Instagram Notes sebagai Ruang Komunikasi Mikro di Kalangan Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.31539/6ddctd03Abstract
Penggunaan Instagram Notes di kalangan mahasiswa menunjukkan adanya perubahan pola komunikasi digital yang semakin mengarah pada bentuk komunikasi mikro yang singkat, personal, dan implisit. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motif, pengalaman, dan makna penggunaan Instagram Notes di kalangan mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa pengguna aktif Instagram Notes dan didukung oleh studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan pengalaman subjektif informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram Notes dipengaruhi oleh because motive dan in-order-to motive, seperti dorongan Fear of Missing Out (FOMO), keinginan menyampaikan pesan secara tidak langsung, serta kebutuhan mengekspresikan diri. Instagram Notes juga menghadirkan pengalaman komunikasi yang beragam, mulai dari terciptanya interaksi interpersonal hingga tidak adanya respons dari audiens. Selain itu, mahasiswa memaknai Instagram Notes sebagai ruang ekspresi diri dan safe space yang memberikan kenyamanan emosional dalam berkomunikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram Notes telah berkembang menjadi ruang komunikasi mikro yang memiliki fungsi sosial dan emosional dalam kehidupan digital mahasiswa.
Kata Kunci: Fenomenologi, Instagram Notes, Komunikasi Mikro, Mahasiswa, Media Sosial
References
APJII. (2025). Survei internet APJII 2025. https://survei.apjii.or.id/
Irsyadillah, N. (2026). Instagram Notes sebagai media ekspresi di kalangan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Journal of Innovative and Creativity, 1461–1471.
Kemp, S. (2025, November 5). Digital 2026: Indonesia. Data Reportal. https://datareportal.com/reports/digital-2026-indonesia
Khatulistiwa, S. Z. (2026). Mencari validasi dan dukungan emosional: Studi fenomenologi atas respon pengikut akun Instagram @rahasiagadis. Jurnal Dharmawangsa, 9(1).
Lestari, A. P. (2024, June 4). Kembangkan tiga fitur baru, Instagram Notes kini lebih interaktif. Teknologi.id. https://teknologi.id/android/kembangkan-tiga-fitur-baru-instagram-notes-kini-lebih-interaktif
Maulana, Z. A. (2024). Kajian komunikasi dalam sudut pandang studi fenomenologi: Literatur review. Translitera, 13(2).
Milatishofa, K. A. (2021). Analisis resepsi khalayak terhadap makna body positivity pada Instagram Tara Basro. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2).
Nasrullah, R. (2017). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Kencana.
Nindito, S. (2005). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang konstruksi makna dan realitas dalam ilmu sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 79–94.
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014
Salsabila, S. A. (2025). Komunikasi interpersonal media sosial di era digital: Tantangan dan peluang. Journal of Educational Research and Development, 297–301.
Sari, L. N. (2022). Motif penggunaan filter Instagram di kalangan mahasiswa. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 5(2).
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wita, G. M. (2022). Fenomenologi dalam kajian sosial: Sebuah studi tentang konstruksi makna. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(2), 325–338.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jihan Salsabila Ridwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

