Sustainable tourism: A state-of-the-art review. Tourism Geographies, 1(1), 7–25.

Dwyer, L. (2015). Economic evaluation of special events: A broader perspective. Tourism Management, 50, 22–33.

https://doi.org/10.1016/j.tourman.2015.02.007

Giampiccoli, A. (2015). Community-based tourism and sustainable development. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 4(1), 1–10.

Giampiccoli, A., & Kalis, J. H. (2012). Community-based tourism and local culture: The case of the amaMpondo. PASOS Journal of Tourism and Cultural Heritage, 10(1), 173–188.

Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? ICRT Occasional Paper, 11, 1–37.

Gössling, S., Hall, C. M., & Scott, D. (2015). Tourism and water use: Supply, demand, and security. Tourism Management, 46, 1–15.

Hall, C. M. (2011). Policy learning and policy failure in sustainable tourism governance. Journal of Sustainable Tourism, 19(4–5), 649–671.

Hall, C. M. (2011). Policy learning and policy failure in sustainable tourism governance. Journal of Sustainable Tourism, 19(4–5), 649–671.

https://doi.org/10.1080/09669582.2011.555555

Hall, C. M. (2019). Constructing sustainable tourism development: The 2030 agenda and the managerial ecology of sustainable tourism. Journal of Sustainable Tourism, 27(7), 1044–1060.

Higgins-Desbiolles, F. (2010). The elusiveness of sustainability in tourism. Tourism Planning & Development, 7(1), 1–17.

OECD. (2018). Tourism trends and policies 2018. OECD Publishing.

https://doi.org/10.1787/tour-2018-en

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement. BMJ, 372, n71.

Pan, S. Y., Gao, M., Kim, H., Shah, K. J., Pei, S. L., & Chiang, P. C. (2018). Advances and challenges in sustainable tourism toward a green economy. Science of the Total Environment, 635, 452–469.

Saarinen, J. (2006). Traditions of sustainability in tourism studies. Annals of Tourism Research, 33(4), 1121–1140.

Scheyvens, R. (2011). Tourism and poverty reduction: Pathways to prosperity. Journal of Sustainable Tourism, 19(4–5), 443–460.

Scheyvens, R., & Biddulph, R. (2018). Inclusive tourism development. Tourism Geographies, 20(4), 589–609.

Sharpley, R. (2014). Host perceptions of tourism: A review of the research. Tourism Management, 42, 37–49.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Tosun, C. (2000). Limits to community participation in tourism development. Tourism Management, 21(6), 613–633.

Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a methodology for developing evidence‐informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207–222.

UNWTO. (2020). Sustainable tourism development report. World Tourism Organization.

Weaver, D. (2006). Sustainable tourism: Theory and practice. Elsevier.

Downloads

Published

2026-06-10