EVALUASI SISTEM PERBAIKAN FIRST PRESS DAN SECOND PRESS MENGGUNAKAN METODE FMEA (FAILURE MODE ANDEFFECT ANALYSIS) PADA PT XYZ

Authors

  • Reyes V B Tampubolon Universitas Prima Indonesia
  • Dion Saputra. H Universitas Prima Indonesia
  • Jon Judiarto Siregar Universitas Prima Indonesia
  • Jusra Tampubolon Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31539/xwk56766

Abstract

PT XYZ Unit Pabrik Kernel Oil (PKO) Sei Mangkei merupakan unit pengolahan inti sawit yang menghasilkan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) dan Palm Kernel Meal (PKM). Dalam proses produksi, keandalan mesin First Press dan Second Press sangat berpengaruh terhadap kualitas produk dan efisiensi operasional. Namun, pada kondisi aktual masih sering terjadi kerusakan mesin, khususnya pada komponen screw yang mengalami keausan, sehingga menyebabkan meningkatnya oil losses dan menurunnya kinerja mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pemeliharaan, perawatan, dan perbaikan mesin First Press dan Second Press menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta pengumpulan data kerusakan mesin. Setiap potensi kegagalan dianalisis berdasarkan nilai severity, occurrence, dan detection untuk menentukan Risk Priority Number (RPN). Hasil analisis menunjukkan bahwa keausan screw merupakan mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi dan menjadi prioritas utama perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan sistem pemeliharaan melalui penjadwalan perawatan yang lebih teratur, peningkatan pengawasan kondisi mesin, serta penerapan standar operasional prosedur yang konsisten. Dengan penerapan rekomendasi tersebut, diharapkan keandalan mesin dapat meningkat, risiko kerusakan dapat diminimalkan, dan target produksi perusahaan dapat tercapai secara optimal.

Kata Kunci :   Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Pemeliharaan Mesin, First Press, Second Press, Crude Palm Kernel Oil (CPKO)

References

Pasaribu, R., Ritonga, M., & Irwan, I. (2021). Analisis kegagalan mesin menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada industri manufaktur. Jurnal Teknik Industri, 12(2), 45–53.

Sutrisno, S., & Putra, R. (2022). Evaluasi sistem perawatan mesin untuk meningkatkan efisiensi produksi. Jurnal Rekayasa Industri, 14(1), 21–30.

Meutia, D., & Nasution, H. (2024). Analisis kinerja mesin press pada industri kelapa sawit menggunakan metode FMEA. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 18(1), 55–64.

Hidayat, T., Siregar, M., & Lubis, A. (2023). Penerapan FMEA dalam peningkatan keandalan mesin produksi. Jurnal Sistem Teknik Industri, 25(3), 120–128.

Nasution, F., Harahap, R., & Sihombing, D. (2025). Evaluasi sistem perawatan mesin terhadap produktivitas industri kelapa sawit. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, 10(1), 33–41.

Amalia, R., & Prasetyo, E. (2022). Pengaruh perawatan mesin terhadap produktivitas produksi. Jurnal Manajemen Industri, 9(2), 67–75.

Sukania, I. W., & Wijaya, T. (2022). Analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dalam sistem perawatan mesin. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 11(1), 15–24.

Rakhmadina, A., Triardianto, K., & Nur Ibad, M. (2024). Identifikasi risiko kerusakan mesin menggunakan metode FMEA dan diagram Pareto. Jurnal Teknik Industri, 15(2), 88–97.

Syahputri, R. (2023). Strategi pemeliharaan mesin untuk meningkatkan keandalan produksi. Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 7(1), 40–48.

Sabri, M., & Geubrina, R. (2024). Analisis kerusakan mesin produksi menggunakan pendekatan FMEA. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 13(1), 22–30.

Downloads

Published

2026-07-11