Analisis Kualitatif Penyusunan Modul Ajar Berbasis Pendekatan Deep Learning oleh Guru SD Negeri 124 Palembang
DOI:
https://doi.org/10.31539/ert5tk22Abstract
Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut transformasi peran guru dalam merancang pembelajaran bermakna melalui pendekatan deep learning. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas penyusunan modul ajar berbasis pendekatan deep learning oleh guru SD Negeri 124 Palembang, dengan fokus pada keselarasan komponen instruksional, integrasi keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), dan pemanfaatan teknologi. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan 26 guru sebagai subjek, dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi, wawancara, dan observasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual guru dengan praktik penyusunan modul. Secara spesifik, hanya 50% sampel modul yang menunjukkan keselarasan (alignment) yang jelas antara tujuan, indikator, dan asesmen. Sekitar 40% aktivitas pembelajaran masih didominasi oleh kognitif tingkat rendah, sementara integrasi HOTS dan kegiatan refleksi siswa belum dilakukan secara sistematis. Selain itu, pemanfaatan media digital masih terbatas pada penggunaan platform dasar tanpa interaktivitas yang mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun guru memiliki komitmen adaptif, diperlukan pendampingan intensif dalam perencanaan instruksional dan penguatan kompetensi TPACK untuk menghasilkan modul ajar yang efektif memfasilitasi kemampuan berpikir kritis dan reflektif siswa sesuai standar kurikulum nasional.
Kata Kunci: Deep Learning, Kurikulum Merdeka, Modul Ajar, Kompetensi Guru, HOTS
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ria Triayomi, Agnes Febriana Kurniawati, Febriani Ritua Manullang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

