Eksplorasi Etnomatematika Lemang dan Lempuk Durian Khas Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.31539/yp2w9t41Abstract
Lemang dan lempuk durian merupakan dua kuliner tradisional khas Provinsi Bengkulu yang sarat nilai budaya sekaligus berpotensi memuat konsep-konsep matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep matematika yang terkandung dalam proses pembuatan lemang dan lempuk durian, serta mengkaji potensi pemanfaatannya dalam pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain etnografi, dengan data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas pembuat lemang dan lempuk durian, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan lemang memuat konsep geometri bangun ruang sisi lengkung (tabung), simetri, pola berkala, pengukuran volume, dan pecahan, sedangkan proses pembuatan lempuk durian memuat konsep perbandingan dan rasio bahan, barisan perubahan kekentalan terhadap waktu, geometri bangun ruang sisi datar (balok/kubus), serta aritmetika sosial. Konsep-konsep tersebut berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika realistik di sekolah dasar dan menengah pertama melalui bahan ajar kontekstual bertema kuliner khas daerah. Penelitian ini diharapkan memperkaya dokumentasi etnomatematika Bengkulu sekaligus menjadi alternatif sumber belajar matematika yang bermakna dan berbasis budaya lokal.
Kata kunci: Etnomatematika; Lemang; Lempuk Durian; Kuliner Bengkulu; Pembelajaran Matematika Realistik
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helan, Lena Sintya, Adi Asmara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

