Pengaruh Pijat Oksitosin oleh Suami terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Nifas

  • Tabita Mariana Doko Jurusan Kebidanan Magister Terapan Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Kun Aristiati Jurusan Kebidanan Magister Terapan Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Suhoryo Hadisaputro Jurusan Kebidanan Magister Terapan Kesehatan Poltekkes Kemenkes Semarang

Abstract

The purpose of this study was to prove and verify the effect of oxytocin massage by husbands on increased milk production in postpartum mothers. Quasy Experiment with a non equivalent control group design design approach. Number of samples were 40 postpartum mothers who were breastfeeding with purposive sampling. ASI production was measured using an observation sheet with infant BB indicators, frequency of breastfeeding, frequency of bowel movements, frequency of BAK, duration of sleep and resting sleep. Data analysis using the Wicolxon test, Mann Whitney test and repeated measured anova test. The administration of oxytocin massage by the husband affected the increase in breast milk production with indicators of infant weight (p <0.05), frequency of breastfeeding (p <0.05), length of sleep (p <0.05), frequency of baby defecation (BAB) (p <0.05), frequency of infant urination (BAK) (p <0.05), and maternal sleep rest (p <0.05). The administration of oxytocin massage by the husband can increase the production of breast milk in postpartum mothers seen by the baby's body weight, frequency of breastfeeding, baby's sleep duration, BAB frequency, frequency of urination (BAK), and rest mother's sleep.

 Keywords: Massage Oxytocin by Husband, Breast Milk Production (ASI), Postpartum Mother

References

Aidam BA, Perez-Escamilla R, Lartey A, Aidam J. (2005). Factors Associatedwith Exclusive Breastfeeding in Accra, Ghana. European Journal of Clinical Nutrition. 59, 789-796. (diunduh 17 Mei 2011)

Anuhgera D, Kuncoro, T., Sumarni, S., Mardiyono, M., & Suwondo, A .(2017) Hypnotherapy is More Effective than Acupressure in the Production of Prolactin Hormone and Breast Milk among Women Having Given Birth with Caesarean Section. Medicine and Clinical Science.

Ahn, S., Kim, J., & Cho, J. 2011 Effects of Breast Massage on Breast Pain, Breast-milk Sodium, and Newborn Suckling in Early Postpartum Mothersof Academy of Nursing, (4):41

Budiarti, T. (2009). Efektifitas Pemberian Paket Sukses ASI terhadap Produksi ASI Ibu Menyusui dengan Seksio Caesarea di Wilayah Depok Jawa Barat. Tesis. Depok: FIK UI. Tidak dipublikasikan.

Darmastuti. (2018). Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Kadar Hormon Prolaktin dan Produksi ASI pada Ibu Sektio Caesarea (Studi kasus di RSUD kota Semarang).

SDKI. Kemenkes RI. (2012). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia. J.K. RI.2012., ed.

Dewi, Gusti Kumala, and Eneng Yuli Santika. (2017). Hubungan antara Karakteristik Responden dalam Pemberian Asi Eksklusif dengan Status Gizi Bayi Umur 6-12 Bulan di Posyandu Dahlia Desa Bangbayang Tahun 2015. Jurnal Impuls, 1(2):78-82

Eko, Mardiyaningsih. (2011). Efektivitas Kombinasi Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI Ibu Post Partum di Rumah Sakit Wilayah Jawa Tengah. Keperawatan Soedirman. The Soedirman Journal of Nursing, 6.

Hani, R.M. (2014). Hubungan Dukungan Suami terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Primipara di Wilayah Kerja Puskesmas Pisangan. Jakarta. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
http://health.detik.com/read/2011/08/15/095530/170688/1201/dr-utami-roesli-pejuang-asi-yang-pernah-gagal-menyusui

Indriyani, D. (2006). Pengaruh Menyusui Dini dan Teratur terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum dengan Sectio Caesarea di RSUD Dr.Soebandi Jember dan Dr. H.Koesnadi Bondowoso. Depok: FIK UI

Hubertin, Sri Purwanti. (2004). Konsep Penerapan ASI Eksklusif. Jakarta: EGC:11.

J., Riorda. (2005). Anatomy and Physiology of Lactation in Breastfeeding and Human Lactation. Human Lactation 3.

Jateng., Dinkes. Dinas Kesehatan. P.K.P.J. Tengah. (2013). ed: Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Khairani, L.. (2012). Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Involusi Uterus pada Ibu Post Partum di Ruang Post Partum Kelas III RSHS Bandung. Students e-Journal, 1:33.

Kim, Sunkyung. (2018). Interventions Promoting Exclusive Breast Feeding Up to Six Months after Birth: A systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. International Journal of Nursing Studies.

Karuniawati, B., Fauziandari, E. N., & Wulandari, A. (2014). Studi Komparasi Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi Asi pada Ibu Post Partum Primipara di Rumah Sakit Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Karya Husada.

Latifah, J., Wahid, A., & Agianto, A. (2015). Perbandingan Breast Care dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum Normal. Dunia Keperawatan, 3: 34-43.

Lemeshow, S., David, W and Janelle Klar ed. (1997). Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada Univerty Press.

Lussier, M. M., Brownell, E. A., Proulx, T. A., Bielecki, D. M., Marinelli, K. A., Bellini, S. L., & Hagadorn, J. I. (2015). Daily Breastmilk Volume in Mothers of Very Low birth weight neonates: a repeated-measures randomized trial of hand expression versus electric breast pump expression. Breast Feeding Medicine, 10 (6): 312-317.

Machmudah, M., & Khayati, N. (2017). Breastmilk Production of Mother with Post Caesarean Section Given Oketani and Oxitocyn Massage. Jurnal Ners, 9(1): 104-110.

Morhenn, Beavin, Zak. (2012). Massage Increases Oxytocin and Reduces Adrenocorticotropin Hormone in Humans. Alternative Therapies 18:6. Cetakan I. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Mardianingsih, Eko. (2010). Efektitas Kombinasi Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI Ibu Seksio Caesarea di Wilayah Rumah Sakit Daerah Jawa Tengah.

Rahayu, RY., dan Sari, S. (2014). “Pengetahuan Ibu Primipara tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi ASI”. . Vol.1 No.1 Tahun 2012 Halaman 108-115.

Rempel, L. A., Rempel, J. K., & Moore, K. C. (2017). Relationships Between Types of Father Breast Feeding Support and Breast Feeding Outcomes. Maternal & child nutrition, 13(3): 3-13.

Roesli, U. (2011). Detik Health, Pejuang ASI yang gagal menyusui.
Sastroasmoro, Sudigdo dan Ismael, Sofyan. (2011). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Bandung: Sagung Seto.

Semarang., Dinkes Jateng Kabupaten. (2015). Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang,. C.A.d.K.S. Tahun, ed.

Sintesis, Anwar Ruswana. (2010). Fungsi dan Interprestasi Pemeriksaan Hormon Reproduksi. Obsteric dan Ginekologi FK UNPAD.

Siregar. (2006). Pemberian ASI Eksklusif dan Faktor–Faktor yang Mempengaruhinya. Sumatra Utara: Universitas Sumatera

Suryani, Nanda Devi dan Mularsi, Sri. (2011). Hubungan Dukungan Suami dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Post Partum di BPS Kota Semarang, Dinamika Kebidanan. 1:1.

Suwondo, A., & Wahyuni, S. (2015). Efektifitas Kombinasi Pijat Oksitosin Tehnik Effleurage dan Aromaterapi Rose terhadap Kadar Hormon Prolaktin Ibu Post Partum Normal di Wilayah Puskesmas Dawe Kudus Tahun 2013. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 5 (1).

UNICEF. (2014). ASI Penyelamat Hidup dan Efektif di Dunia: http://www.unicef.org/indonesia/id/.

WHO, World Health Statistics. (2013). Publication Data, WHO Press, Geneva.

Widayanti, W. (2014). Efektivitas Metode “Speos” (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin dan Sugestif) terhadap Pengeluaran Asi pada Ibu Nifas: (Quasi Ekperimen, di BPM Wilayah Kabupaten Cirebon ). kedektoren.

Widiyanto S. Avianti D, Tyas M. (2012). Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Ibu tentang ASI Eksklusif dengan Sikap terhadap Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Kedokteran Muhhamadiyah, 1:1.
Published
2019-05-16
How to Cite
Doko, T., Aristiati, K., & Hadisaputro, S. (2019). Pengaruh Pijat Oksitosin oleh Suami terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Nifas. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(2), 66-86. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v2i2.529
Abstract viewed = 64 times
pdf downloaded = 86 times