Uji Kuantitas Kadar Antioksidan dan Kandungan Vitamin C Kombucha Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Pemanis Stevia berdasarkan Variasi Lama Fermentasi

  • Fadhila Qutrunnadakhairunnisa Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ambarwati Ambarwati Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Puji Kurnia Wulan Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract

This study aimed to determine the antioxidant levels and vitamin C content of secang kombucha with stevia sweetener based on variations in fermentation time. This research used experimental methods and a Completely Randomized Design with 1 factor, namely fermentation time of 11 days and 13 days with 3 replications each. Data analysis uses quantitative descriptive methods. The results of the research showed that the antioxidant content of secang wood kombucha with stevia sweetener was the highest in the 13 day fermentation treatment, namely 79.14%. Meanwhile, the highest vitamin C content of secang wood kombucha with stevia sweetener was in the 13 day long fermentation treatment, namely 39.14 mg/100g.

 

Keywords: Antioxidants, Fermentation, Kombucha, Secang, Vitamin C

References

Aboulwafa, M. M., Youssef, F. S., Gad, H. A., Altyar, A. E., Al-Azizi, M. M., & Ashour, M. L. (2019). A Comprehensive Insight on the Health Benefits and Phytoconstituents of Camellia Sinensis and Recent Approaches for its Quality Control. Antioxidants, 8(10), 1-33. https://doi.org/10.3390%2Fantiox8100455

Aina, Q., Ferdiana, S., & Rahayu, F. C. (2019). Penggunaan Daun Stevia sebagai Pemanis dalam Pembuatan Sirup Empon-Empon. Journal of Scientech Research and DevelopmenT, 1(1), 001-011. https://doi.org/10.56670/jsrd.v1i1.1

Cahyaningtyas, D. M., Puspawati, N., & Binugraheni, R. (2019). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanolik Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) terhadap Staphylococcus aureus. Biomedika, 12(2), 205-216. https://doi.org/10.31001/biomedika.v12i2.614

Fadillah, M. F., Hariadi, H., Rezaldi, F., & Setyaji, D. Y. (2022). Karakteristik Biokimia dan Mikrobiologi pada Larutan Fermentasi Kedua Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) sebagai Inovasi Produk Bioteknologi Terkini. Jurnal BiogenerasI, 7(2), 19-34. https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v7i2.1765

Falahuddin, I., Apriani, I., & Nurfadilah, N. (2017). Pengaruh Proses Fermentasi Kombucha Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Kadar Vitamin C. Jurnal Biota, 3(2), 90-105. https://doi.org/10.19109/Biota.v3i2.1323

Hapsari, M., Rizkiprilisa, W., & Sari, A. (2021). Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Aktivitas Antioksidan Minuman Fermentasi Kombucha Lengkuas Merah (Alpinia purpurata). AGROMIX, 12(2), 146-149. https://doi.org/10.35891/agx.v12i2.2647

Hassmy, N. P. (2017). Analisis Aktivitas Antioksidan pada Teh Hijau Kombucha Berdasarkan Waktu Fermentasi yang Optimal. PHARMACON, 6(4), 67-74. https://doi.org/10.35799/pha.6.2017.17719

Hayati, A. W., Lestari, M. W., Mardiah, S. S., Pertiwi, S., Ikaditya, L., & Februanti, S. (2022). Kandungan Gizi dan Manfaat Teh Herbal. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia

Khaerah, A., & Akbar, F. (2019). Aktivitas Antioksidan Teh Kombucha dari Beberapa Varian Teh yang Berbeda. Prosiding Seminar Nasional LP2M UNM, 472-476.

Khamidah, A., & Antarlina, S. S. (2020). Peluang Minuman Kombucha sebagai Pangan Fungsional. Agrika, 14(2), 184-200. http://dx.doi.org/10.31328/ja.v14i2.1753

Lestari, K. A. P., & Sa’diyah, L. (2020). Karakteristik Kimia dan Fisik Teh Hijau Kombucha pada Waktu Pemanasan yang Berbeda. Journal Pharmasci, 5(1), 15-20. https://dx.doi.org/10.53342/pharmasci.v5i1.158

Limanto, A. (2017). Stevia, Pemanis Pengganti Gula dari Tanaman Stevia rebaudiana. Jurnal Kedokteran Meditek, 23(61), 1-12. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v23i61.1466

Majidah, L., Gadizza, C., & Gunawan, S. (2022). Analisis Pengembangan Produk Halal Minuman Kombucha. Halal Research Journal, 2(1), 36–51. https://doi.org/10.12962/j22759970.v2i1.198

Nomer, N. M. G. R., Duniaji, A. S., & Nocianitri, K. A. (2019). Kandungan Senyawa Flavonoid dan Antosianin Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) serta Aktivitas Antibakteri terhadap Vibrio cholerae. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 8(2), 216-225. http://dx.doi.org/10.24843/itepa.2019.v08.i02.p12

Prahasti, E. A., & Hidajati, N. (2019). Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dan Kayu Manis (Cinnamomum burmanni nees Ex Bl.). Unesa Journal of Chemistry, 8(2), 38-44. https://doi.org/10.26740/ujc.v8n2.p%25p

Priyono, P., & Riswanto, D. (2021). Studi Kritis Minuman Teh Kombucha: Manfaat Bagi Kesehatan, Kadar Alkohol dan Sertifikasi Halal. International Journal Mathla’ul Anwar of Halal Issues, 1(1), 9-18. https://doi.org/10.30653/ijma.202111.7

Purnami, K. I., Jambe, A. A., & Wisaniyasa, N. W. (2018). Pengaruh Jenis Teh terhadap Karakteristik Teh Kombucha. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 7(2), 1-10. https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_1_dir/68c99001530e08c6752f3bcbfcc45ba2.pdf

Puspaningrum, D. H. D., Sumadewi, N. L. U., & Sari, N. K. Y. (2022). Karakteristik Kimia dan Aktivitas Antioksidan Selama Fermentasi Kombucha Cascara Kopi Arabika (Coffea arabika L.) Desa Catur Kabupaten Bangli. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 5(2), 44-51. https://doi.org/10.24246/juses.v5i2p44-51

Puspitasari, Y., Palupi, R., & Nurikasari, M. (2017). Analisis Kandungan Vitamin C Teh Kombucha Berdasarkan Lama Fermentasi Sebagai Alternatif Minuman untuk Antioksidan. Global Health Science, 2(3), 245-253. http://dx.doi.org/10.33846/ghs.v2i3.137

Rezaldi, F., Rachmat, O., Fadillah, M. F., Setyaji, D. Y., & Saddam, A. (2022). Bioteknologi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) sebagai Antibakteri Salmonella thypi dan Vibrio parahaemolyticus berdasarkan Konsentrasi Gula Aren. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 3(1), 13–22. http://dx.doi.org/10.52742/jgkp.v3i1.14724

Rindiani, S. D., & Suryani, T. (2023). Aktivitas Antioksidan dan Kualitas Organoleptik Kombucha Daun Ciplukan pada Variasi Jenis Gula dan Lama Fermentasi. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 6(2), 516-530. https://doi.org/10.31539/bioedusains.v6i2.6884

Sariyanto, I. (2019). Serapan Zat Besi dalam Minuman Teh Kemasan Menggunakan Spektrofotometer. Jurnal Analis Kesehatan, 8(1), 7-12. https://doi.org/10.26630/jak.v8i1.1641

Wahyuni, S., Sari, S. A. K. M. A., & Rahmawati, D. K. (2019). Hubungan Asupan Lemak dan Zat Besi dengan Kejadian Anemia Saat Menstruasi Pada Mahasiswa Di Asrama Kebidanan UNW Ungaran. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 25-30. https://doi.org/10.35473/pro%20heallth.v1i1.126

Wistiana, D., & Zubaidah, E. (2015). Karakteristik Kimiawi dan Mikrobiologis Kombucha dari Berbagai Daun Tinggi Fenol Selama Fermentasi. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(4), 1446-1457. https://doi.org/10.35473/pro%20heallth.v1i1.126

Yuningtyas, S., Masaenah, E., & Telaumbanua, M. (2021). Aktivitas Antioksidan, Total Fenol, dan Kadar Vitamin C dari Kombucha Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.). Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 6(1), 10-14. https://doi.org/10.47219/ath.v6i1.116

Zubaidah, E., Effendi, F. D., & Afgani, C. A. (2022). Kombucha: Mikrobiologi, Teknologi, dan Manfaat Kesehatan. Malang: Universitas Brawijaya Press
Published
2024-03-26
Abstract viewed = 7 times
pdf downloaded = 9 times