Memanfaatkan Media Sosial Youtube Sebagai Sarana Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma
DOI:
https://doi.org/10.31539/zafan479Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial Youtube sebagai sarana pembelajaran bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas V, dan peserta didik kelas V SDN 36 Seluma.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Youtube dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk menyampaikan materi, meningkatkan motivasi belajar, mempermudah pemahaman peserta didik, serta meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Faktor pendukung meliputi tersedianya fasilitas pembelajaran, kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi, serta ketersediaan video pembelajaran yang relevan.Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan jaringan internet, gangguan teknis, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, pemanfaatan media sosial youtube memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif.
Kata kunci: Bahasa Indonesia, Media Pembelajaran, Media Sosial YouTube, Sekolah Dasar
References
Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran (Edisi revisi). PT RajaGrafindo Persada.
Daryanto. (2022). Media pembelajaran. PT Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Fatria, F. (2023). Pemanfaatan media sosial YouTube sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 115–124.
Hamalik, O. (2021). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Kustandi, C., & Darmawan, D. (2021). Pengembangan media pembelajaran: Konsep dan aplikasi pengembangan media pembelajaran bagi pendidik di sekolah dan masyarakat. Kencana.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyasa, E. (2022). Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Bumi Aksara.
Munadi, Y. (2021). Media pembelajaran: Sebuah pendekatan baru. Gaung Persada Press.
Nurgiyantoro, B. (2021). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi. BPFE.
Rusman. (2022). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. PT RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Sundayana, R. (2021). Media dan alat peraga dalam pembelajaran. Alfabeta.
Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2021). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. PT Remaja Rosdakarya.
Susanto, A. (2022). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.
Wahyuni, S., & Lestari, D. (2023). Pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 52–63.
Yaumi, M. (2021). Media dan teknologi pembelajaran. Prenadamedia Group.
Yuberti, Y., & Antomi, Y. (2022). Penggunaan media audio visual berbasis YouTube dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 6(2), 88–97.
Yusuf, M. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.
Zulela. (2021). Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. PT Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yopi Puspita Sari, Hasmi Suyuthi, Hafiz Gunawan, Yanti Paulina, Man Hakim, Ira Yuniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

