Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai Strategi Keberlanjutan Organisasi di Era Industri 5.0

Authors

  • Retno Nela Simanjuntak Akademi Manajemen Informatika & Komputer Universal
  • Nova Legahati Siregar Akademi Manajemen Informatika & Komputer Universal
  • Nirma Rosalia Akademi Manajemen Informatika & Komputer Universal
  • Mega Hasibuan Akademi Manajemen Informatika & Komputer Universal

DOI:

https://doi.org/10.31539/qqfm6h63

Abstract

Transisi menuju Era Industri 5.0 menggeser fokus dari otomatisasi murni ke paradigma produksi yang berpusat pada manusia (human-centric), tangguh (resilient), dan berkelanjutan (sustainable). Konsekuensinya, integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) muncul sebagai strategi kritis bagi keberlanjutan organisasi jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis tren penelitian, implementasi, dampak, tantangan, serta strategi masa depan dari kerangka kerja ESG di era Industri 5.0. Data dikumpulkan dari berbagai database akademik kredibel yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi ESG berhasil menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan pelestarian lingkungan dan sosial. Integrasi alat digital canggih seperti AI dan IoT memungkinkan organisasi mengoptimalkan efisiensi sumber daya dan menjamin tata kelola yang transparan. Namun, hambatan utama implementasi meliputi biaya adopsi awal yang tinggi, fragmentasi data di seluruh rantai pasok, risiko greenwashing, kesenjangan regulasi, dan resistensi budaya. Penelitian ini menekankan pentingnya insentif hijau yang inklusif, peningkatan kapasitas (upskilling) tenaga kerja secara komprehensif, dan platform pelaporan digital yang terpadu untuk mempercepat transisi ESG. Dengan mengatasi tantangan tersebut, ESG bertindak sebagai fondasi yang kokoh untuk membangun organisasi yang tangguh di lanskap Industri 5.0.

References

Bofinger, Y., Heyden, K. J., & Rock, B. (2022). Corporate social responsibility and market efficiency: Evidence from ESG and mispricing. Journal of Banking & Finance, 134, 106322. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2021.106322

Brozzi, R., Forti, D., Rauch, E., & Matt, D. T. (2020). The advantages of Industry 4.0 applications for sustainability: Results from a systematic literature review. Sustainability, 12(9), 3647. https://doi.org/10.3390/su12093647

Choba, M. (2023). Integrasi Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam Strategi Bisnis Modern. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 12(2), 145–158.

Ghazali, M., & Amri, A. (2024). Penerapan Tata Kelola Perusahaan (Governance) Berbasis Digital di Era Industri 5.0. Jurnal Tata Kelola & Akuntabilitas Publik, 8(1), 34–45.

Golipour, H. F., & Tajaddini, R. (2024). ESG performance and organizational resilience in the wake of technological disruptions. Business Strategy and the Environment, 33(2), 890–905. https://doi.org/10.1002/bse.3527

Maddikunta, P. K. R., Pham, Q. V., Prabadevi, B., Deepa, N., Dev, K., Gadekallu, T. R., & Shin, C. (2022). Industry 5.0: A survey on enabling technologies and potential applications. Journal of Industrial Information Integration, 26, 100257. https://doi.org/10.1016/j.jii.2021.100257

Nurdin, R., & Pratama, A. (2023). Tantangan UKM Indonesia dalam Mengadopsi Standar ESG dan Teknologi Hijau. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Berkelanjutan, 4(3), 210–225.

Pradhan, S., & Pande, N. (2025). Human-centric approach in Industry 5.0: Aligning social sustainability with technological advancements. International Journal of Production Research, 63(4), 1120–1135. https://doi.org/10.1080/00207543.2024.2365678

Sari, K., & Wijaya, M. (2024). Pengaruh Investasi Hijau dan Skor ESG terhadap Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 28(2), 189–201.

Xu, X., Lu, Y., Vogel-Heuser, B., & Wang, L. (2021). Industry 4.0 and Industry 5.0—Inception, conception and perception. Journal of Manufacturing Systems, 61, 530–535. https://doi.org/10.1016/j.jmsy.2021.09.017

Downloads

Published

2026-07-23