ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB ORDER COSTING PADA UMKM LANGGANAN SABLON

Authors

  • Nesti Hapsari Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.31539/rnbt0j72

Keywords:

Harga Pokok Produksi; Job Order Costing; UMKM, Sablon DTF.

Abstract

ntaan pelanggan secara langsung. Dalam praktiknya, tidak sedikit pelaku usaha yang belum mampu mencatat dan mengidentifikasi seluruh komponen biaya produksi secara menyeluruh, sehingga nilai Harga Pokok Produksi (HPP) yang diperoleh tidak mencerminkan beban biaya yang sebenarnya terjadi. Kondisi semacam ini berpotensi menyebabkan penetapan harga jual yang kurang tepat dan pada akhirnya berdampak negatif pada keberlangsungan dan profitabilitas bisnis. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pendekatan perhitungan biaya yang lebih sistematis dan terperinci. Penelitian ini dirancang untuk mengkaji implementasi metode Job Order Costing dalam menghitung HPP pada UMKM Langganan Sablon. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan proses pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta penelusuran dokumen keuangan yang berkaitan dengan kegiatan produksi. Elemen biaya yang dianalisis dalam penelitian ini terdiri atas biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik dalam satu rangkaian pesanan produksi 100 unit kaos sablon menggunakan teknik DTF (Direct Transfer Film). Hasil kajian menunjukkan bahwa keseluruhan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pesanan 100 unit kaos sablon DTF dengan pendekatan Job Order Costing adalah sebesar Rp5.990.667, atau setara dengan Rp59.906,67 per unit. Jika dibandingkan dengan metode kalkulasi sederhana yang sebelumnya diterapkan, pendekatan Job Order Costing terbukti mampu mengalokasikan beban produksi secara lebih proporsional dan terstruktur. Dengan demikian, penerapan metode ini memberikan fondasi informasi biaya yang dapat diandalkan oleh pelaku UMKM dalam menetapkan harga jual yang kompetitif serta mengambil keputusan operasional yang lebih efektif.



References

Bustami, B., & Nurlela. (2019). Akuntansi Biaya. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2018). Cost Management: Accounting and Control. Boston: Cengage Learning.

Ilham, M., & Sudarno. (2013). Akuntansi Biaya. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Khoirina, et al. (2024). Analisis Penentuan Harga Jual pada Usaha Sablon. Jurnal Akuntansi dan Keuangan UMKM.

Mulyadi. (2018). Akuntansi Biaya (Edisi 5). Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Samryn, L. M. (2018). Akuntansi Manajemen. Jakarta: Kencana.

Sujarweni, V. W. (2020). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Suryani, & Marleni. (2023). Perhitungan Harga Pokok Produksi pada Usaha Sablon dan Percetakan. Jurnal Manajemen dan Akuntansi.

Downloads

Published

2026-06-23