Terapi AIUEO terhadap Kemampuan Berbicara (Afasia Motorik) pada Pasien Stroke

  • Ni Made Dwi Yunica Astriani Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Buleleng
  • Putu Indah Sintya Dewi Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Buleleng
  • Mochamad Heri Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Buleleng
  • Ni Kadek Erika Widiari Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Buleleng

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of aiueo therapy on speech (motor aphasia) in stroke patients at Kertha Usada General Hospital. The research design used in this study is pre experimental with one group pre post test design. The results of the study obtained the results of the average value of pre 3.61 and the average value of post 5.21. The test results using the Paired t-test obtained p (0,000) <α (0.05). Conclusion, there is an influence of AIUEO therapy on speech (motor aphasia) in stroke patients at Kertha Usada General Hospital.

 

Keywords: Speech Ability, AIUEO Therapy

References

Amila, A., Sitorus, R., Herawati, T. (2013). Pengaruh Augmentative and Alternative Communication terhadap Komunikasi dan Depresi Pasien Afasia Motorik. Jurnal Keperawatan Padjajaran, 1(3), 131-143. https://doi.org/10.24198/jkp.v1i3.61. http://jkp.fkep.unpad.ac.id/index.php/jkp /article/viewFile/61/58

Bare, B. G., Smeltzer, C. S, Brunner & Suddarth. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. EGC: Jakarta

Bose, A. (2013). Phonological Therapy in Jargon Aphasia: Effects on Naming and Neologisms. INTERNATIONAL Journal of Language and Communication Disorder, 48(5), 582–595. Doi : 10.1111/1460-6984.12038

Dwi, G., Haryanto, A., Setyawan, D., Argo, M., & Kusuma, B. (2014). Pengaruh Terapi AIUEO terhadap Kemampuan Berbicara Pasien Stroke yang Mengalami Afasia Motorik di RSUD Tugurejo Semarang, 1–11. Retrieved from.http://ejournal.stikestelorejo.ac.id/index.php/ilmukeperawatan/article/view/217

Farida, I., Amalia, N. (2009). Mengantisipasi Stroke Petunjuk Mudah, Lengkap, dan Praktis Sehari-Hari. (A.S.Sujatna, Ed.). Jogjakarta: Buku Biru

Gunawan, D. (2008). Buku Artikulasi. Universitas Pendidikan Indonesia 

Hayulita, S., Sari, D. R. (2015). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Depresi pada Pasien Paska Stroke di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi. Jurnal Ilmu Kesehatan 'Afiyah, 2(1)

Hudak, C. M., Barbara M. G. (2010). Keperawatan Kritis: Pendekatan Holistik. Ed.6. Jakarta: EGC

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI

Kusumo, S., Sudi, L. D. S. (2009). Afasia Gangguan Berkomunikasi Pasca Stroke. Jakarta: Universitas Indonesia

Markam, R. S. (2009). Penuntun Neurologi. Tangerang: Binarupa Aksara Publizer

Misbach, J. (2011). Stroke Aspek Diagnostik, Pathofisiologi, Manajemen. Jakarta: Balai penerbit FKUI

Muhrini, A., Ika, S., Sihombing, Y., & Hamra, Y. (2012). Hubungan Umur, Jenis Kelamin dan Hipertensi dengan Kejadian Stroke, 24–30. Retrieved from file:///C:/Users/compaq/Downloads/182-514-1-PB (1).pdf

Mulyatsih, E., Ahmad, A. A. (2010). Stroke: Petunjuk Perawatan Pasien Pasca Stroke di Rumah. Jakarta: Balai Penerbit FK UI

Natoatmojo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nursalam. (2015). Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. (A. Susila, Ed.) (4th ed.). Jakarta Selatan: Salemba Medika

Padila, P. (2012). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: NuhaMedika

Pinzon, R., Laksmi, Asanti., Sugianto., & Kriswanto, W. (2010). Awas stroke! Pengertian, gejala, tindakan, perawatan, dan pencegahan. Yogyakarta : ANDI OFFSET

Prihatin, L. W., Kristiyawati, asri P., & SN, M. S. A. (2017). Perbedaan Efektifitas Terapi AIUEO dan Melodic Intonation Therapy (MIT) Terhadap Waktu Kemampuan Bicara pada Pasien Stroke dengan Afasia Motorik Di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang. Retrieved from http://182.253.197.100/e-jurnal/index.php/ilmukeperawatan/article/download/217/242

Puspitasari, D., Kusuma, K., Fahdi, F. K. (2017). Pengaruh Terapi AIUEO terhadap Kemampuan Komunikasi pada Afasia Motorik Pasien Pasca Stroke di Kota Pontianaki. Naskah Publikasi. Universitas Tanjungpura Pontianak

Richter, A., Lewin, V, M., Jobges, M., Werheid, K. (2015). Predictivity of Early Depressive Symptoms for Post-Stroke Depression. Journal Nutr Health Aging;Clinical Neuroscience.19(7)

Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018 Kesehatan, Kementerian. Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil Riskesdas 2018.pdf

Rosdiana, N. (2012). Pengaruh Latihan NS-OMTs: Blowing Pipe terhadap Kemampuan Komunikasi Verbal Pasien Stroke dengan Dysarthria di RSUD Banjar, Ciamis dan Tasikmalaya. lib.ui.ac.id/file?file=digital/20297849T2 9793%20Pengaruh%20latihan.pdf

Rusyani, D. E. (2009). Konsep Dasar Artikulasi Dan Oprimalisasi Fungsi Pendengaran, 1–120

Sanjaya, N. A. (2015). Gangguan Fonologi Keluaran Kemampuan Wicara pada Penderita Afasia Broca dan Afasia Wernicke Suatu Kajian Neurololinguistik. Retrieved. from.http://jurnal.unj.id/index.php/arkhais/article/download/367/311

Satyanegara. (2010). Ilmu Bedah Saraf. Edisi 4. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Sofiatun, I., Kristiyawati, S. P., & Purnomo, S. E. C. (2014). Efektifitas Terapi AIUEO dan Terapi The Token Test Terhadap Kemampuan Berbicara Pasien Stroke yang Mengalami Afasia Motorik di RS Mandiri Rahayu Kudus, 230–238. Retrieved. http://ejournal.stikestelogorejo.ac.id/index.php/jikk/article/download/377/398

Suharti, Munifatul, S., Ariyani, T., & Haryono, W. (2016). Efektifitas Penggunaan Cermin Terhadap Kemampuan Bicara Pada Pasien Stroke Dengan Afasia Motorik Di SMC RS Telogorejo. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 8(3), Retrieved from http://e-journal.stikestelogorejo.ac.id?index.php/jikk/article/view/389.

Wardhana, W. A. (2011). Strategi Mengatasi & Bangkit dari Stroke. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

World Health Organization (WHO). (2018). Stroke, Cerebrovascular Accident. Diambil dari http://www.who.int/topics/cerebrovascular_accident/en/

Wiwit, S. (2010). Sroke & Penangananya. (M. Sandra, Ed.). Jogjakarta: Kata Hati

Yanti, D. (2012). Penatalaksanaan Terapi Wicara pada Tuna Rungu. Akrab: ECG

Yastroki. (2011). Stroke Penyebab Kematian Urutan Pertama di Rumah Sakit di Indonesia. Diperoleh dari http://www.yastroki.or.id
Published
2019-12-22
How to Cite
Astriani, N. M., Dewi, P., Heri, M., & Widiari, N. K. (2019). Terapi AIUEO terhadap Kemampuan Berbicara (Afasia Motorik) pada Pasien Stroke. Journal of Telenursing (JOTING), 1(2), 396-405. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/joting.v1i2.924
Abstract viewed = 383 times
pdf downloaded = 415 times