Studi Pembuatan Biskuit Fungsional dengan Substitusi Tepung Ikan Gabus dan Tepung Daun Kelor

  • Rina Sugiarti Dwi Gita Program Studi PAUD IKIP PGRI Jember
  • Sarwo Danuji Program Studi PAUD IKIP PGRI Jember

Abstract

The objective of the study was to find out the content of macro and micro nutrient in kelor leaves biscuits flour and snakehead fish. The study was an experimental study which was conducted at the laboratory. The instruments used were blender, filter, oven, chopping block, knife, basin, panic, gloves, stove, baking pan, flat basket, mixer, small plate, weighing scale, and triangle plastic. The result of the study indicated that out of 6 formula from the product which has the highest value, such as based on organoleptic test, with hedonic test method, was formula B5. Then the macro and micro nutrient of the formula was analyzed. The result of the analysis showed the water content was 5,04 % in the biscuits. The ashes content was 1,60%. The fat content was 31,67%. The protein was 19,24%. The carbohydrate was 42,74%. The analysis result on the micro nutrient showed the. Magnesium was 12,69%, Calsium 96,06 %, Zn 0,04%, Vitamin C 69,99%, Vitamin A 259,4%, Fosfor 19,92%. In conclusion, kelor leaves biscuits flour and snakehead fish, which was produced, contain some nutrients which meet the SNI requirements of biscuits production.

Keywords: kelor leaves , snakehead fish, biscuits

References

Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2012). Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Almatsier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Azizah, A. A. (2015). Tingkat Kerapuhan dan Daya Terima Biskuit Yang Disubsitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera). Naskah Publikasi. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah.

Fatmawati. (2014). Tepung ikan gabus sebagai sumber Protein (FOOD SUPPLEMENT). Jurnal Bionature, 15 (1): 54-60

Graha, K.C. (2010). Kolesterol. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Krisnadi, A. Dudi. (2015). Kelor Super Nutrisi.kelorina.com. Pusat Informasi dan Pengembangan Tanaman Kelor Indonesia. Lembaga Swadaya Masyarakat-Media Peduli Lingkungan (LSM-Mepeling). http://kelorina.com/ebook.pdf. Diakses pada tanggal 06 Agustus 2016.

Padmasuri. Karina, (2015). Im A Happy Vegetarian, Gaya Hidup Sehat dengan Resep-Resep Vegetarian Pilihan, Yogyakarta: OCTOPUS Publishing House

Sulistyoningsih. Mei, Renni Rakhmawati,Wonaerika Ayu. (2017). Kandungan Fosfor Dan Kalsium Daging Akibat Pemberian Tambahan Kunyit Jahe Dan Salam Pada Ransum Bebek. Jurnal Pangan Dan Gizi 7 (2): 124-131

Pangaribuan. (2013). Substitusi Tepung Talas Belitung pada Pembuatan Biskuit Daun Kelor. Program Studi Biologi Fakultas Teknobiologi Universitas Atmajaya Yogyakarta. Yogykarta.

Rudianto. Hidayah, J. H. Irma, A. S. (2013). Biskuit Moringa Ria Sebagai Suatu Stragedi Penanggulangan Gizi Kurang dan Gizi Buruk Pada Balita Miskin Berbasis Masyarakat. Bimgi 2 (1).

SNI. (1992). Mutu dan Cara Uji Biskuit. Indonesia: SNI 01-2973-1992.

Setiawan. Suprayitno. Daniel. Titik, (2013). Pemanfaatan residu daging ikan gabus (ophiocephalus striatus) dalam pembuatan kerupuk ikan beralbumin. Thpi Student Journal, 1 (1):21-32

Tjekyan. R.M. Suryadi. (2015). Pengaruh Suplementasi Vitamin A Terhadap Lama Diare pada Anak Usia 14-51 Bulan yang Berobat di Puskesmas Sukarami Palembang. Jurnal kedokteran dan kesehatan. 2(2):117-123

Widhyari. Sus. Derthi. (2012). Peran dan dampak defisiensi zinc (zn) Terhadap sistem tanggap kebal. Jurnal Wartazoa. 22(3)

Wijaya, Hendra. (2010). Kajian Teknis Standar Nasional Indonesia Biskuit SNI 012973-1992. Balai Besar Industri Argo, Kementrian Perindustrian.

Winarno, F. G. (2008). Kimia Pangandan Gizi. Jakarta : Gramedia. Pengolahan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Yulistiana. Fadlia. (2016). Pengaruh Vitamin C Terhadap Kadar Interleukin-6 Plasma, MDA Plasma, dan Lama Rawat Inap Penderita PPOK Eksaserbasi. Jurnal Respir Indo 36(3)

Zakaria. Tamrin, Abdullah. Sirajjudin.Hartono, Rudy. (2012). Penambahan Tepung Daun Kelor pada Menu Makan Sehari-Hari dalam Upaya Penanggulangan Gizi Kurang pada Anak Balita. Media Gizi Pangan. Edisi 1. 13(1)
Published
2018-12-26
How to Cite
Dwi Gita, R., & Danuji, S. (2018). Studi Pembuatan Biskuit Fungsional dengan Substitusi Tepung Ikan Gabus dan Tepung Daun Kelor. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 1(2), 155-162. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/bioedusains.v1i2.323
Abstract viewed = 82 times
pdf downloaded = 143 times