Eksplorasi Jenis Bambu di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara

  • Reny Dwi Riastuti STKIP PGRI Lubuklinggau
  • Yuli Febrianti STKIP PGRI Lubuklinggau
  • Trisnawati Panjaitan STKIP PGRI Lubuklinggau

Abstract

This study aims: (1). To eksploration the type of Bamboo (Bambusa sp) in Rawas Ulu District, Muratara Regency. Data collection techniques in this study are as follows: (a). eksploration (b) Interview (c). Documentation; The research procedure is observation, location research, sample analysis, sample identification, sample description, ecological factors, bamboo benefits; (1). The results of identification there are 4 genera consisting of (Gigantochloa, Bambusa, Densrocalamus, and Schizoctachyum). There are 6 species consisting of (Gigantochloa apus, Gigantochloa pseudoarundin, Bambusa vulgaris, Bambusa glaucescens, Schizoctachyum blumei, Densrocalamus asper); (2). The ecological factors of bamboo are soil pH of 4.9-7.0 and air temperature of 25-30oC with soil moisture of 51-71%; (3). Bamboo can be used as light construction materials such as livestock pens, fences, ornamental plants, household handi crafts and woven industries. The conclusion of this study is that there are 4 genera and 6 types of bamboo that live differently.

Keywords: eksploration, bambu

References

Abrori, R. (2016). Ekplorasi dan Karakteristik Bambu (Poaceae-Bambusoideae) di Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten malang. Skripsi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Arinasa, I.B.K. dan Peneng, I.N. (2013). Jenis-jenis Bambu di Bali dan Potensinya. Jakarta: LIPI Press.

Kusnan, M.R. (2007). Kreasi dari Kayu dan Bambu. Yogyakarta: Saka Mitra Kompetensi Anggota IKAPI.

Muhtar, D.F., Sinyo, Y., dan Ahmad, H. (2017). Pemanfaatan Tumbuhan Bambu Oleh Masyarakat Di Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan.Jurnal Santifika MIPA, Volume. 1, No. 1, April 2017.

Prastiyo, S. (2009). Identifikasi Potensi dan Pemasaran Produk Dari Hutan Rakyat Bambu (Studi Kasus: Desa Pertumbuhan Kec. Wampu Kab. Langkat. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara.

Pusat Penyuluhan Kehutanan. (1996). Pengembangan Budidaya Bambu. Yogyakarta: Dapertemen Kehutanan.
Sinyo, Y., Sirajudin, N., dan Hasan, S. (2017).Pemanfaatan Tumbuhan Bambu: Kajian Empiris Etnoekologi Pada Masyarakat Kota Tiidore Kepulauan. Jurnal Sanitifika, 1 (2), 34-44

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutardi, S. R., Nadjid, N., Muslich, M., Jasni., Sulastiningsih, I.M., Komariyati, S.(2015). Seri Paket Iptek Informasi Sifat Dasar dan Kemungkinan Penggunaan 10 Jenis Bambu. Bogor: IPB Press.

Tim Elsppat. (1997). Pengawetan Kayu dan Bambu. Jakarta: Puspa Swara.

Yani, A.P. (2012). Keanekaragaman dan Populasi Bambu di Desa Talang Pauh Bengkulu Tengah. Jurnal Exacta, 10(1), 60-70
Published
2019-06-28
How to Cite
Riastuti, R., Febrianti, Y., & Panjaitan, T. (2019). Eksplorasi Jenis Bambu di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 2(1), 13-25. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/bioedusains.v2i1.719
Abstract viewed = 9 times
pdf downloaded = 15 times