Pengaruh Permainan Tradisional Balogo dan Benteng terhadap Kelincahan dan Daya Tahan Jantung Paru SD Negeri 1 Sababilah

Authors

  • yuriadi mepedeon Universitas Negeri Yogyakarta, Fakultas Ilmu Keolahragaan
  • Rifky Riyandi Prastyawan Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31539/eda5r866

Keywords:

Balogo; Benteng; daya tahan jantung paru; kelincahan; permainan tradisional

Abstract

This research aims to determine the effect of training using the Balogo and Benteng traditional games on the agility and cardiorespiratory endurance of students of SD Negeri 1 Sababilah (Sababilah 1 Elementary School). The background of this research is the need for effective and enjoyable learning in Physical Education for elementary school students, while simultaneously preserving local culture through traditional games. The research method used a quantitative approach with a pretest-posttest design and two treatment groups (Balogo and Benteng). The sample consisted of 24 extracurricular students, divided proportionally. Agility was measured by using a shuttle run test, while cardiorespiratory endurance was measured by using a 600-meter run test. The data analysis was performed by using paired sample t-tests and independent sample t-tests at a significance level of 0.05. The research findings reveal that training in the Balogo traditional game has a significant effect on agility (Sig. < 0.001; t = 48.738) and cardiorespiratory endurance (Sig. < 0.001; t = 10.981). Similarly, the traditional Benteng game significantly has impacted agility (Sig. < 0.001; t = 63.420) and cardiorespiratory endurance (Sig. < 0.001; t = 11.094). Furthermore, there is no any significant difference in the effects of Balogo and Benteng on agility (Sig. = 0.178) or cardiorespiratory endurance (Sig. = 0.460). These results conclude that both traditional games are equally effective in improving agility and cardiorespiratory endurance of elementary school students.

Keywords: Balogo, Benteng, cardiorespiratory endurance, agility, traditional games

References

AAHPERD. (2015). Health-related physical fitness test manual for youth. Washington, DC: AAHPERD.

American College of Sports Medicine. (2021). ACSM’s Guidelines for Exercise Testing and Prescription (11th ed.). Wolters Kluwer.

Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics.

Armstrong, N., & Barker, A. R. (2019). Endurance training and aerobic fitness in children. Human Kinetics.

Armstrong, N., & Barker, A. R. (2019). Physical activity, physical fitness and children’s health. Routledge.

Bete, A., & Saidjuna, I. (2022). Kajian permainan tradisional Benteng dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(2), 101–110.

Bok, D., Kim, S., & Park, J. (2022). Cardiorespiratory fitness and its relationship with cognitive and physical development in children. Journal of Pediatric Exercise Science, 34(1), 55–66.

Bompa, T., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics.

Buahana, A., & Suparno, S. (2022). Kontribusi permainan tradisional terhadap keterampilan motorik kasar anak sekolah dasar. Jurnal Olahraga Nusantara, 9(1), 45–53.

Harvianto, R., & Abeng, T. (2021). Balogo sebagai warisan budaya Dayak: Nilai, filosofi, dan perkembangan modern. Jurnal Kebudayaan Borneo, 5(2), 120–135.

Husein, M. (2021). Pengaruh pendekatan bermain terhadap motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 122–130.

Irmawati, D., & Resviya, L. (2023). Nilai edukatif dan kebugaran jasmani melalui permainan tradisional Balogo di sekolah dasar. Jurnal Olahraga dan Pembelajaran, 9(1), 44–52.

Irmawati, L., & Resviya, N. (2023). Pengaruh permainan Balogo terhadap motorik halus dan kasar anak sekolah dasar. Jurnal Aktivitas Fisik Anak, 4(1), 22–30.

Is, S., & Hariansyah, F. (2020). Daya tahan jantung paru siswa sekolah dasar dalam aktivitas permainan. Jurnal Pendidikan Olahraga Dasar, 3(2), 89–97.

Jeffreys, I., Moody, J., & Atkinson, M. (2018). Agility: The multidimensional performance quality. Strength and Conditioning Journal, 40(3), 20–32.

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2023). Statistik pengguna internet anak Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kominfo.

Kurniawan, A. (2019). Permainan tradisional sebagai media pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(3), 345–356.

Kurniawan, D. (2019). Permainan tradisional dalam pembentukan karakter dan kebugaran jasmani anak. Jurnal Pendidikan Jasmani, 9(1), 15–25.

Mayolla, S. (2024). Nilai kearifan lokal dalam permainan Benteng pada pembelajaran PJOK. Jurnal Keolahragaan Indonesia, 12(1), 33–42.

Nugroho, S., & Sudrajat, A. (2022). Komponen kebugaran jasmani dan kaitannya dengan performa gerak siswa. Jurnal Kependidikan Olahraga, 8(1), 15–26.

Paul, G. (2016). Agility training for young athletes. Human Movement Science, 48, 200–210.

Rizqa, A., et al. (2024). Running-based traditional games and agility improvement in elementary students. Journal of Physical Education Research, 11(2), 88–97.

Rizqa, A., Rahman, T., & Lestari, D. (2023). Pengaruh permainan berbasis lari terhadap kelincahan siswa sekolah dasar. Jurnal Aktivitas Fisik, 7(1), 55–63.

Rizqa, M., Mulyana, H., & Andika, R. (2023). Pengaruh permainan tradisional terhadap peningkatan kelincahan siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Keolahragaan Indonesia, 11(2), 101–110.

Rizqi, M., & Putra, Y. (2020). Cardiorespiratory endurance in children: Determinants and assessment. Journal of Pediatric Health, 15(1), 30–38.

Setyawan, H. (2022). Latihan kelincahan untuk siswa sekolah dasar: Kajian teoretis dan praktik. Jurnal Keolahragaan Dasar, 6(2), 77–87.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

World Health Organization. (2022). Global guidelines on physical activity and sedentary behavior for children. Geneva: WHO.

Supriyono, B., & Riyanto, A. (2023). Intensitas permainan tradisional dan pengaruhnya terhadap daya tahan anak. Jurnal Pembinaan Olahraga, 5(1), 40–50.

Supriyono, B., et al. (2023). Hubungan daya ledak otot tungkai dengan kelincahan siswa. Jurnal Fisiologi Olahraga Indonesia, 2(2), 66–72.

Supriyono, H., Hidayat, R., & Sari, T. (2023). Aktivitas permainan Benteng dalam mengembangkan kelincahan dan kerja sama siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 18(1), 56–64.

Syarifuddin, A., & Hadi, R. (2022). Kontribusi permainan tradisional terhadap perkembangan motorik anak. Jurnal Olahraga dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 7(2), 87–95.

Winda, M. (2024). Balogo sebagai cabang olahraga tradisional dalam Festival Budaya Isen Mulang. Jurnal Budaya Nusantara, 3(1), 10–18.

Downloads

Published

2025-12-31