ANALISIS KINERJA EKSPOR PRODUK PERTANIAN CENGKEH DARI INDONESIA KE PASAR INTERNASIONAL PADA PERIODE 2015–2024
DOI:
https://doi.org/10.31539/gemjeb27Keywords:
cengkeh, daya saing ekspor, RCA, RSCA, TBI, EPD, VietnamAbstract
Penelitian ini menganalisis kinerja dan daya saing ekspor produk pertanian cengkeh (HS 0907) Indonesia di pasar internasional pada periode 2015–2024. Metode yang digunakan kuantitatif deskriptif dengan empat indikator yang saling melengkapi, yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA), Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA), Trade Balance Index (TBI), dan Export Product Dynamics (EPD), berbasis data sekunder Trade Map dan UN Comtrade. Hasil penelitian menunjukkan Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang kuat dan stabil, dengan RCA selalu di atas satu (rata-rata 23,54) dan RSCA selalu positif (rata-rata 0,878). Indikator TBI berfluktuasi antara posisi net pengekspor dan net pengimpor akibat tingginya penyerapan cengkeh oleh industri kretek pada tahun panen rendah. Analisis EPD menempatkan cengkeh Indonesia pada kuadran Rising Star karena pertumbuhan pangsa ekspor (2,798) dan pertumbuhan permintaan dunia (0,247) sama-sama positif. Dibandingkan Vietnam sebagai negara komparasi, Indonesia jauh lebih unggul secara absolut meskipun Vietnam membukukan CAGR 14,7 persen per tahun. Indonesia menjadi pengekspor cengkeh terbesar dunia dengan pangsa 49,0 persen pada 2024. Penelitian menyimpulkan bahwa keunggulan komparatif Indonesia kuat tetapi rapuh terhadap siklus panen
References
[1] B. Balassa. 1965. Trade Liberalisation and Revealed Comparative Advantage. The Manchester School 33(2): 99–123.
[2] D. Esterhuizen. 2006. Measuring and Analysing Competitiveness in the Agribusiness Sector: Methodological and Analytical Framework. Disertasi Doktoral. University of Pretoria. Pretoria.
[3] G. Lafay. 1992. The Measurement of Revealed Comparative Advantages. Dalam M.G. Dagenais dan P.-A. Muet (Ed.), International Trade Modelling: 209–234. Chapman & Hall. London.
[4] S.P. Mellinia, I. Kartika, dan E. Wijayanti. 2024. Analisis Daya Saing Ekspor Cengkeh Indonesia di Pasar Internasional. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 8(3).
[5] E. Purna Yudha dan N.Z. Jannah. 2023. Analisis Daya Saing Cengkeh Indonesia ke Vietnam serta Faktor-Faktor yang Memengaruhinya. [Nama jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].
[6] Y. Retnaningsih, P. Nur Indah, dan D. Wahyuning Laily. 2024. Analisis Tingkat Daya Saing Cengkeh Indonesia terhadap Negara Pesaing: Tanzania dan Madagaskar. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis 10(2): 2906–2912.
[7] Sugiyono. 2023. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta. Bandung.
[8] General Statistics Office of Vietnam. 2024. Statistical Yearbook of Vietnam 2024. Statistical Publishing House. Hanoi.
[9] F. Zuhdi, L. Rahmadona, dan A.S. Maulana. 2020. Daya Saing Ekspor Rempah Indonesia ke European Union-15. [Nama jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].
[10] F. Zuhdi dan K.R. Rambe. 2021. Daya Saing Ekspor Cengkeh Indonesia di Pasar Global. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 17(2): 165–174.
[11]World Bank: World Bank. (2025). World Integrated Trade Solution (WITS).
[12]Afika, N. (2024). Analisis Daya Saing Cengkeh di Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin (Tesis Master, Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian).
[13] Akbar, F. M., & Widyastutik, W. (2022). Analysis of Competitiveness, Dynamics, and Determinants of Main Commodity Export Demand from Indonesia to United Kingdom. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 11(2), 108–131.
[14]Alisia, R., & Maria, M. (2023). Perbandingan Daya Saing Ekspor Cengkeh Indonesia dan Madagaskar di Pasar Internasional. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 10(1), 179-183.
[15]Barus, R. F. A., Rachmina, D., & Hidayat, N. K. (2025). Analysis of the Competitiveness of Indonesian Clove Exports to the Main Destination. Agro Bali: Agricultural Journal, 7(1), 246-255.
[16]Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik perdagangan luar negeri Indonesia: Ekspor 2023. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.
[17]Food and Agriculture Organization (FAO). (2023). World food and agriculture – Statistical yearbook 2023. FAO.
[18]International Trade Centre (ITC). (2024). Trade Map: Trade statistics for international business development.
[19]Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Outlook komoditas perkebunan cengkeh. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian.
[20]Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2023). Analisis kinerja perdagangan luar negeri Indonesia. Pusat Data dan Sistem Informasi, Kementerian Perdagangan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Najwan Fatullah Mansur, Rizqi Muttaqin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

