Kajian Pustaka Pengembangan Bahan Ajar Teks Fiksi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31539/jjp14v55Abstract
Abstrak
Pembelajaran teks fiksi di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan literasi, kreativitas, dan karakter peserta didik. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan bahan ajar yang kontekstual, kurang menarik, serta belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Artikel ini membahas pengembangan bahan ajar teks fiksi dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kajian pustaka menunjukkan bahwa bahan ajar yang baik harus relevan, menarik, kontekstual, serta mampu memfasilitasi keterlibatan aktif siswa. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar teks fiksi berbasis konteks lokal, ilustratif, dan interaktif mampu meningkatkan minat baca, kemampuan memahami unsur cerita, serta kreativitas siswa dalam menulis. Implementasi bahan ajar juga memberikan dampak positif terhadap penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, pengembangan bahan ajar teks fiksi merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Kata Kunci: Bahan Ajar, Kurikulum Merdeka, Literasi, Sekolah Dasar, Teks Fiksi
References
Aditomo, A. (2024). Pengembangan bahan ajar materi teks berbasis budaya lokal dalam meningkatkan pemahaman membaca dan minat belajar peserta didik sekolah dasar. Onoma: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. https://e-journal.my.id/onoma/article/view/5495?utm_source=chatgpt.com.
Handayani, T., Hendratno, & Indarti, T. (2022). Pengembangan bahan ajar teks fiksi berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran literasi membaca peserta didik kelas IV sekolah dasar. Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra, 23(2). https://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/aksara/article/view/25697?utm_source=chatgpt.com.
Kemendikbud. (2021). Pedoman Kurikulum Merdeka: Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Kemendikbud.
Kustaryo, P. (2017). Strategi Pengajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Jakarta: Pustaka Bangsa.
Mulyani, S. (2019). Pembelajaran berbasis karakter melalui teks fiksi. Jurnal Pendidikan, 10(2), 40-50.
Nurhasanah, S. (2018). Peran bahan ajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jakarta: Cerdas Media.
Nurfaliza, I. (2021). Kendala dalam pengajaran teks fiksi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(3), 15-22.
Pratiwi, S., & Wijaya, R. (2021). Membangun profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran teks fiksi. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 25-38.
Putra, H. (2018). Literasi sekolah dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia. Surabaya: Insan Cendekia.
Sari, R. (2022). Pembelajaran kreatif dengan media interaktif. Bandung: Alfabeta.
Santosa, B. (2016). Pendidikan Sastra di Sekolah Dasar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sukardi, A. (2020). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jakarta: Global Aksara.
Tangkudung, D. (2020). Pengajaran teks fiksi dalam pendidikan dasar. Yogyakarta: UGM Press.
Tompkins, G. E. (2012). Literacy for the 21st Century: Teaching Reading and Writing in PreK–8 Classrooms (6th ed.). Boston: Pearson.
Trianto, T. (2011). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Uno, H. B., & Lamatenggo, N. (2016). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Yuliani, N. S. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Zubaidah, S. (2018). Pembelajaran Literasi dan Pengembangan Karakter di Sekolah Dasar. Malang: UM Press.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Citra Raflesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

