PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KOMPENSASI, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS PADA DINAS PUTR-HUB KABUPATEN PAKPAK BHARAT)
DOI:
https://doi.org/10.31539/fjae3273Keywords:
Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai, Kepemimpinan Transformasional, KompensasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUTR-HUB) Kabupaten Pakpak Bharat. Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berkualitas. Kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan budaya organisasi dipandang sebagai faktor yang dapat memengaruhi kinerja pegawai, sedangkan motivasi kerja diduga dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Dinas PUTR-HUB Kabupaten Pakpak Bharat. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Evaluasi model dilakukan melalui pengujian model pengukuran (outer model) untuk menguji validitas dan reliabilitas konstruk serta model struktural (inner model) untuk menguji hubungan antarvariabel dan pengaruh variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja juga berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara variabel independen dan kinerja pegawai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan transformasional, pemberian kompensasi yang sesuai, serta penguatan budaya organisasi dapat mendukung peningkatan kinerja pegawai, terutama apabila didukung oleh motivasi kerja yang tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi Dinas PUTR-HUB Kabupaten Pakpak Bharat dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif untuk meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
References
Alam, R. (2024). Motivasi kerja dalam sistem manajemen SDM sektor publik. Jurnal Manajemen Publik, 6(1), 1–15.
Anderson, M. H., & Sun, P. Y. T. (2017). Reviewing leadership styles: Overlaps and the need for a new full-range theory. International Journal of Management Reviews, 19(1), 76–96.
Armstrong, M. (2014). Armstrong’s Handbook of Human Resource Management Practice (13th ed.). London: Kogan Page.
Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2021). Transformational leadership (2nd ed.). Taylor & Francis Group.
Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Pakpak Bharat. (2024). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
Farlina, N., et al. (2025). Budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 9(1), 22–35.
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed., pp. 8–10). SAGE Publications.
Hidayat, R. (2021). The influence of compensation on employee performance. Journal of Human Resource Management, 9(1), 12–20.
Ibrahim, M., et al. (2023). Work motivation and leadership style on employee performance. International Journal of Human Resource Studies, 13(2), 89–102.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2014). Peraturan Menteri PANRB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Jakarta.
Khan, R., Salamzadeh, Y., Shah, S. Z. A., & Hussain, M. (2023). Factors affecting employee motivation and its impact on organizational performance based on Maslow’s hierarchy of needs. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 7(3), 114–116. https://doi.org/10.24294/jipd.v7i3.2187
Kurniawan, B. (2024). Compensation, motivation, and employee performance: An empirical study. International Journal of Business Management, 19(2), 102–110.
Latan, H., & Ghozali, I. (2015). Partial Least Squares: Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.0. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Lee, Y., Kim, S., & Kim, J. (2022). Transformational leadership and employee performance: The mediating role of motivation. Leadership & Organization Development Journal, 43(3), 410–425.
Luthans, F., Luthans, B. C., & Luthans, K. W. (2021). Organizational behavior: An evidence-based approach (14th ed.). Information Age Publishing. ISBN 978-1648021251.
Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.
Muliati, M., Hendrian, H., & Pane, D. (2024). Kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja dengan motivasi sebagai variabel moderasi. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 12(1), 1–15.
Ningsih, R., Gani, A., & Abdullah, M. (2022). Pengaruh kompetensi, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap kinerja dengan motivasi sebagai variabel moderasi. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(3), 77–89.
Nguyen, T. N., Mai, K. N., & Nguyen, P. V. (2019). Factors affecting employee performance: The role of organizational culture. Journal of Asian Business and Economic Studies, 26(2), 221–237.
Northouse, P. G. (2019). Leadership: Theory and Practice (8th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Mangkunegara, A. A. Anwar Prabu. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pemerintah Republik Indonesia. (2006). Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Jakarta.
Pratama, A. (2023). The effect of compensation and organizational culture on employee performance. International Journal of Economics and Management Studies, 10(1), 45–54.
Pratama, R., & Nugroho, Y. (2020). Pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 11(2), 123–135.
Putra, I., Wijaya, B., & Saputra, D. (2020). Pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(1), 25–35.
utra, R. A., Sudiro, A., & Noermijati. (2020). The effect of compensation and motivation on employee performance. Management Science Letters, 10(3), 587–592.
Rahman, A. (2021). Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Administrasi Bisnis, 10(2), 66–78.
Rahman, A., & Kurniawan, D. (2021). Pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Indonesia, 9(1), 50–60.
Riduwan. (2015). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Ringle, C. M., Wende, S., & Becker, J.-M. (2022). SmartPLS (Version 4.0). Hamburg: SmartPLS GmbH.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). New Jersey: Pearson Education
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Manogu Hutasoit, Sri Gustina Pane, Beby Karina Sembiring

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

