Systematic Review: Perkembangan Penelitian Hutan Kota di Indonesia Tahun 2000-2024
DOI:
https://doi.org/10.31539/3das9b34Abstract
This study aimed to analyze the development of urban forest research themes in Indonesia from 2000-2024. The method used is a systematic literature review with the scholar.google.com site and VOSviewer software. The articles reviewed in the research were 150 articles. The results showed that the number of articles tended to increase from 2000 to 2024 with the highest increase occurring in 2010. The most commonly used terms in research are hutan kota and urban forests. Most of the research was conducted in the provinces of West Java, DKI Jakarta, and East JavaThe most frequently used research method was field observation, followed by survey/interview methods and field measurements. In conclusion, the most common article themes were physical and biotic with the most subthemes being biodiversity conservation, while the subthemes for which no articles were found were water management, healing, tree prices, and stakeholders.
Keywords: Urban Forests, Research, Developments, Green Open Spaces, Systematic Reviews
References
Abimanyu, B., Safe’i, R., & Hidayat, W. (2019). Aplikasi metode forest health monitoring dalam penilaian kerusakan pohon di hutan kota Metro. Jurnal Sylva Lestari, 7(3), 289–298. https://doi.org/10.23960/jsl37289-298
Adhitya, P. W., Hardiansyah, G., & Yani, A. (2014). Estimasi kandungan karbon atas permukaan tanah pada pohon di kawasan hutan kota Kabupaten Ketapang. Jurnal Hutan Lestari, 2(1), 23–32.
Afrizal, E. I., Fatimah, I. S., & Sulistyantara, B. (2010). Studi potensi produksi oksigen hutan kota di Kampus Universitas Indonesia, Depok. Jurnal Lanskap Indonesia, 2(1), 23–29. https://doi.org/10.29244/jli.2010.2.1.%25p
Aghnia, H., & Umilia, E. (2018). Arahan peningkatan keberlanjutan hutan kota di Kota Surabaya. Jurnal Penataan Ruang, 13(2), 48–53. https://doi.org/10.12962/j2716179X.v13i2.7114
Akbar, M. R., Karyati, & Syafrudin, M. (2021). Karakteristik iklim mikro di Hutan Kota Hotel Mesra Samarinda. Dalam Prosiding SIKMA 10 (Vol. 3, pp. 168–177).
Albayudi, & Saleh, Z. (2020). Potensi tumbuhan obat yang digunakan masyarakat Melayu Kota Jambi di Hutan Kota Bagan Pete Kota Jambi. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.31849/bl.v7i1.4001
Alfian, R., Budiarti, T., & Nasrullah, N. (2016). Pengaruh bentuk hutan kota terhadap kenyamanan termal di sekitar hutan kota. Jurnal Buana Sains, 16(2), 101–110. https://doi.org/10.33366/bs.v16i2.415
Alfian, R., & Kurniawan, H. (2010). Identifikasi bentuk, struktur dan peranan Hutan Kota Malabar Malang. Jurnal Buana Sains, 10(2), 195–201.
Anjani, N. R., & Harini, R. (2016). Valuasi ekonomi Hutan Kota Tebet Jakarta Selatan di DKI Jakarta. Jurnal Bumi Indonesia, 5(1), 1–7.
Annisa, K., & Weishaguna. (2023). Kajian kualitas hutan kota di Kota Bandung. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1805
Aprianto, M. C., Sudibyakto, & Fandeli, C. (2010). Kajian luas hutan kota berdasarkan kebutuhan oksigen, karbon tersimpan, dan kebutuhan air di Kota Yogyakarta. Majalah Geografi Indonesia, 21(2), 12–29.
Asri, B. M., Supriono, B., & Sasongko, D. A. (2024). Peran Hutan Kota Gelora Bung Karno sebagai penghasil oksigen. Jurnal Nusa Sylva, 23(1), 42–50. https://doi.org/10.31938/jns.v23i1.709
Atmaja, L. P., Widiyanto, & Permatasari, P. (2023). Interaksi sosial antar pengelola hutan dalam mewujudkan hutan kota berkelanjutan: Studi kasus Kelompok Tani Hutan Alas Bromo, Kabupaten Karanganyar. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 4, 274–285.
Atmajayani, R. D. (2020). Hutan kota dalam kajian tingkat kenyamanan bagi masyarakat: Studi kasus Hutan Kota Blitar. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 5(3), 627. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i3.503
Aulia, R., Kaswanto, Arifin, H. S., Mosyaftiani, A., Syasita, N., Wahyu, A., & Wiyoga, H. (2023). Assessing the benefits and management of urban forest in supporting low carbon city in Jakarta, Indonesia. Biodiversitas, 24(11), 6151–6159. https://doi.org/10.13057/biodiv/d241136
Auliandari, L., Lensari, D., & Angraini, E. (2020). Keanekaragaman vegetasi di hutan kota sebagai salah satu ruang terbuka hijau publik Kota Palembang. Jurnal Biosains, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.24114/jbio.v6i1.14523
Azahra, S. D., Masy, B., & Farikhah, N. (2016). Perbandingan komunitas kupu-kupu pada berbagai tipe, karakteristik, dan gangguan lingkungan hutan kota. Media Konservasi, 21(2), 108–115. https://doi.org/10.29243/medkon.21.2.108-115
Azilma, N., Suciyani, W. O., & Purnama, P. D. (2022). Analisis kualitas hutan kota sebagai ruang terbuka hijau berdasarkan determinant factor for quality green open space: Studi kasus Hutan Kota Mayasih Kabupaten Kuningan. Jurnal Kajian Ruang, 2(1), 1–18. https://doi.org/10.30659/jkr.v2i1.20563
Bamwesigye, D., Fialova, J., Kupec, P., Yeboah, E., Łukaszkiewicz, J., Fortuna-Antoszkiewicz, B., & Botwina, J. (2023). Urban forest recreation and its possible role throughout the COVID-19 pandemic. Forests, 14(6), 1–16. https://doi.org/10.3390/f14061254
Bisjoe, A. R. H., Prayudyaningsih, R., & Muchtar, A. (2019). Kajian ruang terbuka hijau: Peluang pengembangan hutan kota di Kota Makassar. Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar, 1(2), 28–42.
Badan Pusat Statistik. (2020). Jumlah dan distribusi penduduk. https://sensus.bps.go.id
Bulan, T. P. L., & Azmi, M. L. (2019). Pengaruh strategi bauran pemasaran terhadap minat berkunjung kembali di objek wisata ruang terbuka hijau Taman Hutan Kota Langsa. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 8(3), 313–325. https://doi.org/10.33059/jmk.v8i3.2326
Cahyana, I. N., Syam, R., & Saputro, S. A. (2023). Perencanaan dan pengurusan hutan kota dalam rangka pembangunan kota berkelanjutan di DKI Jakarta. Bina Hukum Lingkungan, 7(7), 196–213.
Dahlan, E. N. (2014). Karakter fisik pohon dan pengaruhnya terhadap iklim mikro (Studi kasus di Hutan Kota dan RTH Kota Semarang). Forum Geografi, 28(1), 83–90. https://doi.org/10.23917/forgeo.v28i1.440
Damanik, S. E., & Oktavianus, M. H. (2024). Technical and sociocultural aspects in urban forest management in Dolok Sanggul District. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 30(2), 275–283. https://doi.org/10.7226/jtfm.30.2.275
Daoa, B., Loppies, R., & Latuamury, B. (2023). Studi empiris pengelolaan hutan kota berkelanjutan di Taman Makmur Siwalima Kota Ambon. Jurnal Geografi Lingkungan & Kesehatan, 1(2), 131–142. https://doi.org/10.30598/jglk.1.2.12021
Dinata, M., & Jumiati. (2017). Kajian pohon potensial di Hutan Kota Pekanbaru Riau. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 4(2), 111–119. https://doi.org/10.31849/bl.v4i2.376
Edmondson, J. L., Stott, I., Davies, Z. G., Gaston, K. J., & Leake, J. R. (2016). Soil surface temperatures reveal moderation of the urban heat island effect by trees and shrubs. Scientific Reports, 6, 1–8. https://doi.org/10.1038/srep33708
Elfrida, Jayanthi, S., & Rahayu, N. (2019). Aktivitas harian rusa tutul (Axis axis) pada lahan konservasi di Hutan Kota Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Biotik: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan, 7(1), 8–17. https://doi.org/10.22373/biotik.v7i1.5465
Elmayana, & Rita, R. R. N. D. (2022). Identifikasi kesehatan pohon di Jalur Hijau Kota Selong Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Silva Samalas, 5(1), 31–44. https://doi.org/10.33394/jss.v5i2.5752
Endayani, S., Sadono, R., Kusumandari, A., & Hartono. (2019). Karakteristik biofisik ruang terbuka hijau pada Hutan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 9(4), 977–985. https://doi.org/10.29244/jpsl.9.4.977-985
Endayani, S., Stefano, A., Fathiah, P., Purbawati, & Rosanti, I. (2022). Monitoring forest area change using QuickBird. Biotropia (Bogor), 29(2), 161–170. https://doi.org/10.11598/btb.2022.29.2.1690
Endriani, & Sunarti. (2019). Sekuestrasi karbon beberapa jenis vegetasi sebagai basis pengembangan Hutan Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 3(2), 113–125. https://doi.org/10.22437/jiituj.v3i2.8194
Erwandha, A. Z., Masjaya, & Burhanudin. (2018). Studi tentang pengelolaan hutan kota pada tanah negara di Kota Samarinda oleh Dinas Perumahan dan Permukiman. Jurnal Ilmu Pemerintah, 6(3), 1165–1178.
Escobedo, F. J., Adams, D. C., & Timilsina, N. (2015). Urban forest structure effects on property value. Ecosystem Services, 12, 1–9. https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2014.05.002
Evert, J., Yuwono, S. B., & Duryat. (2017). Tingkat kenyamanan di Hutan Kota Patriot Bina Bangsa Kota Bekasi. Jurnal Sylva Lestari, 5(1), 14–25. https://doi.org/10.23960/jsl1514-25
Farisi, S. Al., Ramdlani, S., & Haripradianto, T. (2017). Pengoptimalan fungsi ruang terbuka hijau pada Komplek Hutan Kota Velodrom Sawojajar. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur, 5(2), 1–10.
Febiriyanti, A., Pradana, D. H., & Putrika, A. (2021). Estimation of carbon stocks from tree stands vegetation in Universitas Indonesia’s urban forest, Depok. Dalam Journal of Physics: Conference Series, 1725, 1–8. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1725/1/012043
Fitrada, W., Handika, R. A., & Rodhiyah, Z. (2020). Potensi vegetasi hutan kota dalam reduksi emisi karbondioksida (CO2) di Kota Jambi. Biospecies, 13(1), 23–28. https://doi.org/10.22437/biospecies.v13i1.8463
Fitria, M., Cheong, E. J., Solikhin, A., Firdaus, M. I., & Ward, D. B. (2022). Indonesian urban forest policies, practice and bioenergy potential of urban forest tree species. Arboricultural Journal, 44(2), 99–121. https://doi.org/10.1080/03071375.2021.2014706
Gafur, M. A., Nanlohy, L. H., & Naa, F. V. (2018). Persepsi masyarakat terhadap hutan kota di Kawasan Bandara Deo Kota Sorong (Studi kasus di Kelurahan Malaingkedi dan Kelurahan Remu Selatan). Median: Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 9(1), 36–49. https://doi.org/10.33506/md.v9i1.290
Gambiro, G., Yudhana, G., & Astuti, W. (2017). Efektifitas fungsi hutan kota di Surakarta. Arsitektura, 15(1), 84–91. https://doi.org/10.20961/arst.v15i1.11398
Gunawan, H., Sugiarti, Rianti, A., & Sudarso, I. (2019). Persepsi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama terhadap hutan kota di kawasan industri Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Dalam Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversity Indonesia, 5, 179–189.
Hadinoto, Suhesti, E., & Suwarno, E. (2018). Kesesuaian jenis pohon di Hutan Kota Pekanbaru. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 13(2), 118–131. https://doi.org/10.31849/forestra.v13i2.1566
Hamdaningsih, S. S., Fandeli, C., & Baiquni, M. (2010). Studi kebutuhan hutan kota berdasarkan kemampuan vegetasi dalam penyerapan karbon di Kota Mataram. Majalah Geografi Indonesia, 24(1), 1–9.
Handayani, Kusholany, & Saputra, R. (2021). Analisa vegetasi hutan kota di Jakarta (Studi kasus Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat). Jurnal Ilmiah Biologi Bio-Sains, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.6084/m9.figshare.23564679
Harahap, S. S. H., Martunis, M., & Moulana, R. (2020). Kesadaran masyarakat terhadap fungsi Hutan Kota Tibang Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(1), 639–644. https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i1.13649
Hardiatmi, J. M. S. (2009). Kendala serta faktor pendukung keberhasilan pembangunan hutan kota. Jurnal Inovasi Pertanian, 8(1), 1–7. https://doi.org/10.33061/innofarm.v8i1.221
Haryanto, D. A., Astiani, D., & Manurung, T. F. (2015). Analisa vegetasi tegakan hutan di Areal Hutan Kota Gunung Sari Kota Singkawang. Jurnal Hutan Lestari, 3(2), 217–226. https://doi.org/10.26418/jhl.v3i2.10257
Hasibuan, M. M., Rahmasari, S. N., Firmansyah, A., Rahmawati, T., Yulastri, W., & Gemardi, A. (2021). Monitoring keanekaragaman mamalia di Hutan Kota Ranggawulung Kabupaten Subang. Jurnal CARE, 6(1), 63–73.
Hastanto, S. (2013). Pemanfaatan hutan kota sebagai bentuk ruang terbuka hijau dalam mendukung fungsi perlindungan lingkungan. Jurnal Kreatif: Desain Produk Industri dan Arsitektur, 1(1), 3–15. https://doi.org/10.46964/jkdpia.v1i1.66
Hermawan, D., Fahrizal, & Dirhamsyah, M. (2015). Penilaian daya tarik wisata alam Hutan Kota Gunung Sari Kota Singkawang. Jurnal Hutan Lestari, 3(3), 456–461. https://doi.org/10.26418/jhl.v3i3.11540
Hermawan, R., Kosmaryandi, N., & Ontarjo, J. (2008). Kajian tipe dan bentuk Hutan Kota Kawasan Danau Raja Kota Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Propinsi Riau. Media Konservasi, 13(2), 71–78. https://doi.org/10.29243/medkon.13.1.%p
Herwanti, S., Febryano, I. G., Yuwono, S. B., Khotimah, K., Banuwa, I. S., Harianto, S. P., Tsani, M. K., Surnayanti, Damayanti, I., Prasetia, H., et al. (2021). Tourism economic value of Bukit Pangonan Urban Forest, Lampung, Indonesia. International Journal of Design and Nature Ecodynamics, 16(5), 543–549. https://doi.org/10.18280/ijdne.160508
Hidayat, N. H. (2017). Pengaruh program konservasi hutan kota oleh (Pemerintah dan Swasta) dan kepedulian masyarakat terhadap konservasi hutan kota (2013). Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan, 6(2), 16–31. https://doi.org/10.21009/jgg.062.02
Hotimah, O. (2015). Partisipasi masyarakat dalam pelestarian hutan kota. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi, 13(1), 50–56. https://doi.org/10.21009/spatial.131.06
Ibrahim, A. H. H., Baharuddin, T., & Wance, M. (2023). Developing a forest city in a new capital city: A thematic analysis of the Indonesian government’s plans. Jurnal Bina Praja, 15(1), 1–13. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.1-13
Ilwan, Roro, R., & Rita, N. D. (2020). Identifikasi bentuk struktur dan peran Hutan Kota Selong Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Silva Samalas, 3(2), 90–97. https://doi.org/10.33394/jss.v3i2.3696
Immaculata, M., Sulistyana, D., Yuwono, S. B., & Rusita. (2017). Kenyamanan Hutan Kota Linara berbasis kerapatan vegetasi, iklim mikro dan persepsi masyarakat di Kota Metro. Jurnal Sylva Lestari, 5(2), 78–87. https://doi.org/10.23960/jsl2578-87
Iriani, S. P. (2017). Pengelolaan hutan kota: Berdasarkan aspek ekologi dan aspek sosial (Kasus di Hutan Kota-2 BSD City Kota Tangerang Selatan). Jurnal Bumi Lestari, 17(1), 17–28.
Irwan, S. N. R., & Kaharuddin. (2010). Studi kenyamanan untuk aktivitas di lanskap Hutan Kota UGM: Studi kasus Klaster Agro UGM. Jurnal Ilmu Kehutanan, 4(2), 98–110. https://doi.org/10.22146/jik.1563
Ismi, M. J. L. L., Nuryaman, H., & Nuraini, C. (2024). Identifikasi potensi dan strategi pengembangan ekowisata Kampung Salapan di Kawasan Hutan Kota. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 19(1), 1–10. https://doi.org/10.29313/jpwk.v19i1.3314
Juita, S., Lumangkun, A., & Dewantara, I. (2016). Penilaian ekonomi jasa lingkungan hutan kota pada kawasan Universitas Tanjungpura Pontianak. Jurnal Hutan Lestari, 4(3), 380–386. https://doi.org/10.26418/jhl.v4i3.16370
Kardan, O., Gozdyra, P., Misic, B., Moola, F., Palmer, L. J., Paus, T., & Berman, M. G. (2015). Neighborhood greenspace and health in a large urban center. Scientific Reports, 5, 1–14. https://doi.org/10.1038/srep11610
Kartikasari, H., Heddy, Y. B. S., & Wicaksono, K. P. (2015). Analisis biodiversitas serangga di Hutan Kota Malabar sebagai urban ecosystem services Kota Malang pada musim pancaroba. Jurnal Produksi Tanaman, 3(8), 623–631. https://doi.org/10.21176/protan.v3i8.243
Kinandar, T., Arlita, T., & Anhar, A. (2023). Analisis strategi pembangunan hutan kota (Studi kasus Taman Hutan Kota Langsa). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 8(1), 594–612. https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i1.22665
Kitchenham, B. (2004). Procedures for performing systematic reviews. Keele University, Australia.
Kurniastuti, A. E. (2013). Pengelolaan hutan kota di Jakarta (Studi kasus Hutan Kota Srengseng di Jakarta Barat). Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 9(4), 439–450. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i4.6681
Kusumoarto, A., Budiarto, A., Septa, A. F., & Assegaf, M. I. (2019). Perencanaan perluasan Hutan Kota Munjul, Provinsi DKI Jakarta. Faktor Exacta, 12(2), 74–93. https://doi.org/10.30998/faktorexacta.v12i2.3777
Kusyanto, M. (2012). Kajian hutan kota dalam pengembangan Kota Demak. Teknik Unisfat, 8(1), 53–62.
Laksana, S., & Ruslan, M. (2024). Designing waqf as an alternative public finance for green infrastructure development: A case of urban forest planning in Singaparna, Indonesia. Sustainability Policy and Human Geography, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.31763/sphg.v1i1.1236
Lestari, I., Hendrayana, Y., & Nasihin, I. (2021). Potensi cadangan karbon tersimpan di Hutan Kota Bungkirit dan Mayasih Kabupaten Kuningan. In Seminar Nasional Konservasi untuk Kesejahteraan Masyarakat II (pp. 110–120).
Lim, H., Cahyani, F. A., Amelia, A. A. D., Angleica, M., & Ayu, J. P. (2024). The development of flora and fauna conservation area through signage and digital map: Study on Srengseng Urban Forest, West Jakarta. Journal of Research on Business and Tourism, 4(1), 46–61. https://doi.org/10.37535/104004120244
Livesley, S. J., McPherson, E. G., & Calfapietrac, C. (2016). The urban forest and ecosystem services: Impacts on urban water, heat, and pollution cycles at the tree, street, and city scale. Journal of Environmental Quality, 45(1), 119–124. https://doi.org/10.2134/jeq2015.11.0567
Manguru, G. M., Walangitan, H. D., & Sumakud, M. Y. M. A. (2023). Persepsi masyarakat terhadap pengelolaan Hutan Kota Desa Kuwil, Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 4(2), 381–390. https://doi.org/10.35791/jat.v4i2.46209
Manibuy, S., Nugroho, J. D., & Sinery, A. S. (2021). Karbon tersimpan pada Hutan Kota Bumi Saniari Kabupaten Teluk Bintuni. Cassowary, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v5.i1.64
Mariana, & Warso, F. W. (2016). Analisis komposisi dan struktur vegetasi untuk menentukan indeks keanekaragaman di Kawasan Hutan Kota Pekanbaru. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 3(2), 90–96. https://doi.org/10.31849/bl.v3i2.339
Marshinta, C. E., & Budhianti, M. I. (2022). Tanah hutan kota yang menjadi wisata kuliner di Bekasi. Reformasi Hukum Trisakti, 4(2), 437–449. https://doi.org/10.25105/refor.v4i4.14114
Martin, E., & Winarno, B. (2014). Peran faktor demografi dalam pengembangan hutan kota di Sumatera Bagian Selatan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 11(1), 91–103. https://doi.org/10.20886/jakk.2014.11.1.91-103
Masyruroh, A. (2020). Persepsi masyarakat terhadap pengelolaan hutan kota di Kota Serang. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 5(1), 36–40. https://doi.org/10.33084/mitl.v5i1.1373
Masyruroh, A., & Pangesti, F. S. (2023). Urban forest management policy analysis: Case of Serang City. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(10), 8745–8750. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i10.5108
Masyruroh, A., & Rahmawati, I. (2021). Valuasi ekonomi Hutan Kota Serang. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 6(1), 16–23. https://doi.org/10.33084/mitl.v6i1.2017
Maulana, R., Riska, A. S., & Kusuma, H. E. (2021). Fungsi hutan kota: Korespondensi motivasi berkunjung dan kegiatan. Jurnal Lanskap Indonesia, 13(2), 54–60. https://doi.org/10.29244/jli.v13i2.34925
Modeong, A. S., Koneri, R., & Dapas, F. D. J. (2020). Kelimpahan dan keanekaragaman kupu-kupu Nymphalidae di Hutan Kota Kuwil Minahasa Utara Sulawesi Utara. Jurnal MIPA, 9(2), 70–74. https://doi.org/10.35799/jmuo.9.2.2020.28893
Mpapa, B. L., & Lasamadi, R. (2022). Identifikasi kesehatan pohon hutan kota dan ruang terbuka hijau di Kabupaten Banggai. Jurnal Hutan Tropis, 10(3), 220–226. https://doi.org/10.20527/jht.v10i3.14962
Mubarak, A., Maani, K. D., & Frinaldi, A. (2020). Urban forest management policy model: Case study at Great Forest Park Dr. Muhammad Hatta, Padang City. In International Conference on Public Administration, Policy and Governance (ICPAPG 2019) (Vol. 125, pp. 71–78).
Mukhlishah, N., Harlina, Amran, & Syam, A. S. (2019). Penyuluhan pentingnya perawatan hutan kota dengan pola pelibatan pemuda dan remaja. Journal of Character Education Society, 2(2), 39–46. https://doi.org/10.31764/jces.v2i2.1500
Mukhlison. (2013). Pemilihan jenis pohon untuk pengembangan hutan kota di kawasan perkotaan Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kehutanan, 7(1), 37–47. https://doi.org/10.22146/jik.6136
Mulyadin, R. M., & Surati. (2018). Nilai ekonomi total hutan kota PT. Holcim Indonesia Tbk di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 15(2), 93–106. https://doi.org/10.20886/jpsek.2018.15.2.93-106
Mulyana, S. (2013). Kajian jenis pohon potensial untuk Hutan Kota di Bandung, Jawa Barat. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 10(1), 58–71. https://doi.org/10.20886/jakk.2013.10.1.58-71
Munawarah, S., Latifah, S., & Aji, I. M. L. (2024). Analisis kesehatan pohon di Hutan Kota Selong dan Taman Rinjani Kota Selong Kabupaten Lombok Timur. Journal of Forest Science Avicennia, 7(1), 77–87. https://doi.org/10.22219/avicennia.v7i1
Musawantoro, M., Zulkifli, A., & Ridwan, M. (2020). Pemanfaatan hutan kota sebagai destinasi pendekatan wisata edukasi. Pusaka: Journal Tourism, Hospitality, Travel and Business Event, 2(2), 145–152. https://doi.org/10.33649/pusaka.v2i2.60
Muslih, A. M., Nisa, A., Sugianto, S., Arlita, T., & Subhan. (2022). The role of urban forests as carbon sink: A case study in the Urban Forest of Banda Aceh, Indonesia. Jurnal Sylva Lestari, 10(3), 417–425. https://doi.org/10.23960/jsl.v10i3.604
Mustika, A., Prayogo, H., & Anwari, M. S. (2019). Keanekaragaman jenis semut (Formicidae) di Hutan Kota Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 7(1), 143–149. https://doi.org/10.26418/jhl.v7i1.31187
Muthmainnah, & Tahnur, M. (2018). Nilai manfaat ekonomi Hutan Kota Universitas Hasanuddin Makassar. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 10(2), 239–245. https://doi.org/10.24259/jhm.v10i2.4874
Naim, M. A., Hadi, M., & Baskoro, K. (2019). Keanekaragaman burung daerah terbuka dan tertutup Hutan Kota Tinjomoyo dengan Hutan Kota Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal Akademika Biologi, 8(2), 24–29.
Nainggolan, D. S. A., Yoza, D., & Sulaeman, R. (2017). Tingkat kenyamanan lingkungan kawasan hutan kota berdasarkan karakteristik hutan kota di Kota Kisaran. Jurnal Ilmu Kehutanan, 1(2), 46–56.
Nawangsari, G. M., & Mussadun. (2018). Hubungan keberadaan ruang terbuka hijau dengan kualitas udara di Kota Semarang. Ruang, 4(1), 11–20. https://doi.org/10.14710/ruang.4.1.11-20
Negara, H. K., Rachmawati, N., & Payung, D. (2019). Identifikasi kerusakan pohon pinus di Hutan Kota Banjarbaru. Jurnal Sylva Scienteae, 2(4), 635–644. https://doi.org/10.20527/jss.v2i4.1844
Nowak, D. J., Hoehn, R. E., Bodine, A. R., Greenfield, E. J., & O’Neil-Dunne, J. (2016). Urban forest structure, ecosystem services and change in Syracuse, NY. Urban Ecosystem, 19(4), 1455–1477. https://doi.org/10.1007/s11252-013-0326-z
Oktavia, R. C. D., Siregar, H., Sunarminto, T., & Hermawan, R. (2020). Analisis faktor sosial dan psikologi sebagai penentu kepuasan pengunjung taman kota dan taman hutan kota di DKI Jakarta. Media Konservasi, 25(2), 156–166. https://doi.org/10.29244/medkon.25.2.156-166
Paransi, S. E., Sangkertadi, & Wuisang, C. (2021). Analisis pemanfaatan hutan kota di Kota Kotamobagu. Media Matrasain, 18(2), 1–14. https://doi.org/10.35792/matrasain.v18i2.37065
Permata, N. D., Syartinilia, & Munandar, A. (2018). Pemanfaatan hutan kota di wilayah Jakarta Timur sebagai kawasan rekreasi masyarakat kota. Jurnal Lanskap Indonesia, 10(2), 47–55. https://doi.org/10.29244/jli.2018.10.2.47-55
Permata, N. D., Syartinilia, & Munandar, A. (2018). The actual use of urban forest for Jakarta’s dwellers. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 179, 1–7.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan. (2007).
Persada, C., Putri, N., & Prasetya, D. B. (2018). Kajian fungsi sosial budaya, estetika, dan ekologi Taman “Hutan Kota” Way Halim Kota Bandar Lampung. In Prosiding Semnas Sinta FT Unila Riset PT-Eksplorasi Hulu Demi Hilirisasi Produk, 1, 246–250.
Pian, K., Burhanuddin, & Yani, A. (2021). Keanekaragaman jenis bambu pada Hutan Kota Sekadau Kabupaten Sekadau. Jurnal Hutan Lestari, 9(3), 485–491. https://doi.org/10.26418/jhl.v9i3.45343
Piliang, A. R., Mardhiansyah, M., & Arlita, T. (2016). Prioritas strategi pembangunan Hutan Kota Pekanbaru berdasarkan partisipasi para pihak dengan metode AHP. Jom Faperta, 3(2), 1–7.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2002 Tentang Hutan Kota. (2002).
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2022 Tentang Perkotaan. (2022).
Prastyaningsih, S. R. (2014). Pemantauan kesehatan Hutan Kota Pekanbaru. Jurnal Hutan Tropis, 2(3), 220–225. https://doi.org/10.20527/jht.v2i3.2248
Pratiwi, Y., Dachlan, E. N., & Prasetyo, L. B. (2016). Kebutuhan hutan kota berdasarkan emisi karbondioksida di Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 6(1), 45–52. https://doi.org/10.19081/jpsl.6.1.45
Putra, A. A., Baihaqi, Devira, M., & Jamil, M. (2021). Eksistensi objek wisata hutan mangrove dan hutan kota bagi peningkatan pendapatan Pokdarwis Kota Langsa. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(6), 3124–3134. https://doi.org/10.31764/jmm.v5i6.5450
Rahayu, A. A. (2020). Penilaian ekonomi Hutan Kota Srengseng sebagai penyedia jasa lingkungan berupa kesejukan. Jurnal Acitya Ardana, 1(2), 1–5. https://doi.org/10.31092/jaa.v1i1.1062
Rahayu, A. S., Adhya, I., & Herlina, N. (2018). Keanekaragaman jenis tumbuhan di Hutan Kota Caracas Kabupaten Kuningan. Wanaraksa, 10(1), 1–5. https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v10i01.1052
Rahayu, E. M., & Triwanto, J. (2021). Penyuluhan perhutanan sosial di Kelompok Tani Hutan Kota Malang. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 545–549. https://doi.org/10.29040/budimas.v3i2.3311
Rahayu, S. E., & Basukriadi, A. (2012). Kelimpahan dan keanekaragaman spesies kupu-kupu (Lepidoptera; Rhopalocera) pada berbagai tipe habitat di Hutan Kota Muhammad Sabki Kota Jambi. Biospecies, 5(2), 40–48. https://doi.org/10.22437/biospecies.v5i2.645
Rahma, L. A., Hermawan, R., & Rachmawati, E. (2024). Smart tourism development for recreation in Pesanggrahan Sangga Buana Urban Forest, South Jakarta. Media Konservasi, 29(2), 148–160. https://doi.org/10.29244/medkon.vv.i.1-8
Rahman, M. A., Armson, D., & Ennos, A. R. (2015). A comparison of the growth and cooling effectiveness of five commonly planted urban tree species. Urban Ecosystems, 18(2), 371–389. https://doi.org/10.1007/s11252-014-0407-7
Rahmawati, S. N., Darusman, D., Hermawan, R., & Avenzora, R. (2018). Nilai ekonomi Hutan Kota di Jakarta (Studi Kasus Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat). Media Konservasi, 23(3), 262–273. https://doi.org/10.29243/medkon.23.3.262-273
Raihandhany, R., Primasongko, A., Nuraeni, S., & Jaelani, A. (2023). Keanekaragaman hayati Hutan Kota Cermat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia. In Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 9, 80–90.
Rajoo, K. S., Karam, D. S., Abdu, A., Rosli, Z., & Gerusu, G. J. (2021). Urban forest research in Malaysia: A systematic review. Forest, 12(7), 1–17. https://doi.org/10.3390/f12070903
Ramaidani, M., Mardina, V., Sari, M. S., Putri, K. A., Rimadeni, Y., & Andriani, M. (2021). Inventarisasi fauna pada Taman Hutan Kota Langsa untuk tujuan ekowisata. Jurnal Jeumpa, 8(2), 565–576. https://doi.org/10.33059/jj.v8i2.4251
Ratnaningsih, T. A., & Suhesti, E. (2010). Peran hutan kota dalam memperbaiki kualitas udara. Jurnal Ilmiah Pertanian, 7(2), 57–64.
Redha, A., Apriyanto, E., & Harsono, P. (2012). Persepsi masyarakat perkotaan terhadap pembangunan dan fungsi hutan kota (Studi kasus di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan). Naturalis-Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 1(1), 59–66. https://doi.org/10.31186/naturalis.1.1.5927
Restyatama, I. M. D. H., Asmiwyati, I. G. A. A. R., & Gunadi, I. G. A. (2020). Perencanaan hutan kota sebagai pengendali kenyamanan termal (Studi kasus: Subak Munduk Gendang, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali). Jurnal Arsitektur Lansekap, 6(2), 201–211. https://doi.org/10.24843/jal.2020.v06.i02.p07
Riyadi, T., Ardiyan, & Wijayanti, V. (2016). Character design to support socialization of the urban forest existence in Jakarta. Humaniora, 7(3), 371–379. https://doi.org/10.21512/humaniora.v7i3.3591
Rostini, T. (2020). Hutan Kota Sungailiat sebagai media dalam meningkatkan keterampilan menulis pada siswa SMPN 2 Sungailiat. Edutainment: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.35438/e.v8i1.219
de Rozari, P., & Suwari. (2012). Analisis kebutuhan luasan hutan kota berdasarkan penyerapan CO₂ antropogenik di Kota Kupang. Jurnal Bumi Lestari, 12(2), 189–200.
Rushayati, S. B., Dahlan, E. N., & Hermawan, R. (2010). Ameliorasi iklim melalui zonasi hutan kota berdasarkan peta sebaran polutan udara. Forum Geografi, 24(1), 73–84. https://doi.org/10.23917/forgeo.v24i1.5016
Salsabila, R., Hariyadi, H., & Santoso, N. (2021). Tree health management strategy in Cianjur Urban Forest. Jurnal Sylva Lestari, 9(1), 86–103. https://doi.org/10.23960/jsl1986-103
Salsabillah, S. H., Pradana, D. H., & Putrika, A. (2021). Poles carbon stock estimation of urban forest in Universitas Indonesia, Depok. In Journal of Physics: Conference Series, 1725, 1–7.
Saninah, T. N., Hermawan, R., Setiawan, Y., & June, T. (2023). The potential of Bekasi “Eduforest” Urban Forest in cultural environmental services. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 13(2), 186–198. https://doi.org/10.29244/jpsl.13.2.186-198
Santoso, N., Sutopo, Pambudi, G. P., Danarta, V. F., Wibisono, R. A., Astuti, T. P., & Wicaksono, D. A. (2021). Pendugaan biomassa dan serapan karbon di beberapa areal Taman Hutan Kota Jakarta, Bekasi dan Bogor. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 18(1), 35–49. https://doi.org/10.20886/jpht.2021.18.1.35-49
Saragih, E. S., Astiani, D., & Sisillia, L. (2015). Sebaran populasi dan kondisi tempat tumbuh bunga bangkai (Amorphophallus sp.) di Kawasan Hutan Kota Gunung Sari Kota Singkawang. Jurnal Hutan Lestari, 4(3), 282–291. https://doi.org/10.26418/jhl.v4i3.15816
Sari, L., & Andalia, N. (2019). Inventarisasi tumbuhan obat di Taman Hutan Kota Banda Aceh. Serambi Konstruktivis, 1(1), 88–92. https://doi.org/10.32672/konstruktivis.v1i1.926
Septriana, D., Indrawan, A., Dahlan, E. N., & Jaya, I. N. S. (2004). Prediksi kebutuhan hutan kota berbasis oksigen di Kota Padang, Sumatera Barat. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 10(2), 47–57.
Setiawan, M. R., Hardiana, A., & Rahayu, P. (2023). Fungsi ekonomi hutan kota (Studi kasus: Hutan Kota Sangga Buana, Lebak Bulus, Jakarta). Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 18(1), 149–163. https://doi.org/10.20961/region.v18i1.47791
Sidabutar, N. V., & Nurisjah, S. (2010). Perencanaan hutan kota rekreasi mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh, Propinsi NAD. Jurnal Lanskap Indonesia, 2(2), 93–99. https://doi.org/10.29244/jli.2010.2.2.%25p
Sihaloho, C. L., Saroinsong, F. B., & Kalangi, J. I. (2022). Persepsi dan peran pengunjung terhadap pengelolaan Hutan Kota Patriot Bina Bangsa Kota Bekasi. Agri-SosioEkonomi Unsrat, 18(1), 159–168. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v18i1.55196
Suciyani, W. O., & Hinanti, A. N. (2022). Analisis potensi pengembangan aset hutan kota berdasarkan kriteria ruang terbuka hijau berkelanjutan (Studi kasus: Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung). Pondasi, 27(2), 187–204. https://doi.org/10.30659/pondasi.v27i2.23095
Suciyani, W. O., Utami, F. N., Bakhti, K. Y., & Putri, S. R. S. (2023). Assessment of the potential utilization of urban forests as a public recreational area (Case study in Kibitay Urban Forest, Sukabumi City). Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 19(4), 549–561. https://doi.org/10.14710/pwk.v19i4.49144
Suhendar, Triana, A. E., & Ramdhan, B. (2020). Kajian jenis pohon dalam pengembangan Hutan Kota Kibitay Sukabumi. Bioeksperimen, 6(2), 141–153. https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v6i2.8609
Suheriyanto, D., Madapuri, G. N., & Wahyudi, D. (2024). Identification of tree species and their potential as carbon stock in three urban forests of Malang City, Indonesia. Jurnal Biota, 10(1), 44–51. https://doi.org/10.19109/biota.v10i1.19929
Sukmawati, T., Fitrihidajati, H., & Indah, N. K. (2015). Penyerapan karbon dioksida pada tanaman hutan kota di Surabaya. Lentera Bio, 4(1), 108–111.
Sundara, D. M., Hartono, D. M., Suganda, E., & Haeruman, H. (2018). Spatial analysis: Mapping potential land for sustainable urban forests using Landsat-TM satellite data imagery in East Jakarta. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 202, 1–7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/202/1/012004
Sundari, E. S. (2007). Studi untuk menentukan fungsi hutan kota dalam masalah lingkungan perkotaan. Jurnal PWK Unisba, 7(2), 68–83.
Supriadi, A. (2022). Analisa kesesuaian hutan kota di Samarinda. Buletin Loupe, 18(2), 187–192. https://doi.org/10.51967/buletinloupe.v18i02.1723
Suripto. (2024). Upaya Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung dalam penataan hutan kota untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kota Bandung. Jurnal Media Birokrasi, 6(1), 39–53. https://doi.org/10.33701/jmb.v6i1.4124
Suryandari, E. Y., & Alviya, I. (2015). Faktor-faktor yang memengaruhi penyelenggaraan hutan kota: Studi kasus Kota Medan, Deli Serdang dan Palangka Raya. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 12(1), 13–30. https://doi.org/10.20886/jsek.2015.12.1.13-30
Susanti, D. B., Poespowati, T., & Darsopuspito, S. (2018). Re-desain hutan kota sebagai identitas kawasan. Pawon: Jurnal Arsitektur, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.36040/pawon.v2i02.248
Syahgatra, A. V. (2023). Systematic review: Penelitian hutan kota di Indonesia tahun 2000–2021 [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Syahputra, H. A.-R. T. (2024). Daya tarik objek wisata Hutan Kota Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. JOM FISIP, 11(1), 1–14.
Syaputri, M. D., & Suryawati, N. (2021). Pemenuhan luasan hutan kota sebagai pencegah masalah lingkungan di Surabaya. DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 17(1), 48–59. https://doi.org/10.30996/dih.v17i1.4250
Tambaru, E., Masniawati, A., & Tummuk, R. (2019). Jenis tumbuhan liar familia Lamiaceae berkhasiat obat di Hutan Kota Universitas Hasanuddin Tamalanrea Makassar. Jurnal Biologi Makassar, 4(1), 77–87. https://doi.org/10.20956/bioma.v4i1.6753
Tamin, R. P., Ulfa, M., & Saleh, Z. (2018). Keanekaragaman anggota famili Lauraceae di Taman Hutan Kota M. Sabki Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 2(8), 128–134. https://doi.org/10.22437/jiituj.v2i2.5987
Ulmer, J. M., Wolf, K. L., Backman, D. R., Tretheway, R. L., Blain, C. J. A., O’Neil-Dunne, J., & Frank, L. D. (2016). Multiple health benefits of urban tree canopy: The mounting evidence for a green prescription. Health & Place, 42, 54–62. https://doi.org/10.1016/j.healthplace.2016.08.011
Untajana, S., Oszaer, R., & Latupapua, Y. T. (2019). Analisis kebutuhan kawasan hutan kota berdasarkan emisi karbon dioksida di Kota Piru, Seram Bagian Barat. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 3(2), 114–126. https://doi.org/10.30598/jhppk.2019.3.2.114
Utami, P. P., Setiawan, A. W., & Simanjuntak, B. H. (2020). Evaluasi aspek lingkungan melalui penilaian tingkat kenyamanan di Hutan Kota Bendosari, Kota Salatiga. AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian, 8(2), 241–250. https://doi.org/10.30743/agr.v8i2.3094
Wahyuni, U., Wicaksono, K. P., & Ariffin. (2017). Studi hutan kota sebagai penyedia jasa lingkungan pada musim hujan di Kota Malang. Jurnal Produksi Tanaman, 5(3), 468–474.
Walalayo, M., Vitianingsih, A. V., Maukar, A. L., Puspitarini, E. W., & Marissa, F. (2021). Web-GIS kesesuaian lahan untuk pengembangan hutan kota menggunakan metode multi-criteria decision making. Rabit: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, 6(2), 100–115. https://doi.org/10.36341/rabit.v6i2.1739
Widiyani, & Arundati, Y. C. (2024). From trees to communities: A proposal for ecologically sustainable placemaking in Bandung’s urban forest. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1–11. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1394/1/012017
Wiranata, A., Nitibaskara, T. U., & Muttaqin, Z. (2017). Keanekaragaman jenis burung di Hutan Kota Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur. Jurnal Nusa Sylva, 17(2), 71–79. https://doi.org/10.31938/jns.v17i2.204
Zebua, M. T. (2018). Peranan hutan kota dalam permasalahan lingkungan di Kota Jayapura (Studi kasus: Hutan Kota Abepura). Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi, 8(2), 89–96.
Zuhra, S., & Kamal, S. (2022). Keanekaragaman jenis burung di Hutan Kota Banda Aceh. In Prosiding Seminar Nasional Biotik 2022, 10(2), 211–216.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rachmad Hermawan, Arif Kurnia Wijayanto, Ario Vallentino Syahgatra, Luthfia Ainur Rahma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

