Efektivitas Perbedaan Terapi Deep Breathing dan Senam Bugar Lansia terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

  • Muhammad Amin Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Devi Permata Sari Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Deoni Vioneery Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKES Surakarta

Abstract

The purpose of this study was to determine the difference of effectiveness of deep breathing therapy and elderly fitness gymnastics on the decrease of blood pressure in hypertensive patients in elderly in Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. This research uses quantitative research with experiment method, using pre-experiment design with pretest-posttest design. The instrument used is a mercury tension spygnomanometer. The treatment group was given deep breathing therapy 3 times a day for one week, and given elderly gymnastics intervention for 3 times a week. The results showed that there was no difference in effectiveness between deep breathing therapy and elderly fitness gymnastics. Systolic blood pressure after deep breathing therapy and fitness gymnastics elderly p value = 0.136 and diastolic blood pressure p value = 0.716 (<0.05). It can be concluded that there is no difference in effectiveness of deep breathing therapy and elderly gymnastics on decreasing blood pressure in hypertensive patients in elderly in Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu.

Keywords: Deep Breathing, Gymnastics Elderly Fight, Blood Pressure, Hypertension

References

Andri, J., Waluyo, A., Jumaiyah, W., & Nasthasia, D. (2018). Efektivitas Isometric Handgrip Exercise dan Slow Deep Breathing Exercise terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(1), 371–384. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v2i1.382

Anies, M. (2007) Mengatasi Gangguan Kesehatan Masyarakat akibat Radiasi Elektromagnetik dengan Manajemen Berbasis Lingkungan. FK-Universitas
Diponegoro Semarang. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Arif, D. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Pusling Desa Klumpit Upt Puskesmas Gribig Kabupaten Kudus. http://e-journal.stikesmuhkudus.ac.id/

Dharma, KK.(2011). Metode Penelitian Keperawatan. Jakarta: Trans Info Media.

Dinkes Provinsi bengkulu. (2016). Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu Tahun 2015, 1–154.

Endang, T. (2014). Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Jakarta: Grammedia.

Fatimah. (2010). Merawat Manusia Lanjut Usia. Jakarta: Trans Info Media

Gardner, F. S. (2007). Smart Treatment for High Blood Pressure (Panduan Sehat Mengatasi Tekanan Darah Tinggi). Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Handayani S. (2013). Perbedaan Kebugaran Lansia Sebelum dan Sesudah Dilakukan Senam Lansia di Desa Leyangan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Semarang: Stikes Ngudi Waluyo.

Haruyama, S. (2011). The Miracle of Endorphine : Sehat mudah dan Praktis dengan Hormon Kebahagiaan. Bandung: Penerbit Kaifa

Heryanto. (2004). National safety council: Manajemen stress. Jakarta: EGC.

Mahardika J, Joni H dan Abu B. (2010). Hubungan Keteraturan Mengikuti Senam Lansia dan Kebutuhan Tidur Lansia Di UPT PSLU Pasuruan di Babat Lamongan. Indonesian Journal of Community Health Nursing

Mannan, H. (2012). Faktor Risiko Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Pukesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto Tahun 2012. Journal Kesmas. Bagian Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar

Martuti, A. (2009). Hipertensi Merawat dan Menyembuhkan Penyakit Tekanan Darah Tinggi. Penerbit Kreasi Kencana Perum Sidorejo Bumi Indah (SBI) Blok F 155 Kasihan Bantul, pp.10-12.

Moniaga, Victor., Damajanty H. C. Pangemanan., & J. J. C. Rampengan. (2013). Pengaruh Senam Bugar Lansia terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi di BPLU Senja Cerah Paniki Bawah. Jurnal e-Biomedik, 1(2) 785-789.

Mortimer. (2011). Effect of Short-Term Isometric Handgrip Training on Blood Pressure in Middle-Aged Females, 22(5). Retrieved from www.cvja.co.za

Muttaqin, A. (2008). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Jakarta: salemba Medika.

Niken. (2010). Teknik Relaksasi Nafas Dalam, http://rentalhikari. wordpress.com /2010/03/23/teknik-relaksasi-nafas-dalam/

Padila. (2013). Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik. Jakarta: EGC, 1376. https://doi.org/IOS3107-49534

Raihan LN. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Primer pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Pesisir. J Online Mhs Univ Riau.

Safitri, N. (2016). Analisis Faktor Resiko Kejadian Hipertensi pada masyarakat di Pesisir sungai siak kecamatan rumbai kota pekanbaru. Jim FK, 3 (1).

Sartika, A., Wardi, A., & Sofiani, Y. (2018). Perbedaan Efektivitas Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan Slow Deep Breathing Exercise (SDBE) terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(1): 356–370. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v2i1.380

Sasmalinda, Lusi. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Tekanan Darah Pasien di Puskesmas Malalo Batipuh Selatan. Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

Suroto. (2004). Buku Pegangan Kuliah Pengertian Senam, Manfaat Senam dan Urutan Gerakan. Semarang: Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Umum Olahraga Undip.

Tawaang, Elrita. ( 2013 ). Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. ejournal keperawatan (e-Kp), 1 (1)

Thristyaningsih, S. Probosueno, Astuti, H. (2011). Senam Bugar Lansia Berpengaruh terhadap Daya Tahan Jantung, Paru, Status Gizi dan Tekanan Darah. Jurnal Gizi Klinik Indonesia

Turankar, A. V., Jain, S., Patel, S. B., Sinha, S. R., Joshi, A. D., Vallish, B. N., … Turankar, S. A. (2013). Effects of Slow Breathing Exercise on Cardiovascular Functions, Pulmonary Functions & Galvanic Skin Resistance in Healthy Human Volunteers - a Pilot Study. The Indian Journal of Medical Research, 137(5), 916–921.

United Nations Population Division. (2015). World Population Prospects. The 2015 Revision. New York: United Nations

Yusiana, M.A & Rejeki, A.S. (2015). Terapi Guided Immagery dan Deep Breathing Efektif Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal STIKES, 8 (2): 155-165
Published
2019-04-28
How to Cite
Amin, M., Sari, D., & Vioneery, D. (2019). Efektivitas Perbedaan Terapi Deep Breathing dan Senam Bugar Lansia terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(2), 28-38. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v2i2.522
Abstract viewed = 42 times
pdf downloaded = 51 times