Stimulation of Preschool Motor Development Through Brain Gym and Puzzle

  • Panzilion Panzilion Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Padila Padila Muhammadiyah Bengkulu University
  • Asih Dewi Setyawati Muhammadiyah Bengkulu University
  • Harsismanto J Muhammadiyah Bengkulu University
  • Andry Sartika Muhammadiyah Bengkulu University

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of brain Gymnastics and playing puzzles on improving the motor skills in preschool children in the work area of the Basuki Rahmad Health Center in Bengkulu. The Quantitative research design used the quasy experiment design, one group pre-post test equivalent without control design. The results of the univariate analysis with brain gymnastics and playing puzzles intervention showed the 15 respondents before doing brain gymnastics and puzzle, there were nine children (60%) experiencing motor skills deviations and after giving therapy ten children (66.7%) experienced standard motor skills. The bivariate results of the Wilcoxon test have a significant effect between before and after brain gymnastics and puzzle intervention with p-value = 0.001 on motor development  at the preschool children. It can conclude that an increase in the average motor picture before and after brain gymnastics and playing puzzles interventions in the Basuki Rahmad Community Health Center in Bengkulu.

 

Keywords: Brain gym, Puzzle, Motor, Preschool

References

Ade, S. W. (2015). Pelaksanaan Senam Brain Gym terhadap Tingkat Kecerdasan Emosional Anak Usia Prasekolah (4-5 Tahun), Jurnal Ilmu Kesehatan Afiyah, 2(1). http://ejournal.stikesyarsi.ac.id/index.php/JAV1N1/article/view/36/127

Anita, L., Kusmiyati, K., & Femmy, K. (2018). Pengaruh Pelatihan Kelas Ibu Balita terhadap Peningkatan Pengetahuan Orangtua tentang Tumbuh Kembang Anak di Puskesmas Teling Atas Kota Manado. https://ejurnal.poltekkes-manado.ac.id/cgi-sys/suspendedpage.cgi

Aprilasari, A. (2017). Penerapan Aktivitas Brain Gym untuk Meningkatkan Perkembangan Anak Usia 4-6 Tahun di TK Marsudi Putro Yogyakarta. http://repository.unjaya.ac.id

Destiana, D. (2017). Kemampuan Ibu Melakukan Stimulasi untuk Perkembangan Balita. Jurnal Ilmu Kesehatan 6(1). https://www.ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/155

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. (2019). Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu. Bengkulu

Kemenkes RI. (2016). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI

Madyastuti, L. (2016). Pengaruh Terapi Bermain Puzzle terhadap Perkembangan Motorik Halus dan Kognitif Anak Usia Pra sekolah (4-5 tahun). Juornals Nesr Community. 07(02). http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/265

Maghfuroh, L. (2018). Metode Bermain Puzzle Berpengaruh pada Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah. Jurnal Endurance 3(1), 55-60. http://ejournal.kopertis10.or.id/index.php/endurance/article/download/2488/878

Mubarok, M., & Amini, A. (2020). Kemampuan dalam Mengurutkan Angka melalui Metode Bermain Puzzle. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 77-89. https: DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.221

Murtining, H. (2018). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus dengan Berbagai Media Pada Kelompok TK Dharma Wanita. Jurnal Care, 6(1), 28-40. https : e-journal.unimpa.ac.id

Nurani, Y., & Mayangsri, T. (2017). Pengembangan Model Kegiatan Sentra Bermain dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini. JPUD- Jurnal Pendidikan Usia Dini, 11(2), 386–400. https://doi.org/10.21009/JPUD.112.15

Nurwita, S. (2019). Pemanfaatan Media Puzzle dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(4), 803-810. http Article%20Text-546-2-10-20190820.pdf

Padila, P., Andari, F., & Andri, J. (2019). Hasil Skrining Perkembangan Anak Usia Toddler antara DDST dengan SDIDTK. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(1), 244-256. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v3i1.809

Raetri, H. K. (2016). Perbedaan Pengaruh Pemberian Senam Otak dengan Alat Permainan Edukatif terhadap Peningkatan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun. http://digilib.unisayogya.ac.id/2222/1/naskah%20publikasi%20ratri.pdf

Saichudin, S. (2015). Meningkatkan Kemampuan Kognitif melalui Metode Eksperimen pada Anak Usia Dini Di PAUD Bunga Jempa UPTD SKB Kabupaten Lebong. http://repository.unib.ac.id/8547/2/I,II,III,I-14-eri-FK.pdf

Sari, L. P. (2018). Pengaruh Senam Otak terhadap Peningkatan Motorik Halus pada Anak Usia 3-4 Tahun di Paud Mawar Tlogomas Malang. Nursing News, 3(1). https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/794

Senvi, F., Ahmad, Y., & Dadang, P. (2018). Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Balita di wilayah Kerja Puskesmas Guntur. Jurnal Kesehatan Bhakti Husada, 5(1). http://e-journal.akperakbid-bhaktihusada.ac.id/index.php/jurnal/article/view/20

Yuniati, Y. (2018). Pengaruh Penggunaan Alat Permainan Edukatif Jenis Puzzle terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah di Taman Kanak-Kanak at Taqwa Mekarsari. Cimahi Jawa Baratm 11(1). http://ejournal.poltekkesternate.ac.id/ojs
Published
2020-08-26
How to Cite
Panzilion, P., Padila, P., Setyawati, A., J, H., & Sartika, A. (2020). Stimulation of Preschool Motor Development Through Brain Gym and Puzzle. JOSING: Journal of Nursing and Health, 1(1), 10-17. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/josing.v1i1.1166
Abstract viewed = 25 times
pdf downloaded = 19 times