FENOMENOLOGI SHADOW ECONOMY DAN KEYAKINAN PELAKU EKONOMI INFORMAL TERHADAP SISTEM PERPAJAKAN

Authors

  • Ika Wahyuni Dapi Universitas Sam Ratulangi
  • David Paul Elia Saerang Universitas Sam Ratulangi
  • Heince Ruddy Nicky Wokas Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.31539/7vcrnw37

Keywords:

Shadow Economy, Ekonomi Informal, Kepatuhan Pajak, Fenomenologi, Sistem Perpajakan.

Abstract

Fenomena shadow economy dan rendahnya kepatuhan pajak di kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mencerminkan tantangan yang terus berlangsung dalam sistem perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman, persepsi dan makna yang dibangun oleh pelaku ekonomi informal terhadap sistem perpajakan, serta memahami keyakinan mereka terhadap sistem perpajakan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 7 (tujuh) pelaku usaha di Kota Manado dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan bantuan software QDA Miner Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pelaku ekonomi informal terhadap sistem perpajakan didominasi oleh kurangnya pemahaman aturan perpajakan yang berlaku, dipengaruhi oleh minimnya sosialisasi dan pendampingan perpajakan. Disamping itu, pelaku ekonomi informal pada dasarnya memandang bahwa tarif pajak yang berlaku masih tergolong wajar dan dapat diterima sepanjang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi usaha, namun di sisi lain muncul skeptisisme terhadap pengelolaan dana pajak yang dirasakan tidak benar-benar kembali kepada masyarakat. Namun demikian, pelaku ekonomi informal memaknai pajak sebagai kewajiban warga negara yang harus dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara dan pemerintah. Keyakinan pelaku ekonomi informal terhadap sistem perpajakan cenderung rendah karena tidak adanya manfaat yang dirasakan dari pajak yang dibayarkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan transparansi, serta penguatan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha agar dapat meningkatkan pemahaman, kepercayaan dan partisipasi mereka dalam sistem perpajakan secara lebih berkelanjutan.

References

Buchanan, J.M. (1960). THE THEORY OF PUBLIC FINANCE. Southern Economic Journal, 26(3), 234-238. DOI: https://doi.org/10.2307/1054956

Bird, R. M., & Zolt, E. M. (2005). The limited role of the personal income tax in developing countries. Journal of Asian Economics, 16(6), 928-946. DOI: https://doi.org/10.1016/j.asieco.2005.09.001

Castells, M. & Portes, A. (1989). World Underneath: The Origins, Dynamics, and Effects of the Informal Economy. In: A. Portes, M. Castells and L. Benton, Eds., The Informal Economy: Studies in Advanced and Less Developed Countries, Baltimore: Johns Hopkins University Press.

Chatra, M.A. (2025). EKONOMI SUMBER DAYA MANUSIA (Peluang dan Tantangan di Era 4.0). Cetakan Pertama. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Feld, L.P. & Frey, B.S. (2002). Trust breeds trust: How taxpayers are treated. Economics of Governance, 3, 87-99. DOI: https://doi.org/10.1007/s101010100032

Franzoni, L.A. (1998). Tax Evasion and Tax Compliance. University of Bologna, Italy.

Gusrah, K.P.M & Khoirunurrofik. (2021). Estimasi Underground Economy Tingkat Provinsi di Indonesia. Jurnal Kebijakan Ekonomi, 16(1), 8. DOI: https://doi.org/10.21002/jke.2021.03

Ibrahim, M. (2024). Komunikasi Persuasif; Pendekatan Teoritik dan Implementasi dari Berbagai Perspektif. Guepedia Group.

Ivancevich, J.M., Konopaske, R., & Matteson, M.T. (2007). PERILAKU DAN MANAJEMEN ORGANISASI. Jilid 1. Penerbit Erlangga.

Juniarti, Lina, N., Akhmadi, A., Ardheta, P.A., & Auzaini, S.N. (2025). Digitalisasi Perpajakan: Tantangan, Peluang, dan Dampaknya terhadap Kepercayaan Publik serta Kewajiban Pajak di Tokopedia. Jurnal Akuntansi STEI, 8(1), 1-12. DOI: https://doi.org/10.36406/jasstei.v8i1.37

Kelman, H.C. (1958). Compliance, Identification, and Internalization: Three Processes of Attitude Change. The Journal of Conflict Resolution, 2(1), 51-60. DOI: http://www.jstor.org/stable/172844

Kirchler, E., Hoelzl, E. & Wahl, I. (2008). Enforced Versus Voluntary Tax Compliance: The “Slippery Slope” Framework. Journal of Economic Psychology, 29(2), 210-225. DOI: https://doi.org/10.1016/j.joep.2007.05.004

Lailiyah, D. N. & Andriani, S. (2023). Pengaruh Tax Morale, Tax Knowledge dan E-Tax System dengan Sanksi Pajak sebagai Variabel Moderating terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 7(2), 2548-7507. DOI: https://doi.org/10.33395/owner.v7i2.1537

Larosa, W.R.M. & Halawa, A. (2024). Analisis Strategi Optimalisasi Penerimaan Pajak Di Sektor Ekonomi Informal. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 1(1): 15–19. DOI: https://doi.org/10.70134/jukoni.v1i1.21

Majied, R.J.A. & Harahap, N.A. 2025. Persepsi Masyarakat Medan Terhadap Keseimbangan Beban Pajak Pusat dan Daerah: Studi Wawancara Mendalam Terhadap Pelaku UMKM. Fatih: Journal of Contemporary Research, 2(1): 453-467. DOI: https://doi.org/10.61253/qc90zs74

Manning, C., Effendi, T.N. (1985). Urbanisasi Pengangguran dan Sektor Informal di kota. Jakarta: PT Gramedia.

Mimi & Mulyani, S.D. (2022). PENGARUH PELAYANAN, PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN YANG DIMODERASI DIGITALISASI ADMINISTRASI PERPAJAKAN. Jurnal Magister Akuntansi Trisakti, 9(1), 37-54. DOI: http://dx.doi.org/10.25105/jmat.v9i1.10573

Ningsih, D.N.C., Rokhimakhumullah, D.N.F., Suryani, Y., & Mahendra, I.I. (2025). An Effectiveness Analysis of Tax Administration Digitalization Reducing the Shadow Economy in Indonesia. KnE Social Sciences. 10(13), 93-117. DOI: https://doi.org/10.18502/kss.v10i13.18943

Nisrina, U.L. (2025). Persepsi Pelaku UMKM Terhadap Kewajiban Pajak. Jurnal Ilmiah Manajemen & Kewirausahaan, 11(3), 152–159. http://journal.stieamsir.ac.id/index.php/man/article/view/676

Nugraheni, A. P., Khotijah, S. A., Panggiarti, E. K., & Sitoresmi, M. W. (2024). Perpajakan: Implementasi Peraturan Terkini. Jawa Tengah: Penerbit Pustaka Rumah C1nta.

Oktavira, J. T., & Pratiwi, L. F. (2024). Analisis Underground Economy Terhadap Penerimaan Pajak Negara: Studi Kasus di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Perpajakan, 4(1), 11-29. DOI: https://conference.um.ac.id/index.php/taxcenter/article/view/9928

Packer, M. (2007). The science of qualitative research. Cambridge University Press.

Powatu, V. R. A. (2024). Peran Sektor Informal dalam Ekonomi Nasional. Circle Archive, 1(5), https://circle-archive.com/index.php/carc/article/view/224

Rezky, N.P. (2020). KAJIAN KEGIATAN SHADOW ECONOMY DI INDONESIA: SEBUAH STUDI LITERATUR. Jurnal Akuntansi Bisnis dan Ekonomi. 6(2), 1671-1680. DOI: https://doi.org/10.33197/jabe.vol6.iss2.2020.617

Rorong, M.J. (2020). FENOMENOLOGI. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Saraswati, & Agustina, N. (2020). The Impact of Human Capital on Shadow Economy in Indonesia. Economics and Finance in Indonesia. 66(1), 11-24. DOI: https://doi.org/10.47291/efi.v66i1.629

Sari, R. H. D. P. & Mashuri, A. A. S. (2022). Tax Morale: Kesadaran Pajak Generasi Muda Sebagai Wujud Bela Negara. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(5), 2548-1398. DOI: https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i5.7125

Schneider, F. & Enste, D.H. (2000). Shadow Economies: Size, Causes, and Consequenses. Journal of Economic Literature, 38(1), 77-114. https://www.jstor.org/stable/2565360

Smith, D.W. (2003). Phenomenology. The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Summer 2018 Edition).

Smith, J.A., Flowers, P., & Larkin, M. (2022). Interpretative Phenomenological Analysis: Theory, Method and Research. 2nd Edition.

Sibagariang, F.A., Mauboy, L.M., Erviana, R., & Kartiasih, F. (2023). Gambaran Pekerja Informal dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya di Indonesia Tahun 2022. Seminar Nasional Official Statistics, 2023(1), 151-160. DOI: https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1892

Torgler, B. (2003). To evade taxes or not to evade: That is the question. Journal of Socio-Economics, 32(3), 283–302. DOI: https://doi.org/10.1016/S1053-5357(03)00040-4

Tyler, T. R. (1990). Why People Obey the Law. New Haven: Yale University Press.

Viona, M., Nabila, Katanging, D.G., & Pangestoeti, W. (2025). Hubungan Antara Kepatuhan Wajib Pajak dan Penerimaan Negara: Perspektif Ekonomi Publik. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(11), 845-852. DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15777646

Wade, C. & Tavris, C. (2007). Psikologi. Jakarta: Erlangga.

Zainudin, F.M., Nugroho, R., & Muamarah, H.S. 2022. Pengaruh Kepercayaan Kepada Pemerintah Terhadap Kepatuhan Pajak Dengan Persepsi Keadilan Pajak Sebagai Variabel Intervening. JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Review), 6(1): 107–121. DOI: https://doi.org/10.31092/jpi.v6i1.1616

Downloads

Published

2026-06-16