Kepasatian Penegakan Hukum  Tindak Pidana Korupsi Pasca Disahkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Authors

  • Harmelia Harmelia Universitas Syedza Saintika
  • Ade Kurnia Universitas Syedza Saintika

DOI:

https://doi.org/10.31539/bvx1eg78

Keywords:

Kepastian hukum, korupsi, KUHP Nasional

Abstract

Criminal law reform through the National Criminal Code (KUHP) is carried out to protect and provide welfare to the community. Both are in line with the goals of the state as stated in the Preamble to the 1945 Constitution. Meanwhile, sociologically, the current development of criminal law has created criminal law outside the KUHP that is not based on appropriate criminal law formation policies, thus conflicting with the principle of legal certainty. To address this, comprehensive criminal law reform is needed to build a national criminal law system that embodies the mission of consolidation, decolonization, harmonization, democratization, and actualization of various legal developments. With the enactment of Law No. 1 of 2023 concerning the Criminal Code, this reform of criminal law, which also serves as the Indonesian National Criminal Code, is reflected. The enactment of the National Criminal Code also revokes several core articles (core crimes) of corruption that were previously specifically regulated in the Corruption Eradication Law. This undoubtedly creates uncertainty regarding the enforcement of corruption laws, which are regulated by both general and specific provisions.

 

Keywords: Legal certainty, corruption, National Criminal Code

 

References

Arief, B. (2006). Korupsi dan Upaya Penegakan Hukum (Kapita Selekta). Adika Remaja Indonesia.

Arief, B. N. (2012). RUU KUHP baru. Badan Penerbit UNDIP.

Barama, M. (2015). Tindak Pidana Khusus. Unsrat Press.

Fajar, M., & Achmad, Y. (2010). Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris (Cetakan I). Pustaka Pelajar.

Ifrani. (2017). Tindak Pidana Korupsi Sebagai Kejahatan Luar Biasa. Al’Adl, 9(3), 319–336. https://doi.org/10.31602/al-adl.v9i3.1047

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)

Marzuki, P. M. (2008). Pengantar Ilmu Hukum. Kencana, Jakarta.

Muntaha, H. A., & Baskoro, N. E. (2021). Tinjauan Hukum terhadap Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia. Jurnal Pemuliaan Hukum, 4(1). https://ojs.uninus.ac.id/index.php/Pemuliaan/article/view/1448

Okpirianti, R. (2019). Korupsi Sebagai Tindak Pidana Khusus dalam Rancangan Undang-Undang KUHP. Bhirawa Law Journal, 5(1),

Priyatno, D. (2004). Kebijakan Legislasi Tentang Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Indonesia. CV Utomo.

Raharjo, S. (2012). Ilmu Hukum. Citra Aditya Bakti.

Rahman, F. (2024). Kontradiksi Pengaturan Tindak Pidana Korupsi dalam KUHP Baru dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005–2025. Bhirawa Law Journal, 5(1). https://doi.org/10.26905/blj.v5i1.12905

Ridwansyah, M. (2016). Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum dan Kemanfaatan Hukum dalam Qanun Bendera dan Lambang Aceh. Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 13(2), Yogyakarta. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=505849

Suhartini, A. (2010). Jurnal Pendidikan Belajar Tuntas: Latar Belakang, Tujuan, dan Implikasi. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 10(1), 1–14. https://doi.org/10.24252/lp.2007v10n1i1 (UIN Alauddin Journal)

Undang-Undang No.1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Yaqin, A., Ashyarofi, H. L., & Faisol. (2024). Urgensi Kebijakan Pembaharuan Pengaturan Tindak Pidana Korupsi dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 30(2), 10838–10852. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jdh/article/view

Yusuf, M. (2013). Merampas Aset Korupsi: Solusi pemberantasan korupsi di Indonesia. Penerbit Kompas.

Downloads

Published

2025-12-31