ANALISIS PENGENDALIAN PRODUK PUPUK DOMESTIK DAN EKSPOR MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA PADA PT.XYZ

Authors

  • Fakhrur Rozi Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Deny Andesta Universitas Muhammadiyah Gresik

DOI:

https://doi.org/10.31539/q1yq7t78

Abstract

Sebagai salah satu produsen pupuk terlengkap di Indonesia PT.XZY menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produknya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Perusahaan mempunyai komitmen terhadap kualitas yang tinggi namun variasi dalam proses produksi terkadang mengakibatkan cacat produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kualitas produk pupuk baik domestik maupun ekspor. Penelitian ini menggunakan metode Seven Tools untuk mengidentifikasi penyebab defect dalam proses produksi dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk melakukan perbaikan. Berdasarkan data produksi bulan April hingga Agustus, total produksi mencapai 249.845 ton dengan jumlah defect  sebanyak 3.462 ton. Jenis defect yang dominan meliputi analisis produk belum diketahui (1.863 ton), butiran tidak seragam (1.511 ton), dan warna tidak sesuai spesifikasi (88 ton). Analisis menggunakan peta kontrol (P-chart) menunjukkan tingkat cacat pada bulan Juni melampaui batas kendali atas. Hasil perhitungan RPN didapatkan nilai tertinggi sebesar 336 terdapat pada kegagalan analisis produk belum diketahui akibat perubahan produk dari domestik ke ekspor. Temuan ini memberikan acuan bagi produsen pupuk untuk memperkuat pengawasan proses produksi dan sistem pengendalian mutu guna menekan tingkat defect serta menjaga konsistensi kualitas produk sesuai standar domsetik maupun ekspor

Kata Kunci: Kualitas, Seven Tools, FMEA

References

Alfiansyah, M., Rahmadani, D., & Suryana, H. (2024). Penerapan metode FMEA untuk mengurangi produk cacat pada proses produksi. Jurnal Teknologi dan Industri, 9(2), 112–120.

Falah, M. A., Prasetyo, T., & Widodo, R. (2023). Evaluasi risiko proses produksi menggunakan metode FMEA. Jurnal Sains dan Teknologi, 7(2), 98–105.

Fauzan, L., & Pratama, R. (2023). Penerapan FMEA untuk peningkatan kualitas produk ekspor. Jurnal Teknik Manufaktur Indonesia, 8(2), 121–129.

Firmansyah, M. J., & Nuruddin, M. (2022). Analisis pengendalian kualitas produksi pada PT. XYZ menggunakan metode Seven Tools dan FMEA. SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 20(1), 231–238.

Gaspersz, V. (2005). Sistem manajemen kinerja terintegrasi balanced scorecard dengan Six Sigma untuk organisasi bisnis dan pemerintah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ginting, R. (2007). Sistem produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hidayati, N., & Wahyudi, T. (2023). Analisis pengendalian kualitas pada proses produksi menggunakan Seven Tools. Jurnal Sains dan Teknologi Terapan, 5(1), 34–42.

Ilham, A., Herdiana, D., & Asfarina, N. (2024). Implementasi Seven Tools untuk mengidentifikasi penyebab cacat produk pada industri manufaktur. Jurnal Sistem dan Manufaktur, 10(1), 43–52.

Ishikawa, K. (1982). Guide to quality control (2nd ed.). Tokyo: Asian Productivity Organization.

Kurniawan, A., & Setiawan, D. (2022). Strategi peningkatan mutu produk menggunakan metode FMEA dan Pareto Chart. Jurnal Teknologi dan Riset Industri, 7(3), 150–158.

Nur’Aini, V., & Andesta, D. (2024). Analisis pengendalian kualitas produksi papan fiber semen dengan metode Seven Tools dan FMEA pada PT. XYZ. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(2), 1166–1173.

Putri, A. D., & Nugroho, T. (2022). Analisis efektivitas sistem pengendalian mutu menggunakan FMEA. Jurnal Teknologi Industri dan Sistem Informasi, 4(2), 65–74.

Rahman, A., & Hidayat, B. (2024). Optimalisasi kualitas produk menggunakan metode Seven Tools dan FMEA. Jurnal Integrasi Teknik Industri, 9(1), 59–68.

Rani, A. M. (2016). Menganalisis defect sanding mark unit pick up TMC dengan metode Seven Tools PT. ADM. Integrasi Sistem Industri, 19–21.

Rosita, L., & Ramadhan, E. (2024). Penerapan diagram sebab akibat dan FMEA dalam menurunkan produk cacat di industri kimia. Jurnal Teknik Produksi Modern, 10(2), 101–110.

Safitri, W., & Fahreza, D. M. (2023). The analysis of product defect with Seven Tools and FMEA. Jurnal Pelita Manajemen, 20(1), 1–12.

Susanti, W. (2023). Penerapan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menurunkan defect pada proses produksi. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 14(1), 89–97.

Wijaya, B. S., & Andesta, D. (2021). Minimasi kecacatan pada produk kemasan kedelai menggunakan Six Sigma, FMEA dan Seven Tools di PT. SATP. Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri, 5(2), 83–91.

Wibowo, A., & Rahmadani, D. (2023). Penerapan metode Seven Tools dan FMEA untuk pengendalian kualitas produk manufaktur. Jurnal Teknologi Rekayasa dan Produksi, 6(3), 201–209.

Yuliani, E., & Siregar, F. (2024). Identifikasi penyebab defect dengan metode Seven Tools pada proses produksi pupuk. Jurnal Rekayasa dan Produksi, 12(2), 88–96.

Downloads

Published

2025-11-23