Pengembangan Modul Berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) pada Materi Sistem Organisasi Kehidupan Tingkat Sel

  • Fidelis Anggara Murdani Kolin Pendidikan Biologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
  • Desy Fajar Priyayi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
  • Susanti Pudji Hastuti Pendidikan Biologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Abstract

The aims of this study are to develop a Science Process Skills Based Module (KPS) on Cell-Level Life Organization Materials for Grade VII Students of SMP Kristen 2 Salatiga. This research is a research development (R & D) with an F-D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate), but in this study it does not cover the entire stages in the F-D development model, namely the disseminate stage because of the limitations of the time the research was conducted. The instruments in this study were interview sheets, validation sheets, and student response sheets. The results of module development research according to the expert validity test 3.1, test pedagogical validity 3.15, test the validity of practitioner experts 3.08, and limited field testing 3.37, from the overall data obtained shows that the average module values ​​above 3.00 and is categorized as "A " that is very good. Modules with the category "A" are feasible to use in class VII students in the learning process.

Keywords:  module, Science Process Skills (KPS)

References

Ananta Sari dan Wahjudi Eko. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berupa Modul Berbasis Scientific Approach Pada Materi Metode Penilaian Persediaan Pada Sistem Perpetual Untuk Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK). 3(2).

Arief S. Sadiman., R. Rahardjo., Anung Haryono, M.Sc., dan Rahardjito. (2012). Media Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Ariyanto, A. Priyayi, D.F., Dewi, L. (2018). Penggunaan Media Pembelajran Biologi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Salatiga. BIOEDUKASI Jurnal Pendidikan Biologi. 9(1):1-13.

Dimyanti dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djemari Mardapi. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen dan Nontes. Yogyakarta: Mitra Cendikia Offset.

Kurniawati, A. (2015). Analisis Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas XI Semester II MAN Tempel Tahun Ajaran 2013/2014 pada Pembelajaran Kimia Dengan Model Learning Cycle 5e. Jurnal Pendidikan Biologi. (http://eprints.uny.ac.id/30145/1/skripsi.pdf). Diakses pada tanggal 28 agustus 2018.

Mulyasa , E. (2004). Kurikulum Berbasis Kompetensi :Konsep, Karakteristik, dan Implementas .Bandung : Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2007). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mitchell, T. D. (2008). Traditional vs. critical service learning: Engaging the literature to differentiate two models. Michigan journal of Community Service Learning, Vol. 14 (2), 10-15.

Nasution. (2008). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Nugroho, A, W,. Metindrowati, Bowo Sugiharto. (2013). Peningkatan Keterampilan Proses Sains Melalui Kegiatan Laboratorium disertai Strategi Catatan Terbimbing (Guided Not Talking) pada Siswa Kelas VIII E SMP Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2010/2011. Jurnal Pendidikan Biologi. ISSN: 2252-6897.(3), 38-44.

Prastowo, Andi. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Priyayi, D.F., Sajidan, Prayitno, B. A. (2014). Pengembangan Model Pembelajaran Accelerated Learning Included by Discovery (ALID) pada Materi Jaringan Tumbuhan Kelas XI SMA Negeri 7 Surakarta. Jurnal Inkuiri. 3(11), 1-15.

Riduwan. (2013).SkalaPengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta
Rose Amnah Abd Rauf, Mohamad Sattar Rasul, Azlin Norhaini Mans, Zarina Othman & N. Lynd. (2013). Inculcation of Science Process Skills in a Science Classroom.Asian Social Science; Vol. 9, No. 8; 2013 ISSN 1911-2017 E-ISSN 1911-2025 Published by Canadian Center of Science and Education.

Rustaman , N, Y., S.Dirdjoemarto., A. Yudiyanto., Y. Acahmad., Subekti., D. Rochintaniawati, dan M. Nurjhan. (2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Bandung: UM Pres

Sajidan dan Afandi. (2017). Pembentukan Karakter dan Pemberdayaan KPS Berfikir Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inovatif. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains II, Fakultas Biologi UKSW, Salatiga. ISBN 978-602-61913-0-4

Semiawan, Conny. (1992). Pendekatan Keterampilan Proses Bagaimana Mengaktifkan Siswa dalam Belajar. Jakarta: Gramedia.

Setyowati, R., Parmin, Arif Widiyatmoko. (2013). Pengembangan Modul IPA Bekarakter Peduli Lingkungan Tema Polusi Sebagai Bahan Ajar Siswa SMK N 11 Semarang. Unnes Science Education Journal. USEJ 2 (2)(2013).

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukiman. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran. Yokyakarta: Pedajogja

Rochmad. (2012). Desain Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Jurnal Kreano. Vol 03, No 1; 2012 ISSN 2086-2334. Matematika FMIPA UNNES.

Zeidan, Afif Hafez, Majdi Rashed Jayosi, “Science Process Skill and Attitudes toward Science among Palestinian Secondary School Students”, World Journal of Education, Vol. 5, No. 1, 2015.

Zulfiani, Feronika, T., dan Suartini, K. (2009). Strategi Pembelajaran Sains. Jakarta: Lembaga penelitian UIN Jakatra.
Published
2018-12-30
How to Cite
Murdani Kolin, F., Priyayi, D., & Hastuti, S. (2018). Pengembangan Modul Berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) pada Materi Sistem Organisasi Kehidupan Tingkat Sel. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 1(2), 163-176. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/bioedusains.v1i2.363
Abstract viewed = 9 times
pdf downloaded = 19 times