SISTEM PAKAR BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP KEPRIBADIAN SISWA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR DAN BACKWARD CHAINING WEB

Authors

  • Winda Cahyanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Raissa Amanda Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31539/y810h690

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan pengembangan Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling terhadap Kepribadian Siswa menggunakan metode Certainty Factor dan Backward Chaining berbasis web. Latar belakang penelitian adalah kebutuhan akan alat bantu yang dapat mendukung guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam melakukan identifikasi awal kecenderungan kepribadian siswa secara lebih terstruktur. Sistem menggunakan empat kecenderungan kepribadian, yaitu Dominance (D), Influence (I), Steadiness (S), dan Compliance (C). Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru BK, dan studi literatur. Penelitian dilaksanakan di MTs TPI Gunung Pamela. Data pendukung yang tercatat dalam dokumen sumber berjumlah 108 siswa. Backward Chaining digunakan untuk melakukan penalaran berbasis tujuan dengan menelusuri hipotesis menuju indikator pendukung, sedangkan Certainty Factor digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan terhadap hipotesis berdasarkan evidence dan bobot pengetahuan. Sistem dirancang dengan modul pengelolaan data kepribadian, indikator, bobot keyakinan, rule, konsultasi, inferensi, perhitungan Certainty Factor, hasil identifikasi, dan riwayat konsultasi. Pengujian sistem mencakup pengujian fungsional, pengujian perhitungan, serta perbandingan dengan penilaian pakar. Dokumen sumber memberikan contoh hasil pengujian berupa simulasi dan secara eksplisit menyatakan bahwa angka simulasi tersebut bukan hasil penelitian lapangan sebenarnya. Oleh karena itu, hasil aktual perlu diisi setelah validasi pakar dan pengujian lapangan dilakukan. Sistem yang dihasilkan berfungsi sebagai alat bantu identifikasi awal dan tidak menggantikan peran guru BK atau konselor.

 

Kata kunci : sistem pakar; bimbingan dan konseling; kepribadian siswa; Certainty Factor; Backward

        Chaining; web.

References

Afifah, P. N. (2021). Rancang bangun sistem pakar bimbingan konseling kesulitan belajar siswa dengan menggunakan metode forward chaining studi kasus di SMPN 1 Mejayan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SENATIK).

American School Counselor Association. (2022). The ASCA National Model: A Framework for School Counseling Programs (4th ed.). American School Counselor Association.

Corey, G. (2017). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning. https://www.cengage.com/

Durkin, J. (1994). Expert Systems: Design and Development. Prentice Hall. https://books.google.com/

Fonda, H., Fahlevi, R., & Gunawan, A. (2021). Aplikasi bimbingan konseling terhadap permasalahan siswa menggunakan metode backward chaining berbasis web. Jurnal Ilmu Komputer, 10(1), 1–8. https://doi.org/10.33060/JIK/2021/Vol10.Iss1.203

Giarratano, J. C., & Riley, G. D. (2005). Expert Systems: Principles and Programming (4th ed.). Thomson Course Technology. https://books.google.com/books?id=19-4QgAACAAJ

Jackson, P. (1999). Introduction to Expert Systems (3rd ed.). Addison-Wesley. https://books.google.com/

Kurniawan, F., & Saputra, D. (2023). Implementasi backward chaining pada sistem pakar konsultasi permasalahan siswa berbasis web. Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, 9(2), 120–128.

Kusrini. (2021). Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi.

Manurung, L., & Simbolon, R. (2025). Sistem pakar diagnosa permasalahan konseling menggunakan kombinasi forward dan backward chaining. Jurnal Informatika Kaputama, 9(1), 45–54.

Negnevitsky, M. (2011). Artificial Intelligence: A Guide to Intelligent Systems (3rd ed.). Pearson Education. https://books.google.com/

Permendikbud Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://jdih.kemdikbud.go.id/

Prahasti, P., & Sari, V. N. (2019). Aplikasi layanan bimbingan konseling dalam mengentaskan permasalahan kenakalan siswa pada SMAN 1 Seluma berbasis sistem pakar. CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science), 4(2), 179–186. https://doi.org/10.24114/cess.v4i2.14151

Prahasti, P., & Sari, V. N. (2021). Sistem pakar bimbingan konseling dalam mengidentifikasi permasalahan siswa berbasis web. CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science), 6(2), 230–238.

Pratama, D., & Wijaya, A. (2022). Implementasi metode backward chaining pada sistem pakar untuk diagnosis berbasis aturan. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, 11(1), 55–64.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Pressman, R. S., & Maxim, B. R. (2020). Software Engineering: A Practitioner’s Approach (9th ed.). McGraw-Hill Education. https://books.google.com/

Rahayu, S. (2025). Sistem pakar untuk diagnosis gangguan mental pada remaja dengan metode forward chaining berbasis Java. Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI), 6(2).

Ridwan, M., Harahap, A., & Lubis, S. (2022). Sistem pakar diagnosa gangguan psikologis remaja menggunakan metode Dempster-Shafer. Jurnal Media Informatika Budidarma, 6(3), 1450–1457.

Russell, S. J., & Norvig, P. (2021). Artificial Intelligence: A Modern Approach (4th ed.). Pearson. https://aima.cs.berkeley.edu/

Santrock, J. W. (2019). Educational Psychology. McGraw-Hill Education. https://books.google.com/

Sari, M., & Nugroho, B. (2024). Sistem pakar identifikasi perilaku menyimpang siswa menggunakan metode certainty factor berbasis web. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 6(1), 1–10.

Shafer, G. (1976). A Mathematical Theory of Evidence. Princeton University Press. https://press.princeton.edu/books/hardcover/9780691100425/a-mathematical-theory-of-evidence

Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. The Free Press. https://www.bfskinner.org/

Sommerville, I. (2020). Software Engineering. Pearson Education. https://books.google.com/

Syahputra, R., & Nasution, M. (2021). Penerapan metode Dempster-Shafer dalam sistem pakar diagnosa perilaku menyimpang siswa. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 5(6), 1105–1112.

Turban, E., Sharda, R., & Delen, D. (2018). Decision Support and Business Intelligence Systems. Pearson Education. https://books.google.com/

UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education: A Tool on Whose Terms? UNESCO Publishing.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2016). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Yuwono, D. T., Fadlil, A., & Sunardi, S. (2019). Implementasi metode Dempster-Shafer pada sistem pakar diagnosa gangguan kepribadian. Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 9(1), 25–31. https://doi.org/10.21456/vol9iss1pp25-31

Yuwono, D. T., Fadlil, A., & Sunardi, S. (2021). Implementasi metode Dempster-Shafer pada sistem pakar diagnosis berbasis ketidakpastian. Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 11(1), 25–33.

Downloads

Published

2026-08-26