Pesan-pesan Ekologi dalam Antologi Cerita Anak Berjudul 20 Cerita Kak Awam Karya Awam Prakoso
DOI:
https://doi.org/10.31539/26ehrq93Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Antologi cerita anak ini memuat berbagai kisah yang menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan serta pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Penelitian ini menggunakan kritik ekologi sastra dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa dalam cerita yang mengandung pesan ekologi, sedangkan sumber data penelitian adalah buku 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso yang diterbitkan pada tahun 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data meliputi tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam antologi cerita anak tersebut ditemukan berbagai bentuk pesan ekologi yang meliputi pelestarian alam, kritik terhadap kerusakan lingkungan, hubungan harmonis antara manusia dan alam, serta nilai moral dan tanggung jawab ekologis manusia terhadap lingkungan. Pesan yang paling dominan adalah ajakan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui perilaku sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui tokoh, latar, dan peristiwa yang dekat dengan kehidupan anak sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menunjukkan bahwa antologi 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso tidak hanya berfungsi sebagai hiburan bagi anak, tetapi juga sebagai media edukatif yang mengandung nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, karya sastra anak ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini kepada anak.
Kata Kunci: Cerita Anak, Pesan Ekologi, Ekokritik Sastra.
References
Adam, G., Tata, M., Anut, M. R., Nurani, F. M., & Juita, M. (2025). Dampak Penebangan Hutan terhadap Keberagaman Hayati, Kualitas Air dan Kehidupan Masyarakat Lokal di Manggarai. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(6), 443–449.
Hartono, B., Massaguni, M., & Furqan, A. (2025). Analisis Ekokritik Kumpulan Puisi berjudul Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih karya Budi Hartono. Jurnal Sastra dan Lingkungan, 5(3), 1472–1485.
Jainudin, N. (2023). Dampak deforestasi terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem. Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Hidup, 1(2), 131–140.
Munim, Z. (2022). Etika Lingkungan Biosentris dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Pelestarian Lingkungan Hidup Karya Kementerian Agama. Jurnal Studi Islam dan Lingkungan, 15(1), 197–221.
Nabila, Z. A., Queena, N., & Putri, H. (2025). Representasi Isu Lingkungan dalam Dongeng P5 Mengusir Mesin Raksasa Karya Rama Aji: Kajian Ekokritik Greg Garrard. Jurnal Pendidikan dan Sastra Anak, 11(2), 1580–1595.
Nastiti, S. A., Safitri, R., Agustina, L. A., Pramasha, R. R., Islam, U., Raden, N., Lampung, I., & Lampung, B. (2024). Peran Kebijakan Ekonomi dalam Konservasi Sumber Daya Alam: Analisis Literatur Terkini. Jurnal Ekonomi Lingkungan, 2(11).
Nirmawan. (2024). Perbedaan Kemampuan Menganalisis Cerpen dengan Metode Discovery dan Metode Kooperatif. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5, 85–96.
Nurhayati, A., Ummah, Z. I., & Shobron, S. (2018). Kerusakan Lingkungan dalam Al-Qur’an. Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 30(2), 194–220.
Oktavia, D., Ninda, L., Taftazani, Hartati, T. F., & Fatmawati. (2024). Dampak Alih Fungsi Hutan Menjadi Perkebunan Sawit Terhadap Biodiversitas Spesies. Jurnal Biodiversitas Indonesia, 3, 797–801.
Oktaviani, S., & Ruddin, M. (2024). Representasi Ekokritik Sastra Perspektif Lawrence Buell dalam Novel Menanam adalah Melawan Karya Widodo. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 254–268.
Rahmah, Y. P., Sudewi, S., Hidup, P. L., Bantul, K., & Isi, B. (2025). Bantul bersama dalam pengendalian kerusakan tanah. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Hidup, XXII(3), 4263–4279.
Ruhaimi, I., Isma, A., Maulia, T., Mahdariani, & Yuniastuti, E. (2024). Analisis Dampak Pencemaran Sungai Terhadap Lingkungan dan Masyarakat (Studi Kasus: Sungai Sei Sikambing). Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 2, 108–116.
Sampurno, N. H. (2025). Neokolonialisme Ekologis dalam Novel Batu Berkaki: Kajian Ekokritik. Jurnal Kajian Sastra Indonesia, 603–616.
Senoaji. (2021). Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Lindung Bukit Daun di Bengkulu. Jurnal Sosial Ekonomi Kehutanan, 13, 1–17.
Sholika, U. N. (2023). Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Sungai dengan Aksi Membersihkan Sungai. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 2021–2024.
Siahaan, S., & Restiaty, I. (2021). Pencemaran Tanah oleh Pestisida di Perkebunan Sayur Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 460–466.
Sultoni, A. (2020). Kritik Ekologis dalam Buku Puisi Air Mata Manggar Karya Arif Hidayat: Kajian Ekologi Sastra. Jurnal Sastra Nusantara, 5, 6–10.
Susilawati, E., Winda, N., Lismayanti, H., & Anak, C. (2024). Ekologi Sastra pada Cerita Anak Kalimantan Selatan Doa Untuk Amang Kani Karya Nurul Makiah. Jurnal Pendidikan dan Sastra Anak, 7(1), 354–363.
Tue, F., & Lasulika, C. T. (2024). Dialektika Alam dan Manusia dalam Perspektif Geografi Sosial. Jurnal Geografi Sosial, 4, 4844–4853.
Wardani, K. D. K. A., & Gorda, A. A. N. E. S. (2024). Merajut Kesadaran Lingkungan melalui Cerita Anak Luh Ayu Manik Mas Karya Ni Nyoman Ayu Suciartini: Kajian Ekokritik. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 499–510.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andre Wihnata, Elyusra, Ira Yuniati, Man

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

