https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/issue/feedINTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science2025-01-25T02:51:06+00:00Ahmad Gawdy Prananosaahmadgawdynano@yahoo.comOpen Journal Systems<p align="justify">INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science is published IPM2KPE as the information and communication media for practitioners, researchers and academics who engaged, put interest and fully attention on the development of information system, information technology, computer science, software engineering, informatics engineering, Electrical Engineering & Industrial Engineering. INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science is published annually 6 times every January- March- Mei-July- September and November. Journal of Information Technology and Computer Science publishes articles both in in online/OJS (e-ISSN 2614-1574) and printed (p-ISSN 2621-3249). </p>https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/13364Analisis Pengaruh Organisasi dan Manusia Terhadap Asset Perfomance Pada Perusahaan Energi2025-01-05T02:36:36+00:00Muria Shandy Majid21916029@students.uii.ac.idRatna Agil Apriani22916006@students.uii.ac.idAlya Fauziah Kusuma Wardhani21916019@alumni.uii.ac.idDemas Emirbuwono Basukidemasemirbuwono@gmail.comWinda Nur Cahyo025200519@uii.ac.id<p><em>Implementasi manajemen aset pada PT XYZ telah meningkatkan kinerja operasional serta menurunkan biaya pemeliharaan pada pembangkit sejak diterapkan pada 2004. Pada penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis peran elemen "organization and people" dalam keberhasilan manajemen aset guna memperkuat implementasi di beberapa anak perusahaan PT XYZ. Penelitian dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modelling untuk menguji hubungan antar variabel dalam manajemen aset. Evaluation model measurement melalui indicator uji outer loading, AVE, dan realibiltias yang memenuhi syarat. Pada pengujian Structural Model, digunakan adanya lima hipotesis untuk membandingkan keterkaitan antar variabel yang ada. Pada hasil diperoleh bahwa leadership management dan organizational structure secara signifikan mempengaruhi organizational culture, sementara competence management berpengaruh pada human resource competence. Namun, pengaruh human resource competence terhadap asset performance tidak signifikan.</em></p>2025-01-05T01:32:40+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/13627Analisa Performa Convolution Neural Network Dalam Pengenalan Tulisan Tangan Aksara Lontara2025-01-05T02:36:36+00:00Ni Putu Irene Pasca Nurahdikairenepasca98@gmail.comJoko Sutopojksutopo@uty.ac.id<p>Aksara Lontara merupakan warisan budaya Nusantara yang perlu dilestarikan melalui teknologi modern. Penelitian ini menerapkan Convolutional Neural Network (CNN) untuk mengenali tulisan tangan aksara Lontara, yang terdiri dari 23 karakter dengan berbagai variasi bentuk. Dataset terdiri dari 7.452 gambar pelatihan dan 3.726 gambar validasi. Tahap preprocessing mencakup normalisasi dan augmentasi data untuk meningkatkan generalisasi. Model CNN memiliki tiga lapisan konvolusi, fungsi aktivasi ReLU, dropout untuk mencegah overfitting, dan softmax di lapisan keluaran. Optimasi dilakukan menggunakan algoritma Adam dengan fungsi loss categorical crossentropy. Hasil menunjukkan akurasi pelatihan sebesar 93,04% dan validasi 92,27%, dengan nilai kerugian yang menurun signifikan. Analisis grafik menunjukkan konsistensi antara data pelatihan dan validasi, memperlihatkan kemampuan generalisasi yang baik. Penelitian ini membuktikan efektivitas CNN dalam pengenalan aksara Lontara, mendukung pelestarian warisan budaya melalui digitalisasi.</p>2025-01-05T01:47:04+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/14009Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru KIP Menggunakan Metode SAW2025-01-05T02:36:37+00:00Dian Oktaridianoktari28@gmail.comJaka Dernatajakadernata@gmail.comBentar Priyopradonobentarpriyopradono@gmail.comAde Titin Sumarniadetitinunihaz@gmail.comNovi Rahayunovierahayu1980@gmail.com<p>Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berperan penting dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Untuk meningkatkan keadilan dan objektivitas dalam seleksi, dikembangkan sistem SPK berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini memungkinkan penilaian calon mahasiswa berdasarkan 8 kriteria seperti kepemilikan kartu kip, status tempat tinggal, orang tua penerima bantuan, prestasi akademik, prestasi non akademik,keterlibatan organisasi , dan hasil wawancara yang kemudian digabungkan untuk menentukan skor akhir menggunakan metode SAW. Hasil implementasi sistem ini menunjukkan bahwa penggunaan metode SAW dapat mempercepat proses seleksi dan meningkatkan objektivitas keputusan. Sistem ini juga mempermudah panitia dalam melakukan evaluasi dan perbandingan antar calon mahasiswa secara lebih sistematis dan transparan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat mendukung Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH dalam menjalankan proses seleksi yang lebih efisien dan adil dalam pemberian beasiswa KIP.</p>2025-01-05T02:15:26+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/13705Analisis Sentimen Ulasan Aplikasi Jago Bank Digital Menggunakan Multi Layer Perceptron2025-01-05T02:36:37+00:00Ramadhan Chandraditio1910631170118@student.unsika.ac.idGarno Garnogarno@unsika.ac.idJajam Haerul Jamanjajamhaeruljaman@unsika.ac.id<p>Bank Jago merupakan platform perbankan daring yang memungkinkan pengguna mengakses layanan perbankan secara langsung melalui telepon pintar. Aplikasi Bank Jago telah mencapai tonggak sejarah yang mengesankan, yakni sebanyak 5 juta unduhan di <em>Google Play Store</em>, dengan rating 4,6. Pengguna berbagi pengalaman dengan memberikan rating dan ulasan di <em>platform</em> ini. Meskipun demikian, terkadang rating tidak sesuai dengan isi ulasan. Banyaknya ulasan yang tidak terstruktur sering kali mempersulit pemahaman umpan balik pengguna. Dalam pengembangan aplikasi, opini pengguna sama pentingnya dengan rating itu sendiri. Oleh karena itu, pengembang harus menafsirkan setiap ulasan yang diterima secara efektif. Untuk mencapai hal ini, analisis sentimen dilakukan terhadap ulasan tersebut dengan menggunakan algoritma <em>Multi Layer Perceptron</em>, yang bertujuan untuk mengumpulkan wawasan tentang sentimen pengguna terkait aplikasi Bank Jago di Google Play Store. Penelitian ini menggunakan metode <em>Knowledge Discovery in Database</em> (KDD) yang terdiri dari 5 tahap, yaitu <em>Data Selection</em>, <em>Preprocessing</em>, <em>Transformation</em>, <em>Data</em> <em>Mining</em>, dan <em>Evaluation</em>. Data yang digunakan adalah 5174 ulasan aplikasi Bank Jago, dengan 3629 ulasan positif dan 1499 ulasan negatif. Pada tahap <em>Transformation</em> dan <em>Data</em> <em>Mining</em> dilakukan dengan <em>split data</em> 70:30. Kemudian dengan model <em>Multi Layer Perceptron</em> mengkonversikan hasil dari <em>confusion matrix</em> yaitu <em>false negative</em> dan <em>false positive</em> menjadi hasil sebenarnya untuk memperbaiki ketidakserasian rating dengan komentar. Proses ini mendapatkan tingkat akurasi sebesar 91,82%, <em>Precision</em> 94,69%, <em>Recall</em> 92,05%, dan f1-score 93,35% evaluasi tersebut mendapatkan predikat sangat baik</p> <p> </p>2025-01-05T02:23:12+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/13991Hybrid Machine Learning Predicts Flooding Using Lstm And Random Forests On Geodata2025-01-09T17:39:59+00:00Zakiul Fahmi Jailanidita.nurmadewi@bakrie.ac.idDita Nurmadewidita.nurmadewi@bakrie.ac.idd<p><em>Flood prediction remains a critical concern in Indonesia, a nation frequently affected by seasonal deluges. This research aims to predict flood occurrences in five key provinces by employing a hybrid machine learning approach using Long Short-Term Memory (LSTM) networks and Random Forest models. Leveraging geospatial and temporal data from Petabencana.id, collected between January 2018 and February 2024, the study develops a predictive framework for flood forecasting. The analysis integrates flood depth and historical disaster data to estimate the time to the next flood, with predictions starting after the last data entry in February 2024. The model accurately predicted that Jakarta would experience flooding within 25–50 days post-February, a forecast corroborated by significant floods in April 2024. Other provinces, including Central Java and East Java, displayed longer flood risk windows extending further into the year. With a training accuracy of 99%, the model underscores its reliability in predicting flood events. This study emphasizes the strength of LSTM in capturing temporal patterns and the role of Random Forests in identifying key predictive features. The proposed model offers a valuable tool for disaster management agencies and local governments, enabling them to anticipate and mitigate flood impacts using real-time data from Petabencana.id.</em></p>2025-01-09T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/13957Analisa Perbandingan Kualitas Jaringan Internet Fiber Optik Dengan Menggunakan Metode Qos (Quality of Service) Pada Pengadilan Tinggi Jakarta2025-01-09T17:48:05+00:00Ari Juniantoarijunianto24@gmail.comPeriyadi Periyadiperiyadi@telkomuniversity.ac.idEma Emaemacdef@telkomuniversity.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jaringan internet fiber optik di Pengadilan Tinggi Jakarta melalui penerapan metode Quality of Service (QoS), dengan menggunakan metode <em>Per Connection Queue</em> (PCQ) dan <em>Hierarchical Token Bucket</em> (HTB). Fokus penelitian ini adalah pada kebutuhan koneksi yang stabil dan efisien untuk mendukung aplikasi kritis seperti <em>e-cour</em>t dan <em>video conference</em>. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan jaringan, konfigurasi perangkat, dan pengujian performa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QoS berhasil meningkatkan throughput jaringan dari 50 Mbps menjadi 70 Mbps. Selain itu, delay di Pengadilan Tinggi Jakarta menurun dari 3,71 ms menjadi 2,26 ms, sementara IndiHome Telkom mengalami peningkatan dari 2,37 ms menjadi 2,85 ms. Tingkat packet loss juga membaik, turun dari 2% menjadi 0,5%, dan jitter menurun dari 1,5 ms menjadi 0,8 ms. Penerapan teknik QoS yang tepat dapat meningkatkan kualitas layanan jaringan di lingkungan pengadilan, mendukung operasional dan pelayanan publik yang lebih baik.</p>2025-01-09T17:48:05+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/12817Analisis Sentimen Ulasan Review Aplikasi MyTelkomsel, IndosatM3 dan MyXl di Google Play Store Menggunakan Metode Bert2025-01-22T00:25:55+00:00Dybio Dompu Hot Asihdybio.dompu@gmail.comLindung Parningotan Maniklindung.lpm@nusamandiri.ac.id<p>Aplikasi seluler dari penyedia layanan telekomunikasi, seperti MyTelkomsel, IndosatM3, dan MyXL, semakin penting dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Pengguna sering meninggalkan ulasan dan penilaian di platform seperti Google PlayStore, yang dapat menjadi sumber informasi berharga bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi MyTelkomsel, IndosatM3, dan MyXL di Google PlayStore menggunakan BERT. Penelitian ini dilakukan untuk analisa sentimen terhadap aplikasi MyTelkomsel, IndosatM3 dan MyXl di Google Play Store. Data review komentar diambil dari fitur komentar yang ada di Google Play Store menggunakan teknik scrapping. Data yang digunakan berjumlah 600 records. Hasil dari analisa sentimen dapat dimanfaatkan untuk melihat respon pengguna MyTelkomsel, IndosatM3 dan MyXl lalu pengembang bisa memaksimalkan fitur yang dirasa kurang oleh pengguna. Model dan metode yang digunakan adalah model pre- trained BERT. Dalam penelitian ini, kami mengumpulkan data ulasan dari ketiga aplikasi tersebut dan mengklasifikasikannya ke dalam tiga kategori sentimen utama: positif, negatif, dan netral. Model BERT dilatih untuk mengenali pola dalam ulasan tersebut dan mengklasifikasikan sentimen dengan akurasi yang tinggi. Aplikasi seluler dari penyedia layanan telekomunikasi, seperti MyTelkomsel, IndosatM3, dan MyXL, semakin penting dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Pengguna sering meninggalkan ulasan dan penilaian di platform seperti Google PlayStore, yang dapat menjadi sumber informasi berharga bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi MyTelkomsel, IndosatM3, dan MyXL di Google PlayStore menggunakan BERT.</p> <p>Penelitian ini dilakukan untuk analisa sentimen terhadap aplikasi MyTelkomsel, IndosatM3 dan MyXl di Google Play Store. Data review komentar diambil dari fitur komentar yang ada di Google Play Store menggunakan teknik scrapping. Data yang digunakan berjumlah 600 records. Hasil dari analisa sentimen dapat dimanfaatkan untuk melihat respon pengguna MyTelkomsel, IndosatM3 dan MyXl lalu pengembang bisa memaksimalkan fitur yang dirasa kurang oleh pengguna. Model dan metode yang digunakan adalah model pre- trained BERT. Dalam penelitian ini, kami mengumpulkan data ulasan dari ketiga aplikasi tersebut dan mengklasifikasikannya ke dalam tiga kategori sentimen utama: positif, negatif, dan netral. Model BERT dilatih untuk mengenali pola dalam ulasan tersebut dan mengklasifikasikan sentimen dengan akurasi yang tinggi.</p>2025-01-22T00:25:54+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/13651Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Informatika Kelas VII SMP Swasta Swakarya Salapian2025-01-25T02:30:53+00:00Nindi Lionitanindilionita@gmail.comRyan Dhika Priyatnaryandhikapriyatna@gmail.comRenni Ramadhani Lubisrenni.ramadhani.rr@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, seberapa meningkatnya hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran (PMM). Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari 4 tahapan yaitu (1) Perencanaan tindakan (<em>Planning</em>), Pelaksanaan tindakan (<em>Acting</em>), Pengamatan terhadap tindakan (<em>Observing</em>), Refleksi terhadap tindakan (<em>Reflecting</em>). Penelitian ini dilakukan dengan 2 tahapan, yakni pretest dan posttest dengan hasil : Data Pra Siklus <em>(Pretest). </em>Hasil penelitain data Pra Siklus, siswa yang mencapai ketuntasan belajar KKM 75 sebanyak 8 siswa (32%), dan siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar kurang dari KKM 75 sebanyak 17 siswa (68%). Pelaksanaan Siklus I (<em>Posttest</em> I). Hasil Penelitian data Siklus I, siswa secara klasikal adalah 17 siswa (68%), sedangkan siswa yang belum tuntas 8 (32%) yang mana mereka belum mencapai kriteria ketuntasan minimal 75. Dengan kategori nilai terendah adalah 50, sedangkan nilai tertinggi 90 dan rata-rata nilai pada posttest ini adalah 74,2%. Pelaksanaan Siklus II (<em>Posttest</em> II) Hasil Penelitian data siklus II, siswa secara klasikal adalah 23 siswa (92%), sedangkan siswa yang belum tuntas 2 siswa (8%) yang mana mereka belum mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu 75. Dengan kategori nilai terendah 65, sedangkan nilai tertinggi 95 dan rata-rata nilai pada uji posttest siklus II 86,2%. Data hasil Posttest II menunjukkan siswa secara klasikal adalah 23 siswa (92%), sedangkan siswa yang belum tuntas 2 siswa (8%) yang mana mereka belum mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu 75. Dengan kategori nilai terendah 65, sedangkan nilai tertinggi 95 dan rata-rata nilai pada uji posttest siklus II 86,2%.</p> <p> </p>2025-01-25T02:30:53+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/14240Rancang Bangun Sistem Persediaan Barang Untuk Mesin Produksi CPO Pada CV. Hamparan Sawit Makmur Berbasis Web2025-01-25T02:43:39+00:00Hany Octaviantyhanyoctavianty00@gmail.comHafni Hafnihafni@dosen.pancabudi.ac.idJodi Hendrawanjodihendrawan@dosen.pancabudi.ac.id<p>CV. Hamparan Sawit Makmur saat ini melakukan beberapa pencatatan dalam mengelola kebutuhan alat produksi menggunakan cara konvensional yang dituliskan pada buku dan diinputkan pada Ms. Excel, sehingga mengalami berbagai masalah dan kendala diantaranya pengolaan data, pengelolaan pencarian data dan pengelolaan laporan yang dibutuhkan oleh manager perusahaan dalam pengambiulan keputusan. Dengan adanya perancangan sistem pengelolaan berbasis web akan memudahkan dalam pengelolaan database data persediaan barang unutk produksi mesin dan dalam perancangannya dapat menggunakan UML (Unifield Modelling Language) yang memudahkan dalam memberikan gambaran alur perancangan sistem yang dibangun.</p>2025-01-25T02:43:39+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/14239Facility Layout Design at ‘MIRASA’ Crackers SMEs Using Systematic Layout Planning Method and Blocplan Algorithm2025-01-25T02:51:06+00:00Herriyzka Meiliati12050220401@students.uin-suska.ac.idNazaruddin Nazaruddinnazar.sutan@uin-suska.ac.idMuhammad Ihsan Hamdynazar.sutan@uin-suska.ac.idMuhammad Nurnazar.sutan@uin-suska.ac.idSuherman Suhermannazar.sutan@uin-suska.ac.id<p>The cracker industry is a food processing industry that is spread across various regions in Indonesia, one of which is Small and Medium Industry (SMEs) Crackers ‘MIRASA’ Pekanbaru. At SMEs MIRASA Crackers there is a layout placement that is not in accordance with the production flow. This causes a decrease in productivity in SMEs where production activities become inefficient so that it takes a lot of time in the production process and there are bottlenecks at several stations. In designing the layout in this study, the Systematic Layout Planning (SLP) and BLOCPLAN methods were used to produce a systematic and efficient layout in increasing productivity and minimising distance transfer at MIRASA Crackers. The results of the calculation of the total displacement distance with the Systematic Layout Planning (SLP) method are 40.86 metres and 47.39 metres, while BLOCPLAN is 43.21 metres. From the results of these calculations, it is known that the proposed layout using the SLP method can minimise the path distance from the initial layout of 61.67 meters with a difference of 20.81 meters.</p>2025-01-25T02:51:05+00:00##submission.copyrightStatement##