Determinan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru

  • Christine Vita Gloria Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Hang Tuah
  • Zulmeliza Rasyid Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Hang Tuah
  • Sherly Vermita W Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Hang Tuah
  • Elmia Kursani Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Hang Tuah
  • Bizanti Umayyah Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Hang Tuah

Abstract

This study aims to see whether the determinants are related to treatment compliance for pulmonary tuberculosis patients at the 2019 health center. This type of research is a quantitative observational cross-sectional design. The results showed that with a P value of 0.05, there was a significant relationship between knowledge (P value = 0.005 and POR = 14.276), attitudes (P value = 0.506 and POR = 1.615), family support (P value = 0.038 and POR = 1,961), the role of health workers (P values = 0.026 and POR = 4.440), with medication adherence for pulmonary tuberculosis patients. Conclusions, of the 4 variables there are 3 variables related to adherence to taking pulmonary TB drugs in the Work Area of the Siak Hulu II Health Center, namely knowledge, family support, and the role of health workers and 1 unrelated variable, attitude.

 

Keywords: Obedience, Medicine, Lung Tuberculosis

References

Akhmadi. (2009). Tuberkulosis Paru . www.medicastore.com

Dermawanti. D., Rochadi, R. K., Tukiman, T. (2014). Hubungan Komunikasi Interpersonal Petugas Kesehatan terhadap Kepatuhan Pasien Menjalani Pengobatan TB Paru di Puskesmas Sunggal Medan Tahun 2014. Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatistik, 1(2), 1-10

Fitri, L. D., Marlidawani, J., Purba, A. (2018). Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 33-42

Indrawaty, L. (2012). Hubungan Motivasi Kesembuhan dengan Kepatuhan Minum Obat Tuberkulosis Paru di Ruang Rawat Inap Mawar RSUD Kota Bekasi tahun

Kementerian Kesehatan. (2014). Pedoman Pengendalian Tuberlosis. Jakarta

Kementerian Kesehatan. (2018). Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. Jakarta

Notoadmodjo S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Pagayang, Z. I., Umboh, J. M. L A., Manapawang, A. L. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kamonji Kota Palu. Graha Medika Nursing Jurnal, 2(1), 63-71

Samah, A. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Rokan IV Koto I Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2015. Skripsi. STIKes Hang Tuah: Pekanbaru

Suryadi, M. A., Grace, D. K., Wulan, P. J., Kaunang. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Siko Kota Ternante. Jurnal Kesehatan, 2(1), 72

Theresia, S. P., Grace, D. K, Nelwan, J. E. (2018). Dukungan Keluarga dalam Hubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis Paru di Puskesmas Ranotana Weru. Jurnal Kesehatan, 7(5)

World Health Organization. (2017). Global Tuberculosis Report 2017, 15-49. Geneva
Published
2019-12-24
How to Cite
Gloria, C., Rasyid, Z., W, S., Kursani, E., & Umayyah, B. (2019). Determinan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesmas Asclepius, 1(2), 176-185. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jka.v1i2.919
Abstract viewed = 89 times
pdf downloaded = 89 times