Kelayakan Fasilitas Sarpras Untuk Meningkatkan Kemajuan Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Di SMK Muhammadiyah 4 Kalisat

Authors

  • lailatul jannah Universitas Muhammadiyah Jember
  • Topo Yono Universitas Muhammadiyah Jember
  • Bahtiar Hari Hardovi Universitas Muhammadiyah Jember

DOI:

https://doi.org/10.31539/g609gk42

Keywords:

Infrastructure, Facilities, Feasibility, Pjok, learning, clasroom

Abstract

This study aims to analyze the level of adequacy of physical education (PJOK) facilities and infrastructure at SMK Muhammadiyah 4 Kalisat and describe efforts to improve the progress of PJOK learning through improvements or optimization of these facilities using the Classroom Action Research (CAR) method. The subjects were teachers and students of grade XI BDG one. Data were collected through infrastructure feasibility observations, feasibility questionnaires, learning outcome tests, and CAR field notes. Initial results indicated that the feasibility of PJOK facilities and infrastructure was in the Inadequate category. Actions in cycles I and II focused on optimizing modification tools and field layout. CAR results showed a significant increase in student engagement and average practical/knowledge scores after the infrastructure improvement/optimization actions were implemented. This study concludes that the feasibility of PJOK facilities and infrastructure plays a vital role in the advancement of physical education.

References

Afif, F. (2016). Keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani dan Olahraga di SMP Negeri Se-Kabupaten Sleman Wilayah Barat. Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, 5(6).

Arikunto, S. (2014). Penelitian Tindakan Kelas: Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara. (Relevansi: Metodologi PTK)

Fahrizal, I. (2015). Optimalisasi Sarana dan Prasarana Pembelajaran untuk Meningkatkan Perilaku Aktif Belajar Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, X(Y), 101-115. (Relevansi: Optimalisasi Sapras)

Ghiffary, M. (2020). Survei ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) Tingkat SMP di Kecamatan Buleleng. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 8(1), 34–41.

Haqqi, Z. (2022). Penerapan Modifikasi Sarana Dan Prasarana Pada Permainan Kasti Untuk Meningkatkan Aktifitas Gerak Siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani, 18(7), 108-115. (Relevansi: Modifikasi Alat)

Kementerian Pendidikan Nasional. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Jakarta: Kemendiknas. (Relevansi: Standar Kelayakan

Lutan, R. (2001). Pendidikan Jasmani dan Olahraga: Suatu Pendekatan Fenomenologi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. (Relevansi: Konsep PJOK

Pratomo, A. T. (2013). Survei sarana dan prasarana pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada sekolah menengah pertama negeri se-Kota Purbalingga tahun 2012. ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 2(6).

Satriawan, R. (2021). Peran Orangtua dalam Pembelajaran Penjas pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Kendo Kota Bima. Jurnal Pendidikan Olahraga, 11(2), 26–32.

Soleh, A. M. (2021). Sarana Dan Prasarana Olahraga Mata Pelajaran PJOK Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kota Salatiga. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 2(2), 164–171.

Sudibyo, N. A., & Nugroho, R. A. (2020). Survei sarana dan prasarana pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada sekolah menengah pertama di kabupaten pringsewu tahun 2019. J. Phys. Educ, 1(1), 18–24.

Suryobroto, A. S. (2004). Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. (Relevansi: Dasar Sapras

Downloads

Published

2025-12-28