PENGARUH BI RATE, INFLASI DAN NILAI TUKAR USD TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN SEKTOR TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021–2025

Authors

  • Tabita Theresia Panjaitan Universitas Airlangga, Surabaya
  • Puput Tri Komalasari Universitas Airlangga, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31539/04w3bc57

Keywords:

BI Rate, inflasi, nilai tukar, profitabilitas, ROA, sektor transportasi

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh BI Rate, inflasi, dan nilai tukar USD/IDR terhadap profitabilitas (ROA) perusahaan sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan metode regresi linear berganda dengan sampel 58 perusahaan (290 observasi) dan perangkat lunak Jamovi. Hasil uji parsial menunjukkan: (1) BI Rate tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (β=0,470; p=0,693); (2) inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap ROA (β=1,741; p=0,031); (3) nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (β=0,001; p=0,739). Secara simultan, inflasi berpengaruh signifikan terhadap ROA melalui uji ANOVA (F=4,695; p=0,031), sementara BI Rate dan nilai tukar tidak signifikan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 2,14% mengindikasikan bahwa variabel makroekonomi memiliki daya jelaskan sangat terbatas terhadap profitabilitas sektor transportasi, dan faktor spesifik perusahaan jauh lebih dominan.

References

[1] Martins, J. M., et al. (2024). Global Economic Uncertainty and Firm Performance. Journal of International Business Studies, 55(3), 312–330.

[2] Saini, V., et al. (2024). Monetary Policy Transmission and Corporate Profitability. Emerging Markets Finance and Trade, 60(5), 1102–1119.

[3] Fadila, R., et al. (2025). Pengaruh Variabel Makroekonomi terhadap Kinerja Keuangan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.

[4] Ramadhan, F. (2025). Suku Bunga dan Profitabilitas: Analisis Sektor Transportasi. Jurnal Manajemen Indonesia.

[5] Riwu, R. M., et al. (2025). Nilai Tukar dan Kinerja Keuangan di Negara Berkembang. Jurnal Ekonomi Pembangunan.

[6] Firmansyah, A., et al. (2022). Inflasi dan Profitabilitas: Perspektif Cost-Push. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia.

[7] Krugman, P. R., & Obstfeld, M. (2020). International Economics (12th ed.). Pearson Education.

[8] Almira, N. P. A. K., & Wiagustini, N. L. P. (2020). Return on Asset, Return on Equity, dan Earning per Share Berpengaruh terhadap Return Saham. E-Jurnal Manajemen Unud, 9(3), 1069–1088.

[9] Gunawan, A., et al. (2026). Nilai Tukar dan Kinerja Sektor Riil di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan.

[10] Bernanke, B. S., & Blinder, A. S. (1992). The Federal Funds Rate and the Channels of Monetary Transmission. American Economic Review, 82(4), 901–921.

[11] Mishkin, F. S. (2019). The Economics of Money, Banking, and Financial Markets (12th ed.). Pearson Education.

[12] Husnan, S., & Pudjiastuti, E. (2015). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan (7th ed.). UPP STIM YKPN.

[13] Dornbusch, R., Fischer, S., & Startz,

Downloads

Published

2026-07-25