Fenomena Billiard Fomo Gaya Hidup Baru Anak Muda di Bumi Silampari
DOI:
https://doi.org/10.31539/p3z6vg81Abstract
Fenomena billiard kini tidak lagi sekadar aktivitas rekreasi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup baru anak muda di Bumi Silampari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh budaya Fear of Missing Out (FOMO) terhadap meningkatnya minat bermain billiard di kalangan generasi muda, serta bagaimana fenomena tersebut merepresentasikan perubahan pola interaksi sosial dan nilai-nilai gaya hidup modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap komunitas serta pengunjung tempat billiard di wilayah Lubuklinggau dan sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren billiard dipengaruhi oleh dorongan FOMO, di mana anak muda merasa perlu terlibat dalam aktivitas yang sedang populer demi mempertahankan eksistensi sosial dan mengikuti perkembangan media sosial. Aktivitas billiard tidak hanya dimaknai sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol pergaulan, status sosial, dan ekspresi identitas diri. Kesimpulannya, billiard FOMO mencerminkan transformasi gaya hidup anak muda Bumi Silampari yang semakin dinamis, konsumtif, dan terpengaruh oleh budaya digital.
Kata kunci: anak muda,billiard, Bumi Silampari, FOMO, gaya hidup
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adika Fatahilah, Romi Pranata, Devi Ariana, Harvy Pratama Puta, Tri Cahyo Febriansyah, Muhamad Salek

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

