Peningkatan Produksi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) dengan Menggunakan Kompos Kipahit (Tithonia diversifolia) dan Pupuk Kandang Ayam

Authors

  • Etimanta Pratama Sembiring Universitas Kristen Satya Wacana
  • Maria Marina Herawati Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.31539/bioedusains.v7i2.11157

Abstract

This research aims to determine the effect of compost from kipahit plants and chicken manure as organic material on increasing potato growth and productivity, as well as to find out the best fertilizer among kipahit plant compost, chicken manure, and the combination of kipahit with chicken coop on growth and potato crop productivity. The research method used in this research is a type of experimental research with a design prepared in a Randomized Group Design (RAK). Growth variables are seen from plant height, number of leaves, leaf area, and chlorophyll content. Meanwhile, productivity variables are measured by the number of tubers per plant (seeds), tuber weight per plant, and shoot dry fruit weight. The results of the research showed that there was an effect of providing compost fertilizer on plant growth and productivity (sig < 0.05), with the highest results from measuring the growth and productivity of potato plants for all variables being the application of compost fertilizer from kipahit and chicken manure. In conclusion, there is an influence of compost fertilizer on the growth and productivity of potato plants, with the best fertilizer being a combination of chicken manure and kipahit.

 

Keywords: Chicken coop, Growth, Productivity, Kipahit Compost Fertilizer, Potato Plants

References

Ajiningrum, P. S. (2018). Kadar total pigmen klorofil tanaman Avicennia marina pada tingkat perkembangan daun yang berbeda. Jurnal Stigma, 11(2), 52–59. https://doi.org/10.36456/stigma.vol11.no02.a1734

Arifin, M. S., Nugroho, A., & Suryanto, A. (2014). Kajian panjang tanaman dan berat bibit terhadap produksi dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.). Jurnal Produksi Tanaman, 2(3), 221–229. Dikutip dari https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/100

Arifah, S. M. (2013). Aplikasi macam dan dosis pupuk kandang pada tanaman kentang (Solanum tuberosum L.). Jurnal Gamma, 8(2), 80–85. Dikutip dari https://ejournal.umm.ac.id/index.php/gamma/article/view/2409

Asgar, A. (2013). Kualitas umbi beberapa klon kentang (Solanum tuberosum L.) dataran medium untuk keripik. Jurnal Berita Biologi, 12(1), 29–35. http://dx.doi.org/10.14203/beritabiologi.v12i1.515

Astrini, Y. D. (2012). Studi pengaruh penekanan pertumbuhan akar pada ruas-ruas batang atas terhadap hasil umbi ubi jalar (Ipomoea batatas (L.) Lamb.) (Skripsi). Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Aulia, I. D. (2023). Pemberian pupuk organik cair kipahit (Tithonia diversifolia) dan AB mix terhadap pertumbuhan dan produksi selada hijau (Lactuca sativa L.) dengan sistem hidroponik Nutrien Film Technique. (Skripsi). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta

Bannepadang, A. S., Nangoi, R., & Porong, J. V. (2022). Fertilizer technology from kipahit plant material (Tithonia diversifolia) using spinach plant response (Amaranthus tricolor L.). Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 3(1), 16–26. https://doi.org/10.35791/jat.v3i1.36415

Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik konsumsi pangan. Jakarta: Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Cindowarni, C., & Damsir, D. (2023). Respon pupuk kalium dan ukuran umbi bibit terhadap pertumbuhan dan produksi kentang (Solanum tuberosum). Jurnal Planta Simbiosa, 5(2), 22–28. https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v5i2.3237

Darmawati, I. A., Putri, & Wijana, G. (2012). Budidaya kentang ramah lingkungan melalui aplikasi pupuk organik Shisako. Jurnal Agrotrop, 2(2), 117–123. Dikutip dari https://ojs.unud.ac.id/index.php/agrotrop/article/view/7823/5901

Dessyrakhmawati, L., Melati, M., Suwarto, & Hartatik, W. (2015). Pertumbuhan Tithonia diversifolia dengan dosis pupuk kandang dan jarak tanam yang berbeda. Jurnal Agronomi Indonesia, 43(1), 72–80. https://doi.org/10.24831/jai.v43i1.9595

Devi, N. R., Fawzy, M. B. H. M., & Samaullah, Y. (2022). Pengaruh pemberian pupuk organik kandang ayam dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) generasi 1 (G1) varietas Granola. Agrohita Jurnal Agroteknologi, 7(2), 302–307. http://dx.doi.org/10.31604/jap.v7i2.6176

Dewanti, F. D., Koetjoro, Y., & Pribadi, D. U. (2020). Paitan (Tithonia diversifolia) sebagai sumber bahan organik pada budidaya kentang. Seminar Nasional Magister Agroteknologi Pertanian UPS "Veteran" Jawa Timur, 115–118.

Dianawati, M. (2018). Konsentrasi dan waktu aplikasi K2SO4 pada produksi benih kentang (Solanum tuberosum L.) G0. Jurnal Kultivasi, 17(1), 531–536. http://dx.doi.org/10.24198/kultivasi.v17i1.15499

Fageria, N. K. (2008). The role of nutrient-efficient plants in improving crop yields in the twenty-first century. Journal of Plant Nutrition, 5(4), 1121–1157. https://doi.org/10.1080/01904160802116068

Ganti, N. W. S. L., Ginting, S., & Leomo, S. (2022). Pengaruh pemberian pupuk organik terhadap sifat kimia tanah masam dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Journal of Agronomy Research, 11(1), 24–34. https://doi.org/10.33772/bpa.v11i1.400

Kantikowati, E., Karya, K., & Permana, L. (2019). Peningkatan pertumbuhan dan hasil kentang kultivar Granola akibat pemberian berbagai dosis pupuk kandang dan konsentrasi pupuk organik cair. Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(2), 276–282. http://dx.doi.org/10.35138/paspalum.v11i2.620

Lembaga Penelitian Tanah. (1983). Penuntun analisa fisika tanah. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Lubis, N., Wasito, M., Marlina, L., Ananda, S. T., & Wahyudi, H. (2022). Potensi ekoenzim dari limbah organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Seminar Nasional UNIBA Surakarta, 182–188. https://journal.uniba.ac.id/index.php/PSD/article/view/355/233

Nurmayulis, N., & Maryati, M. (2008). Laju tumbuh umbi dan kandungan fosfor kentang yang diberi pupuk organik difermentasi Azospirillum sp dan pupuk nitrogen. Jurnal Agrivigor, 7(3), 196–205.

Nazari, Y. A., Soemarno, & Agustina, L. (2012). Pengelolaan kesuburan tanah pada pertanaman kentang dengan aplikasi pupuk organik dan anorganik. Indonesian Green Technology Journal, 1(1), 7–12. Dikutip dari https://igtj.ub.ac.id/index.php/igtj/article/view/110

Nugroho, W. S. (2015). Penetapan standar warna daun sebagai upaya identifikasi status hara (N) tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah regosol. Jurnal Planta Tropika: Journal of Agro Science, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.18196/pt.2015.034.8-15

Pusat Penelitian Tanah. (1995). Kombinasi beberapa sifat kimia tanah dan status kesuburannya. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Rahman, A. M., Lestari, M. W., & Sunawan, S. (2023). Hubungan indeks luas daun, luas daun spesifik, dan nisbah luas daun akibat pemberian berbagai jenis dan dosis pupuk organik tanaman lobak (Raphanus sativus L.). Jurnal Agronisma, 11(2), 22–34.

Salori, A., & Barunawati, N. (2018). Pengaruh dosis kompos dan pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) varietas DTO 28 di dataran medium. Jurnal Produksi Tanaman, 6(5), 838–847.

Saputro. (2019). Hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) Var. Granola L. (G1) pada berbagai konsentrasi Trichoderma sp. dan media tanam. (Skripsi). Universitas Tidar, Magelang

Sayekti, A., Munambar, S., & Suharno. (2023). Pengaruh berat benih umbi G0 terhadap pertumbuhan dan produktivitas kentang G2. Agrotech Research Journal, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.36596/arj.v4i1.806

Sastrahidayat, I. R. (2011). Fitopatologi: Ilmu penyakit tumbuhan. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Setiawati, T., Saragih, I. A., Nurzaman, M., & Mutaqin, A. Z. (2016). Analisis kadar klorofil dan luas daun lampeni (Ardisia humilis Thunberg) pada tingkat perkembangan yang berbeda di Cagar Alam Pangandaran. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 122–126.

Stiawan, M. Y. (2018). Pengaruh bobot dan generasi umbi terhadap peningkatan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) varietas Granola. (Skripsi). Universitas Brawijaya, Malang

Sidauruk, L., Kaban, M., & Sihombing, P. (2019). Pengaruh peningkatan dosis kalium dan jenis pestisida nabati terhadap persentase serangan hama dan produksi kentang di Sumatera Utara. Jurnal Agrotektologi dan Ilmu Pertanian, 4(1), 11–20. https://doi.org/10.31289/agr.v4i1.2713

Sufianto, S. (2013). Kajian aplikasi pupuk organik pada penanaman kentang dengan ukuran umbi bibit berbeda. Jurnal Gamma, 8(2), 98–107. Dikutip dari https://ejournal.umm.ac.id/index.php/gamma/article/view/2411

Sunarjono, H. (2007). Petunjuk Praktis Budidaya Kentang. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Trisna, E. A., Sopandi, T., & Andrani, V. (2022). Aplikasi kompos daun paitan (Tithonia diversifolia) terfermentasi ragi tape sebagai pupuk cair terhadap pertumbuhan dan hasil panen bawang dayak (Eleutherine bulbosa). Jurnal Stigma, 15(1), 15–27. https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/stigma/article/view/5420

Tripathi, A. K., Ram, R. B., Rout, S., Kumar, A., & Petra, S. S. (2017). Effect of nitrogen levels and spacing on growth and yield of radish (Raphanus sativus L.) cv. Kashi Sweta. Biosci, 5(4), 1951–1960. http://dx.doi.org/10.18782/2320-7051.5116

U.S. Department of Agriculture (USDA). (2019). Potatoes, flesh and skin, raw. Dikutip dari https://www.nass.usda.gov/Publications/Todays_Reports/reports/pots0920.pdf

Widiastuti, N. R., Putri, R. I., & Singgih, H. (2020). Kontrol suhu dan kelembaban tanah dengan metode fuzzy logic pada tanaman kentang. Jurnal Elkolind, 7(2), 24–28.

Zelelew, D. Z., Sewa, L., Tesfai, T. K., & Biniam, M. G. (2016). Effect of potassium levels on growth and productivity of potato varieties. American Journal of Plant Science, 7, 1629–1638. http://dx.doi.org/10.4236/ajps.2016.712154

Downloads

Published

2024-12-31