Penguasaan Ejaan Bahasa Indonesia (Ebi) dan Hubungannya dengan Kemahiran Berbahasa Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31539/qjmr8b86Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat penguasaan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) guru kelas V, kemahiran berbahasa siswa, serta hubungan di antara keduanya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 13 guru dan 39 siswa kelas V dari 13 sekolah dasar di Gugus 62 Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui tes objektif berbentuk pilihan ganda berdasarkan indikator Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), meliputi pemakaian huruf, penulisan kata, dan pemakaian tanda baca. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan EBI guru berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata 68,9%, sedangkan kemahiran berbahasa siswa berada pada kategori kurang baik dengan rata-rata 59,5%. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r = 0,569 dengan p = 0,042 (p < 0,05), menandakan adanya hubungan signifikan dengan tingkat sedang antara penguasaan EBI guru dan kemahiran berbahasa siswa. Simpulan penelitian ini bahwa semakin tinggi penguasaan EBI guru, semakin baik pula kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah.
Kata Kunci: Ejaan Bahasa Indonesia, Guru Sekolah Dasar, Kemahiran Berbahasa, Korelasi, Tanda Baca
References
Alwi, H., et al. (2010). Tata bahasa baku bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Bahasa.
Anjarsari, N., Suwandi, S., & Mulyono, S. (2013). Analisis Kesalahan Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Karangan Mahasiswa Penutur Bahasa Asing di Universitas Sebelas Maret. BASASTRA, 2(1),
Arifin, E. Z., & Hadi, F. (2009). Seribu Satu Kesalahan Berbahasa. Jakarta: Akademika Pressindo.
Atsar, H., dkk. (2010). Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Buku Ajar Sekolah Dasar. Jakarta: Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional.
Dalman, H. (2012). Menulis karya ilmiah. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umat.
Gewati, M. Kesalahan Ejaan Berdasarkan Kaidah Kebahasaan Dalam Kalimat Jawaban Siswa Kelas V Mi Ma’arif Polorejo, Ponorogo (2016), Agustus 29). www.kompas.Com. Retrieved Juni 08, 2017, from edukasi.kompas.com: edukasi.kompas.com/read/2016/08/29/07175131/minat.baca.indonesia.ada.di.urutan.ke-60.dunia
Hariani. (2016). Kesalahan ejaan berdasarkan kaidah kebahasaan dalam kalimat jawaban siswa kelas V MI Ma’arif Polorejo, Ponorogo. Ponorogo: Universitas Muhammadiyah.
Kusnadi. (2012). “Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia (Sebuah Tinjauan dari Aspek Kurikulum)”. Jembatan Merah. Volume 7 Edisi Desember 2012, Keraf, Gorys. (1989). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Ende, Flores: Nusa Indah.
Koyan, I, W. (2011). Asesmen Dalam Pendidikan. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha Press.
Narbuko, C., & Achmadi, A. (2007). Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.
Nasution, R. (2013). Analisis kesalahan tanda baca dalam tulisan siswa sekolah dasar. Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(1).
Nurgiyantoro, B. (2011). Penilaian Pembelajaran Bahasa berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Permendikbud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Purwanto. (2008). Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Samani, M. (2012). Profesionalisasi Pendidikan. Surabaya: Unesa University Press.
Samsuri. (1994). Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.
Sriyanto. (2014). Ejaan. Jakarata: Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sudirman, T. (2005). Jurnalistik Baru. Jakarta: Kalam Indonesia.
Sudjiono, A. (2010). Pengantar Statistik dan Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.
Sugiyono. (2001). Metode Penelitian Administratif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2003). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Suharsimi, A. (2010). Prosedur penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Sujinah. (2011). Model Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran untuk Siswa Istimewa. Surabaya: PMN.
Sulistyo. (2006). Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Sastra dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Suparno., & Yunus, M. (2008). Keterampilan menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.
Suryaman, U. (1998). Dasar-dasar Bahasa Indonesia Baku. Bandung: Alumni.
Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tim Pengembang Pedoman Bahasa Indonesia. (2016). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Tondowala, S. F. (2012). Pengembangan Tes Objektif Pilihan Ganda Berbasis Taksonomi Anderson dan Krathwohl untuk Kemampuan Membaca. Jurnal Penelitian Pascasarjana UNDIKSHA, 1(2), hal. 1-43.
Yamin, M. (2006). Sertifikasi Profesi Keguruan di Indonesia. Jakarta: Gaung Persada Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ricca Mucarrommah, Puryati, Riandi Marisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

